Kiesha Alvaro Beranjak Dewasa, Bagaimana Islam Mendidik Generasinya?

0
51
Kiesha Alvaro

Kiesha Alvaro – Beberapa hari yang lalu, Kiesha Alvaro merasakan momen bahagia saat selebrasi hari kelahirannya bersama kedua orangtua. Di usia yang sudah beranjak remaja, kedua orangtuanya mendoakan hal – hal terbaik untuknya. Mulai dari kesuksesan akhirat sampai meraih kebahagiaan di dunia.

Sobat Cahaya Islam, seluruh keluarga muslim pastilah berdo’a yang terbaik untuk generasinya seperti kedua orangtua Kiesha Alvaro. Sebab, masa remaja yang akan menentukan seorang manusia untuk menemukan jati diri. Bila orangtua dapat me-leading anaknya dengan jalan kebaikan seperti Islam mendidik, tentu anak akan mencapai kesuksesan baik dunia maupun akhirat, namun bila tidak maka hal yang terjadi adalah sebaliknya.

Bagaimana Strategi Ummat Untuk Mendidik Generasi Seumuran Kiesha Alvaro?

Kiesha Alvaro

Masa seumuran Keisha Alvaro adalah masa yang krusial dan penentuan. Sebab di usia kisaran inilah generasi mulai mempertanyakan hal – hal yang dilarang dan faktor mengapa harus dilarang. Tentu, orang tua perlu membekali diri agar tak gagap dalam merespon pertanyaan kritis dari sang anak.

Selain itu, di usia remaja pula mereka mulai memasuki era bersosialisasi dengan teman sejawat. Bahkan biasanya remaja cenderung memberikan kepercayaan kepada teman dibandingkan kepada kedua orangtua. Maka dari itu, Islam memberikan teladan bagi ummat agar ketika seorang anak beranjak dewas, maka sang orangtua perlu mencoba untuk memposisikan diri sebagai temannya.

Bila sang anak tak memberikan kepercayaan kepada orangtua, maka ditakutkan anak akan terjebak pada pergaulan bebas. Kalau sudah demikian, maka masalahnya akan bertambah runyam. Realita yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa kondisi remaja sekarang tengah dihadapkan pada krisis moral.

Banyak diantaranya juga terjebak pada kondisi pergaulan bebas dan generasi serba liar. Tentu hal ini bukanlah visi misi yang diinginkan seluruh keluarga muslim. Selain itu, perkara terjebaknya generasi umat dalam suasana liar dan bertentangan dengan syariat karena aqidahnya belum menguat.

Maka hal pertama yang perlu digarisbawahi adalah orangtua harus memikirkan secara detail penanaman aqidah pada diri sang anak. Tujuannya untuk menguatkan keimanan sang anak agar tak masuk dalam perangkap para musuh Islam untuk menghancurkan generasi muslim.

Bagaimana Menguatkan Aqidah pada Generasi Kaum Muslimin?

Kiesha Alvaro

Menguatkan generasi Islam adalah tantangan tersendiri bagi keluarga muslim termasuk kedua orangtua Kiesha. Sebab, pemahaman yang masuk pada diri sang anak tak hanya dari orangtua, namun juag lingungan sekitar.

Berikut terdapat beberapa strategi yang bisa dijalankan para pasangan muslim agar sang anak menjadi pionir kebaikan. Beberapa diantaranya yakni :

1.      Memilih Lingkungan Tempat Tinggal yang Baik

Lingkungan adalah faktor penunjang untuk menanamkan nilai nilai keislaman pada generasi kaum muslimin. Sebaiknya, ketika memilih hunian hendaknya berada di lingkungan yang jauh dari kemaksiatan. Lingkungan yang baik juga dapat menjadikan sang anak fokus dalam mempelajari Islam.

2.      Menitipkan Pada Alim Ulama yang Hanif

Meski keluarga muslim telah mengantongi pendidikan Islam, hendaknya para keluarga juga menitipkan pembinaan pada seorang ulama. Hal ini juga telah dicontohkan oleh Ayah Sultan Muhammad Al Fatih, Sang Penakluk Konstantinopel untuk menitipkan anaknya pada seorang ulama’ yang sangat mahir dalam perkara Islam serta strategi perang.

Bahkan, mengajarkan anak untuk dibina seorang ulama’ dapat memudahkan anaknya masuk ke surga. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yakni :

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ

“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya di antara jalan menuju surga.”

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah ulasan mengenai Kiesha Alvaro serta cara untuk mendidik generasi umat agar menjadi generasi terbaik. Semoga ulasan ini dapat membuka wawasan bagi keluarga muslim untuk lebih cermat dalam mendidik generasi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY