Etika Berbicara dalam Ajaran Islam

0
232
Etika Berbicara 2

Etika berbicara – Dalam kehidupan kita bukan hanya memperhatikan bagaimana untuk membangun hubungan baik dengan orang lain atau sesama. Sebagai makhluk sosial dan beragama, kita tentunya juga perlu mengetahui apa-apa saja yang dapat menentukan hubungan silaturahmi itu terjalin dengan baik atau tidak. Diantaranya adalah lisan.

Ucapan yang terlontar melalui lisan ini memiliki kekuatan untuk membentuk hubungan, memahami, atau bahkan merusak hubungan. Dalam Islam, etika berbicara memegang peranan penting sebagai cermin dari kebaikan dalam ajaran agama. Lalu bagaimana pandangan islam mengenai etika dalam berbicara?

Etika Berbicara dalam Ajaran Islam, Bagaimana Pandangan Islam?

Etika Berbicara 1

Etika berbicara dalam ajaran islam tentu saja bukan suatu hal yang mudah. Lisan nampaknya sesuatu yang sepele atau ringan, padahal tanpa kita sadari dosa terbesar asalnya dari lisan yang tidak terjaga dengan baik. Itu sebabnya, dalam hidup kita diajarkan mengenai etika dan adab. Termasuk etika dalam berbicara agar tidak terjerumus dalam kelalaian.

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.

Ayat ini menegaskan tentang lisan yang tidak akan pernah luput dari pengawasan dan akan dimintai pertanggung jawabannya. Itu artinya, hukum Allah sangat jelas tentang kaum muslimin yang dianjurkan agar dapat menjaga lisannya dengan baik dan tidak terjerumus dalam perbuatan zalim karenanya.

Lalu bagaimana etika dalam berbicara menurut islam?

Sabar dalam Menanggapi Ucapan

Dalam islam sendiri, kita diajarkan bagaimana pentingnya sabar. Termasuk dalam menanggapi ucapan yang mungkin saja menyinggung. Sehingga dengan kesabaran tersebut maka kita dapat menanggapi ucapan orang lain dengan cara yang baik dan menjaga lisan sesuai dengan ajaran dalam islam.

Menjaga Rahasia dan Amanah

Etika berbicara dalam Islam juga salah satunya dengan menjaga rahasia dan amanah. Apalagi amanah adalah sesuatu yang harus kita pegang dan tepati dengan baik agar tidak terjerumus menjadi golongan orang yang munafik. Ini mengajarkan kita untuk menjaga kepercayaan yang diberikan kepada kita, baik berupa rahasia pribadi maupun amanah yang diemban.

Menghindari Sumpah Palsu

Dalam ajaran islam, islam sendiri menegaskan bahwa etika berbicara juga mencakup menghindari sumpah palsu. Mengucapkan perkataan yang benar serta memenuhi janji sesuai dengan apa yang diucapkan juga salah satu bentuk etika dalam berbicara dan cerminan sikap seorang muslim yang jujur.

Etika berbicara – Dalam memperhatikan apa-apa saja yang Allah perintahkan, termasuk etika dalam berbicara sesuai dengan ajaran islam. Maka ini dapat membentuk sosok seorang muslim yang beriman dan selalu bertaqwa kepada-Nya serta menciptakan hubungan yang lebih baik dengan sesama.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Qaf Ayat 16-20

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY