Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ini Pelajaran di Balik Peristiwa Tersebut

0
228
kecelakaan kereta api di Semarang

Kecelakaan kereta api di Semarang – Kecelakaan memang bisa terjadi dan menimpa siapa saja tidak peduli dimanapun mereka berada. Seperti yang terjadi dalam peristiwa kecelakaan kereta api di Semarang.

Peristiwa naas tersebut terjadi di Jalan Madukoro, Semarang, Jawa Tengah. Sontak saja banyak orang yang merasa khawatir dengan keadaan penumpang di dalam kereta.

Heboh Musibah Kecelakaan Kereta Api di Semarang

Kecelakaan kereta api di Semarang yang terjadi kemarin melibatkan kereta api dengan truk. Kuat dugaan kereta api menabrak truk yang tengah mogok di perlintasan rel.

Tidak ada korban jiwa, namun seorang penumpang terluka karena insiden tersebut. Kecelakaan bermula dari adanya truk trailer yang tengah terjebak di perlintasan rel pada malam hari.

Sopir dan kernet truk pun bergegas mencari pertolongan di lokasi sekitar. Kendati demikian, driver dan kernet tak sempat meminta tolong lantaran kereta sudah semakin mendekat.

Nahasnya, kereta api Brantas melintas di perlintasan rel ketika truk mogok belum dievakuasi. Hal ini mengakibatkan tabrakan tak terhindarkan sampai menimbulkan ledakan.

Pihak kepolisian memastikan bahwa truk tersebut tidak menerobos pintu perlintasan rel. Truk murni terjebak lantaran mogok tepat berada di atas rel.

Menurut kepolisian, pintu perlintasan belum tertutup ketika truk melintas.

Pelajaran di Setiap Kejadian

Sobat Cahaya Islam, datangnya musibah baik bencana atau kecelakaan tak bisa diduga oleh siapapun. Sobat pun tak dapat memilih waktu dan tempat terjadinya musibah tersebut.

Hal inilah yang terjadi pada kecelakaan kereta api di Semarang kemarin. Karena itu, Sobat sebagai manusia harus mempersiapkan diri saat mendapat kemungkinan terburuk.

Musibah berupa kecelakaan bisa terjadi karena tangan manusia ataupun murni tidak disengaja. Seperti kecelakaan kereta api, bisa saja ada masalah pada mesin yang tak disadari oleh pengemudi.

Walaupun begitu, setiap musibah seperti kecelakaan tersebut terjadi bukan tanpa pelajaran. Oleh sebab itu, ada baiknya Sobat selalu mengambil hikmah dan pelajaran dari kecelakaan yang terjadi.

Pelajaran dari Kecelakaan Bagi Seorang Muslim

Sobat Cahaya Islam, sejatinya ada beberapa hikmah dan pelajaran yang bisa Sobat petik dari setiap kecelakaan atau musibah, seperti:

1.       Sebagai Ujian dari Keimanan

Musibah berupa bencana atau apapun bentuknya merupakan salah satu ujian dari keimanan. Allah tengah menguji hambanya dengan musibah tersebut.

kecelakaan kereta api di Semarang

Sobat harus menerima seluruh ketentuan dari Allah SWT dengan Ikhlas dan penuh kesabaran. Sebab bisa saja kecelakaan tersebut menjadi penghalang terjadinya musibah yang jauh lebih besar.

Allah SWT berfirman:

 كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” ( Q.S Al-Anbiya ayat 35)

2.       Kecelakaan Sebagai Penggugur Dosa

Kecelakaan yang terjadi bisa juga menjadi sarana pengggugur dosa. Hal tersebut selama Sobat menerima kecelakaan dan musibah yang terjadi dengan Ikhlas.

Ini sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi:

٣٠ وَمَآ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍۗ

Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Qs Asy Syura: 30)

3.       Sebagai Sarana Muhasabah

Saat menjadi korban kecelakaan, hendaknya Sobat memperbanyak doa dan istighfar. Jangan sampai mengeluh dan merasa putus asa atas kejdaian tersebut.

kecelakaan kereta api di Semarang

Apalagi, mengeluh tidak akan menyelesaikan persoalan, bahkan justru menambah beban secara psikologis. Allah SWT berfirman:

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al-Hadid [57] : 22-23)

Sobat Cahaya Islam, korban kecelakaan kereta api di Semarang hendaknya memetik kejadian tersebut dengan beberapa pelajaran di atas. Mari sama-sama berdoa agar Allah SWT senantiasa melindungi Sobat dari kecelakaan yang mengerikan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY