Ketahui Keutamaan Puasa Rajab dan Hadistnya

0
99

Keutamaan Puasa Rajab – Tidak terasa penanggalan hijriyah dalam kalender Islam telah sampai pada penghujung bulan Jumadil Akhir. Itu artinya kita akan memasuki bulan Rajab. Dalam artikel kali ini kita akan membahas seputar keutamaan puasa Rajab dan hadistnya. Sebab bulan Rajab termasuk bulan haram (bulan terhormat) dalam Islam.

Terdapat 4 bulan haram dalam Islam yaitu: Dzulhijjah, Muharram, Sya’ban, dan Rajab. Mengapa dikatakan bulan terhormat? Sebab pada bulan-bulan ini dilarang mengadakan peperangan. Maka dari itu, ada banyak sekali keutamaan puasa Rajab yang dapat kita amalkan untuk bekal di akhirat kelak.

Meski keutamaan puasa Rajab banyak disebut pada hadist-hadist dhaif. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk kita melaksanakan puasa pada bulan terhormat seperti bulan Rajab. Ketika memasuki bulan Rajab, Rasulullah SAW berdoa agar diberkahi selama bulan Rajab dan Sya’ban dan diberikan kesempatan untuk berjumpa bulan Ramadhan.

Bulan Rajab juga identik dengan semakin dekatnya kita menuju Ramadhan. Karena termasuk bulan terhormat, selain berdzikir dan berdoa, kita dianjurkan melaksanakan amalan ibadah yang banyak di bulan tersebut seperti berpuasa pada bulan Rajab. Sebenarnya bukan hanya puasa Rajab yang memiliki keutamaan.

Bahkan, Rasulullah menganjurkan berpuasa sunnah sekali pada setiap bulan. Apalagi puasa wajib bulan Ramadhan. Karenanya, bulan Rajab ini cukup istimewa sebab ternyata masih terdapat pro kontra terkait dasar hukum puasa Rajab. Sobat Cahaya Islam, untuk mengetahui keutamaan puasa Rajab dan hadistnya, simak ulasan berikut ini:

Keutamaan Puasa Rajab yang Perlu Muslim Ketahui

Identik dengan kedekatan umat Islam dengan Ramadhan, bulan Rajab adalah bulan terhormat yang sudah sebaiknya kita isi dengan banyak amalan ibadah kebaikan sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih kekal. Berikut ini kita akan membahas tentang dasar dimulainya puasa Rajab serta ketentuan puasa Rajab dan keutamannya.

1.     Dasar dimulainya Puasa Rajab

Sebagaimana penjelasan poin sebelumnya bahwa hadist tentang puasa Rajab kebanyakan dari hadist dhaif. Beberapa menyebutkan puasa pada bulan Rajab termasuk perbuatan bid’ah, sebab tidak ada dasar hadist maupun ayat yang kuat. Hal ini juga dipertanyakan oleh sahabat Utsman bin Hakim kepada Sa’id ibnu Jubair. Lalu dijelaskan dalam hadist berikut:

“Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr ibn Abi Syaibah, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibn Numair -dalam riwayat lain- dan telah menceritakan kepada kami Ibn Numair, telah menceritakan kepada kami bapakku, telah menceritakan kepada kami Utsman ibn Hakim al-Anshariy, ia bertanya kepada Said ibn Jubair mengenai puasa Rajab, sedangkan saat itu kami berada pada bulan Rajab, maka ia menjawab: Kami mendengar bahwa Ibn Abbas Radhiyallahu Anhu berkata: Dahulu Rasulullah SAW berpuasa sampai-sampai kami mengatakan beliau tidak meninggalkan puasa (puasa terus), dan Rasulullah tidak berpuasa sampai-sampai kami mengatakan beliau tidak berpuasa”. (HR Muslim no 1157).

2.     Ketentuan Puasa Rajab

Dalam kitab Ihya’ Ulumuddin karangan Imam Al-Ghazali beberapa sahabat Rasulullah menyatakan berpuasa sebulan penuh di bulan Rajab hukumnya makruh, karena dianggap menyerupai ibadah puasa Ramadhan. Sedangkan berpuasa beberapa hari di bulan Rajab diperbolehkan. Seperti puasa tanggal 1, 2, 3 Rajab dan puasa Senin, Kamis di bulan Rajab.

3.     Keutamaan Puasa Rajab

Sebagaimana ibadah sunnah lainnya, puasa Rajab juga memiliki keutamaan. Siapa saja yang berpuasa sehari di bulan Rajab akan mendapatkan ridha dari Allah. Puasa dua hari di bulan Rajab akan mendapatkan pahala sebanyak dua kali jumlah gunung di dunia. Puasa tiga hari di bulan Rajab akan mendapatkan penghalang api neraka.

Itu tadi Sobat Cahaya Islam beberapa hal-hal dan keutamaan puasa Rajab yang perlu kita ketahui. Wallahu a’lam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY