Konser Yoasobi di Indonesia Menarik Perhatian, Bolehkah Kaum Muslimin Menghadiri Konser?

0
279
Konser Yoasobi di Indonesia

Konser Yoasobi di Indonesia – Banyak cara yang dilakukan orang-orang untuk melepas penat dari rasa jenuh dan stres sehari-hari. Salah satunya adalah dengan datang ke sebuah konser, seperti konser Yoasobi di Indonesia. Tak heran jika konser tersebut menarik perhatian banyak orang.

Grup duo asal Jepang satu ini kabarnya akan menggelar konser di Jakarta pada tanggal 16 Januari 2024 mendatang. Informasi tersebut berasal dari akun instagram resmi miliki promotor PK Entertainment. Para penggemar Yoasobi di Indonesia pun ramai-ramai mencari tahu harga tiket yang harus mereka bayar.

Penyelenggaraan Konser Yoasobi di Indonesia

Konser Yoasobi di Indonesia akan digelar di Istora Senayan sebagai bagian dari Asia Tour 2023-2024. PK Entertainment selaku promotor konser mengumumkan harga tiket akan dibagi menjadi beberapa kategori. Adapun kategori tersebut antara lain CAT 1, CAT 2, CAT 3, dan Festival.

Berdasarkan peta letak konser, bagian bawah yang mengelilingi area floor akan diisi oleh pemegang tiket CAT 1 dan CAT 2. Sedangkan, seluruh bagian tribun atas Istora Senayan khusus untuk penonton CAT 3. Pemegang tiket kategori Festival berada di bagian tengah tepatnya depan panggung atau area floor.

Untuk harga tiket konser Yoasobi di Jakarta beragam, mulai dari Rp 1.25 juta dan termahal menyentuh angka Rp 1,85 juta.

Menonton Konser dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, konser Yoasobi di Indonesia merupakan salah satu di antara banyaknya konser yang digelar di Tanah Air. Memang di Indonesia cukup banyak terselenggara konser seperti, Blackpink, Coldplay, dan lain-lain.

Hal tersebut kerap membuat kaum muslimin bertanya-tanya, bagaimana hukum menonton konser dalam pandangan islam? Ini karena ada beberapa pihak yang menyebut hukum musik adalah haram.

Konser Yoasobi di Indonesia

Perlu Sobat ketahui, Imam Al Ghazali cenderung memperbolehkan umat islam mendengarkan lagu, musik, atau nyanyi-nyanyian. Sebab, hukum haram terhadap musik tidak dapat diketahui berdasarkan aqli semata, melainkan harus berdasarkan naqli.

Dari keterangan tersebut, bisa dibilang menonton konser atau musik dalam islam tergolong diperbolehkan. Pasalnya tidak ada satu pun hadis, pendapat, atau kias yang menunjukkan dengan jelas keharaman aktivitas seperti ini. Namun menonton konser bisa menjadi haram jika Sobat barengi dengan kegiatan seperti:

1. Bermaksiat

Sobat, kebanyakan konser musik hanya berisi duniawi dan membuat orang lupa menjaga dirinya. Penonton konser juga sering lalai menjaga kehormatan, dan rasa malunya. Padahal semua itu sangat terlarang dalam pandangan islam.

Apalagi tidak jarang dalam sebuah konser, penonton ikut melakukan kegiatan maksiat. Kegiatan tersebut seperti meminum minuman keras, menempel dengan yang bukan mahram. Tidak jarang, beberapa orang justru mendekati sampai melakukan zina karena terbawa suasana kedekatan konser.

Padahal dalam Al Quran Allah SWT berfirman,

وَٱلَّذِينَ لَا يَدۡعُونَ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ وَلَا يَقۡتُلُونَ ٱلنَّفۡسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلۡحَقِّ وَلَا يَزۡنُونَ‌ۚ وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٲلِكَ يَلۡقَ أَثَامً۬ا (٦٨ ) يُضَـٰعَفۡ لَهُ ٱلۡعَذَابُ يَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ وَيَخۡلُدۡ فِيهِۦ مُهَانًا (٦٩ ) إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلاً۬ صَـٰلِحً۬ا فَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمۡ حَسَنَـٰتٍ۬‌ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورً۬ا رَّحِيمً۬ا (٧٠ )

Artinya: “Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, 

barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa (nya),

(yakni) Akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan Dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.

Kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal saleh.

Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan, dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. Al-Furqon: 68–70).

2. Melalaikan Kewajiban Sebagai Muslim

konser Yoasobi di Indonesia

Sobat, menonton konser kerap membuat seseorang lalai terhadap kewajibannya sebagai seorang muslim. Sebab saat konser, suasana berdesak-desakan dan penuh gegap gempita yang membuat orang terlena. Karena itu, ia lupa kewajibannya seperti salat, menjaga jarak, dan menjaga auratnya ketika menghadiri konser.

Hal ini bertentangan dengan firman Allah SWT,

Wahai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (QS. at-Tahrim: 6).

Sobat Cahaya Islam, itulah pembahasan seputar konser di mata agama islam. Jika Sobat hendak menonton konser Yoasobi di Indonesia, sebaiknya tonton dengan bijak. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY