Keistimewaan Shalat Sunnah dan Manfaatnya di dalam Islam

0
34

Shalat SunnahSetiap amalan di bulan Ramadhan, pahalanya akan dilipatgandakan termasuk shalat Sunnah. Amalan nafilah terkadang tidak mendapatkan porsi yang cukup sebagaimana awalan wajib. Penafsiran amalan ini sendiri terkadang juga berbeda – beda. Ada yang bahkan rela meninggalkan shalat tersebut lantaran tidak ada dosa ketika tidak melakukan.

Sobat Cahaya Islam, shalat Sunnah seharusnya tidak dimaknai seperti demikian. Hukum Sunnah dimaknai sebagai sesuatu yang harus dilakukan, karena jika tidak umat muslim akan merugi. Hal ini dimaksudkan agar kaum muslimin senantiasa berlomba – lomba untuk memperbanyak amalan nafilah.

Apakah keistimewaan shalat sunnah bagi kaum muslimin? Apa saja manfaatnya?

Shalat Sunnah ibaratnya adalah sebuah pelengkap kesempurnaan dari shalat wajib yang biasa dilakukan kaum muslimin. Tidak ada jaminan bagi umat untuk selalu percaya diri bahwa Allah SWT akan menerima seluruh amalan wajib yang dilakukan. Sehingga keberadaan shalat tersebut dimaknai sebagai pelengkap seperti shalat rawatib, witir, tahajud.

Banyak diantara keistimewaan yang didapatkan. Misal, Allah SWT telah menjamin shalat yang dilakukan sebelum masuknya Shubuh bagaikan sesuatu yang lebih baik dari dunia dan isinya. Rutinnya seseorang ketika shalat tahajud dapat menjadikan kemudahan dalam terkabulnya do’a. Ketika seseorang juga rutin melaksanakan shalat Dhuha, maka akan dilapangkan rezekiNya. Simak manfaatnya dibawah ini!

1. Mendapatkan Predikat Ketaqwaan

Keistimewaan yang bisa didapatkan kaum muslimin yakni mendapat gelar ketaqwaan dari Allah SWT. Gelar tersebut memang tidak tertulis jelas sehingga dapat dilihat sesama muslim yang lain. Hanya saja, ininadalah sebuah hak istimewa yang Allah SWT berikan bagi hamba yang rutin dalam menjalankan amalan nafilah termasuk shalatnya.

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah SAW tentang amalan nafilah :

أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ اْلإِسْـلاَمِ، فَقَالَ: (خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ). فَقَالَ الرَّجُلُ: هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهُنَّ؟ قَالَ: (لاَ، إِلاَّ أَنْ تَطَوَّعَ).

“Bahwa seseorang bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang (kewajiban-kewajiban) dalam Islam, lalu beliau menjawab, ‘(Melaksanakan) shalat lima waktu dalam sehari semalam.’ Orang itu bertanya lagi, ‘Adakah kewajiban lain atas diriku?’ Beliau menjawab, ‘Tidak ada, kecuali engkau mengerjakan shalat sunnah.” HR. Al-Bukhari, kitab al-Iimaan bab az-Zakaati minal Islaam, (hadits no. 46) dan Muslim, kitab al-Iimaan, bab Bayaanish Shalawaatillatii hiya Ahadi Arkaanil Islaam (hadits no. 11).

2. Dimuliakan baik di Dunia maupun Akhirat

Seseorang yang senantiasa melaksanakan amalan nafilah, insya Allah akan diberikan jaminan kemuliaan baik di mata Allah SWT, para malaikat maupun makhlukNya. Hal ini tidak didapatkan dengan mudah. Seorang muslim harus mampu merutinkan jadwal dan bersungguh – sungguh dalam melaksanakannya.

Ada banyak godaan yang perlu dihindari sehingga amalan nafilah bisa dilaksanakan. Paradigma amalan tersebut boleh – boleh saja ditinggalkan harus segera ditepis. Sehingga, kaum muslimin tidak terjebak dengan amalan tak berfaedah bahkan tak bernilai kebaikan di mata Allah SWT.

Jika dapat melewatinya, maka Insya Allah SWT kaum muslimin dapat lolos mengikuti ujian godaan tersebut.

3. Allah SWT Menjamin Rezekinya

Selain dimuliakan di dunia dan akhirat, Allah SWT juga akan melapangkan rezeki bagi umat yang tak pantang menyerah untuk melaksanakan amalan nafilah, termasuk shalat tahajud, witir dan sebagainya. Rezeki ini bukan saja dimaknai keberlimpahan uang saja, melainkan kesehatan, kenikmatan dalam beriman, serta kasih sayang di antara keluarganya.

Walaupun hal ini terlihat sepele dibandingkan uang, nyatanya banyak orang yang tak bisa mendapatkan kesempurnaan seperti itu. Ada orang kaya, tapi hidupnya tak bahagia.

Sementara, ada yang bahagia tapi iman tak ada sama sekali di dada. Maka, hal ini harusnya jadi perenungan bahwa apapun yang didapat di dunia, ketika tak ada keridhoan di dalamNya tak akan mendatangkan kebahagiaan hakiki.

Nah Sobat Cahaya Islam, itu tadi beberapa manfaat dari menjalankan amalan nafilah, seperti halnya shalat Sunnah. Hendaknya, kaum muslimin dapat segera melaksanakan. Bukan tergesa – gesa karena keistimewaan, namun sebagai perwujudan akan konsekuensi syahadat yang dilisankan yakni menghamba totalitas pada Allah Ta’ala.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY