Hikmah Kejadian Kapal Feri Terbakar, Begini Doa Saat Terjadi Kebakaran

0
200
kapal Feri terbakar

Kapal Feri Terbakar – Musibah adalah salah satu musibah yang berasal dari Allah SWT. Hal ini seperti kejadian kapal Feri terbakar beberapa waktu lalu.

Sontak saja terbakarnya kapal Feri menghebohkan masyarakat di Indonesia. Apalagi, kapal Feri menjadi transportasi laut pilihan banyak orang.

Musibah Kapal Feri Terbakar

Tak lama setelah terjadi peristiwa kapal Feri terbakar, pihak Basarnas Banten menyatakan tentang kemungkinan penyebab musibah tersebut. Basarnas Banten menduga, terbakarnya kapal Feri yang tengah berlayar ke Pelabuhan Bakauheni itu karena bus yang dilalap api tepat di bagian lambung kapal.

Insiden naas itu terjadi ketika kapal berada di sekitar Pulau Tempurung. Saat itu, kapal Feri jenis KMP Royce 1 tengah mengangkut sebanyak ratusan penumpang sekaligus kendaraannya.

Mulanya terdapat laporan pain muncul dari area lambung kapal sampai menimbulkan kepulan asap. Kejadian itulah yang membuat penumpang dan ABK atau Anak Buah Kapal merasa panik.

Pihak Basarnas Banten mendapat informasi kapal terbakar sekitar jam 15.08 WIB. Lalu, Unit Siaga SAR Merak dengan potensi SAR lainnya segera mungkin melakukan upaya pertolongan.

Nelayan yang ada di dekat kapal sudah membantu evakuasi dari dalam kapal terlebih dahulu. Beruntung, seluruh penumpang selamat setelah evakuasi selesai di jam 17.30 WIB.

Musibah Kebakaran yang Membahayakan

Sobat Cahaya Islam, kebakaran adalah salah satu musibah yang sering terjadi dimana saja. Kebakaran akan menghanguskan semua benda bahkan bisa merenggut nyawa siapa saja yang berada di dalamnya.

Oleh sebab itu, peristiwa kapal Feri terbakar merupakan salah satu kejadian naas yang mengkhawatirkan banyak orang. Apalagi, tak jarang korban kebakaran tidak selamat dan tewas karena musibah tersebut.

kapal Feri terbakar

Sebab api bisa melahap apa saja dalam waktu yang cepat. Selain itu, asap dari kebakaran yang terjadi juga membahayakan manusia.

Jika sudah seperti itu, maka manusia hanya bisa memasrahkan dirinya dengan berdoa kepada Allah SWT agar tidak menjadi korban mengenaskan dalam peristiwa kebakaran yang terjadi.

Doa Saat Terjadi Musibah Kebakaran

Sobat Cahaya Islam, ada beberapa doa yang bisa Anda panjatkan ketika melihat ataupun mengalami musibah membahayakan berupa kebakaran. Doa tersebut termasuk bacaan atau doa perlindungan agar dijauhi dari berbagai marabahaya oleh Allah SWT.

Bacaan doa itu antara lain:

1.       Doa Memohon Perlindungan Allah SWT dari Kebakaran

Secara umum, jika Anda melihat atau mengalami kebakaran bisa membaca doa berikut ini:

حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

Artinya: Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung. (QS. Ali Imran ayat 173).

Dengan membaca doa tersebut, maka Allah akan membuat hati hamba-Nya menjadi tentram. Selain itu, penting untuk percaya dan yakin bahwa Allah akan menyelamatkan hamba-Nya dari musibah kecelakaan.

kapal Feri terbakar

2.       Doa Khusus dalam Menghadapi Musibah Kebakaran

Selain itu, terdapat doa dalam menghadapi musibah kebakaran yaitu:

  اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرِيقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا  

 “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan kebakaran. Aku berlindung kepada-Mu dari bujuk rayu setan ketika (menjelang) kematian (sakaratul maut). Aku berlindung kepada-Mu dari mati di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri. Aku berlindung kepada-Mu dari mati karena sengatan binatang.” (Imam al-Nasa’i, Sunan al-Nasâ’i bi Syarh al-Hâfidz Jalâl al-Dîn al-Suyûthî wa Hâsyiyah al-Imâm al-Sindî, Beirut: Dar al-Ma’rifah, tt, juz 8, h. 678)

Doa tersebut tergolong doa isti’adzah atau memohon perlindungan kepada Allah. Doa di atas mempunyai cakupan yang luas selain perlindungan dari kebakaran.

3.       Mengucap Takbir

Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِذَا رَأَيْتُمُ الْحَرِيْقَ فَكَبِّرُوا فَإِنَّ التَّكْبِيْرَ يُطْفِئُهُ   

“Jika kalian melihat kebakaran, maka bertakbirlah. Sesungguhnya takbir memadamkan kebakaran.” (Imam Ibnu Sunni, ‘Amal al-Yaum wa al-Lailah, Beirut: Syirkah Dar al-Arqam bin Abi al-Arqam, 1998, h. 184-185)

Korban kebakaran bisa mengumandangkan takbir yaitu Allahu Akbar yang artinya Allah Maha Besar berulang kali dengan lantang dan tulis serta berharap untuk selamat dari kebakaran.

Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa doa yang bisa dibacakan ketika musibah kebakaran terjadi. Semoga saja peristiwa kapal Feri terbakar tak terjadi lagi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY