Ketua PBNU Terpilih, Semoga Segera Terwujud Tatanan Peradaban yang Gemilang

0
812
Ketua PBNU

Ketua PBNU – Pelaksanaan Muktamar NU tahun ini di Lampung berjalan lancar dengan terpilihnya ketua PBNU yang baru.

Ya, ketua baru tersebut bernama Gus Yahya dengan nama lengkap KH. Yahya Cholil Staquf dengan masa periode 2021 – 2026.

Sobat Cahaya Islam, terpilihnya ketua PBNU yang baru semoga menjadikan dakwah Islam semakin mudah dan berkembang pesat khususnya di bumi nusantara.

Sebab, NU sendiri merupakan ormas terbesar yang pertama dan tertua di Indonesia. Sangatlah wajar bila sebagian umat menaruh harapan besar pada ormas tersebut.

Bagaimana Tanggapan Umat Seharusnya Terhadap Pemilihan Ketua PBNU?

Sobat Cahaya Islam, terpilihnya Ketua PBNU yang baru tentu menjadi hal yang menggembirakan sekaligus menjadi sebuah harapan baru untuk umat Islam ke depan.

Keberhasilan dakwah dan perkembangan Islam sendiri juga akan melihat dari strategi dan mekanisme yang digunakan oleh Gus Yahya.

Menurut sebagian besar jamaah, tantangan yang masih menjadi pr ormas untuk segera terselesaikan yakni berkaitan dengan pemberdayaan internal dan optimalisasi layanan umat di sektor yang berhubungan dengan masyarakat.

Pemberdayaan internal misalnya, umat masih harus bisa mengendalikan dan memanage aktivitas yang mereka lakukan agar dapat disesuaikan dengan semangat dakwah Islam.

Sedangkan dari sisi optimalisasi layanan, harapannya umat dapat lebih berperan aktif dan bersikap komunikatif agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Tips Untuk Menjadi Ormas Pejuang Kebenaran

Sobat Cahaya Islam, semakin bertambahnya tahun maka semakin meningkat pula cobaan yang ada di negeri ini termasuk dari sisi hal – hal yang menjadi penyebab menurun dan rusaknya aqidah.

Sehingga sebuah ormas yang hadir dengan landasan untuk membumikan nama Allah Ta’ala seharusnya tetap mempertahankan diri.

Kendati, kondisi di keseluruhan negeri sudah tidak ramah lagi terhadap Islam.

Namun, yang namanya perjuangan pasti akan tetap berlanjut meski resiko muncul berdatangam. Lantas bagaimana cara agar umat dapat menjadi pemuda pergerakan yang gigih dan berjuang?

1.    Memisahkan yang Haq dan Bathil

Seorang pemuda harus mampu untuk memahami batasan terkait perkara yang bisa masuk Haq dan perkara yang berhubungan dengan perkara Bathil.

KETUA PBNU

Hal ini sebagaimana riman Allah Ta’ala dalam surat Al Baqarah ayat 42 yakni :

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya : Dan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya.

Pastilah keduanya tidak akan bertemu sebab satu perkara memudahkan manusia untuk masuk kedalam surga sedangkan perkara buruk satunya bisa menghantarkan pada neraka.

Selain itu, membiasakan diri untuk berperilaku bathil dapat membuat umat bertindak sampai di luar batas. Naudzubillah.

2.    Tidak Bersekongkol pada Hal yang Bertentangan Dengan Syariat Islam

Selain upaya diatas, pastikan sebuah pergerakan ataupun organisasi masyarakat keislaman tidak sampai memiliki perjanjian dengan para penghianat agama.

KETUA PBNU

Termasuk halnya tidak sampai membuat kerjasama yang malah menjadikan Islam sebagai bahan bullyan, candaan bahkan yang harus umat perangi. Tentu hal ini bukanlah apa yang Rasulullah SAW inginkan.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Ketua PBNU dan beberapa upaya bagi pergerakan yang bisa umat lakukan.

Semoga ulasan ini dapat menjadi referensi bacaan bagi umat dimanapun berada. Ke depan, semoga semakin banyak pergerakan yang dapat membumikan nama Islam di seluruh dunia. Aamiin Yarobbal ‘Aalamiin.  

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY