Wabah Pneumonia Misterius Ada di China, Bagaimana Cara Mencegahnya?

0
883
Wabah pneumonia misterius

Wabah pneumonia misterius – Penyakit ini sedang menyebar di negara Asia yakni Cina. Memang wabah tersebut belum ada di Indonesia. Kendati demikian, masyarakat Indonesia harus tetap waspada dan mengantisipasi wabah yang bernama mycoplasma pneumonia ini.

Jangan sampai wabah pneumonia yang ada di China ini menyebar seperti masa Covid-19 dahulu. Wabah seperti itu akan mengancam nyawa masyarakat. Selain itu, wabah juga akan berdampak buruk terhadap perekonomian dan aspek penting lainnya.

Mengenal Wabah Pneumonia Misterius

Ada beberapa gejala wabah pneumonia misterius yang sudah tersebar luas di China. Gejala yang harus Sobat waspadai antara lain demam persisten, batuk kering yang berkepanjangan, serta rasa tidak enak. Apabila Sobat merasakan gejala tersebut, segera pergi untuk memeriksakan diri di pusat layanan kesehatan terdekat.

Wabah pneumonia yang heboh di China ini kabarnya berasal dari infeksi bakteri mycoplasma. Menurut informasi yang beredar, ada peningkatan tren wabah pneumonia secara umum di sejumlah provinsi pasca pandemi Covid-19. Setelah pandemi usai, masyarakat yang sakit mulai datang kembali ke fasilitas kesehatan.

Wabah pneumonia misterius

Mereka yang datang biasanya memiliki gejala-gejala mirip Covid-19 seperti influenza dan sejenisnya. Diketahui, wabah pneumonia juga sudah mulai menjangkit Belanda yang melaporkan mengalami lonjakan kasus pada kalangan anak-anak. Oleh karenanya, masyarakat harap waspada agar tidak ada kasus serupa terjadi di Indonesia.

Wabah dan Virus di Mata Islam

Sobat Cahaya Islam, wabah pneumonia misterius tentu membuat masyarakat merasa resah. Hal itu yang membuat masyarakat harus giat menjaga kesehatan agar terhindar dari wabah pneumonia. Walaupun begitu, manusia hanya bisa berusaha sambil pasrah kepada Allah SWT.

Bukan tanpa alasan, wabah maupun virus juga termasuk ciptaan Allah SWT. Sebagai hamba, Sobat jangan sampai menyalahkan keadaan apabila ada virus atau wabah yang menimpa. Apalagi sampai ada yang meninggal dunia, Sobat juga perlu mengikhlaskan dan mempercayakan semua kepada Allah SWT.

Ikhtiar Menghadapi Wabah ala Nabi Muhammad SAW

Sobat Cahaya Islam, ada baiknya Sobat mengingat lagi pesan-pesan Nabi Muhammad SAW, terutama dalam menghadapi suatu wabah atau pandemi. Berikut ini ada beberapa nasihat Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi wabah yang bisa Sobat teladani:

1. Tidak Bepergian ke Daerah Itu

Apabila ada sebuah wilayah yang mengalami wabah penyakit menular, Sobat jangan melakukan aktivitas apalagi bepergian ke sana. Sobat perlu menahan diri sampai situasinya benar-benar dalam keadaan aman. Sobat jangan masuk ke wilayah wabah kalau berada di luar daerahnya.

Wabah pneumonia misterius

Sebaliknya, Sobat juga jangan keluar dari kawasan tersebut jika tengah berada di dalamnya, kecuali pihak berwenang. Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda,

مَا مِنْ عَبْدٍ يَكُونُ فِي بَلَدٍ يَكُونُ فِيهِ وَيَمْكُثُ فِيهِ لَا يَخْرُجُ مِنْ الْبَلَدِ صَابِرًا مُحْتَسِبًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيبُهُ إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ إِلَّا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ شَهِيدٍ

Dan tidaklah seorang hamba di suatu negeri yang terkena wabah dan ia tinggal di sana, ia tidak mengungsi dari negeri itu dengan sabar dan mengharap pahala disisi Allah, ia sadar bahwa tak akan menimpanya selain yang telah digariskan-Nya baginya, melainkan baginya pahala seperti pahala syahid” (HR. Bukhari no. 6619).

2. Tetap di Rumah

Cara yang terbaik untuk menyelamatkan diri sendiri serta orang lain dari wabah atau penyakit menular adalah berdiam diri di rumah. Apalagi jika tidak ada kegiatan yang mendesak, Sobat sepatutnya berdiam di rumah sambil terus meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda,

الطَّاعُونُ آيَةُ الرِّجْزِ ابْتَلَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهِ نَاسًا مِنْ عِبَادِهِ فَإِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ فَلَا تَدْخُلُوا عَلَيْهِ وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلَا تَفِرُّوا مِنْهُ

Tha’un (penyakit menular/wabah) adalah suatu peringatan dari Allah untuk menguji hamba-hamba-Nya dari kalangan manusia. Maka apabila kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu lari daripadanya” (HR. Muslim no. 2218).

3. Menjaga Jarak

Apabila penyakit dalam wabah itu menular lewat kontak langsung, usahakan menjaga jarak dengan orang lain. Sebab orang lain bisa rentan tertular bahkan bisa mengalami sakit yang lebih parah. Rasulullah SAW bersabda,

لاَ يُورِدُ مُمْرِضٌ عَلَى مُصِحٍّ

“Yang sakit jangan mendekat kepada yang sehat” (HR. Muslim no. 2221).

Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa cara agar Sobat terhindar dari wabah pneumonia misterius. Semoga saja Sobat senantiasa mendapat perlindungan dari Allah SWT supaya terus sehat dan tidak terkena penyakit yang membahayakan. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY