Hari Ayah Diperingati Setiap 12 November, Ini Teladan Nabi Muhammad SAW Bagi Para Ayah

0
773
Hari ayah

Hari Ayah – Hari ini tepatnya pada tanggal 12 November peringatan sebagai Hari Ayah Nasional.

Di mana seluruh anak di Indonesia menunjukkan rasa kasih sayang serta ungkapan terima kasih kepada sosok ayah yang telah berjuang menghidupinya selama ini.

Setiap tahunnya peringatan Hari Ayah selalu terlaksanakan dan orang-orang menganggap patut.

Sebab sosok ayah yang selalu mencurahkan tenaga demi menghidupi keluarga dengan mencari nafkah tanpa mengenal sepatah kata lelah.

Ayah juga merupakan imam dalam sebuah keluarga yang juga memiliki peran penting dalam memberikan Pendidikan kepada anak-anaknya.

Banyak yang mungkin belum tahu, bahwa sifat ayah seperti demikian merupakan sifat teladan yang melekat pada Baginda kita Nabi Muhammad SAW.

Sifat Nabi Muhammad SAW sebagai Sosok Orang Tua yang Harus Diteladani di Hari Ayah

Kaum ayah di dunia ini perlu meneladani sifat Nabi Muhammad SAW yang berjiwa luhur.

Beliau penuh kasih dan sayang serta ramah kepada siapa saja bahkan anak-anak sekali pun.

Pada Hari Ayah Nasional yang sedang ramai peringatannya bersama ini, para ayah juga harus sadar akan kewajibannya yang tak pernah bisa tergantikan oleh siapapun di dunia.

1.     Nabi Muhammad SAW Sibuk Namun Tetap Bertanggung Jawab dalam Peran Keluarga

Kita tahu yang mana Rasulullah adalah seseorang yang mengurus pemerintahan umat agar menjadi sejahtera.

Beliau juga gigih memimpin pasukan, berjuang dalam upaya menegakkan hukum yang benar serta memberikan ajaran kepada para sahabat.

Hari ayah

Rasululloh menerima wahyu dari Allah, mendakwahkan agama Islam serta berhubungan erat dengan para raja yang memimpin rakyatnya masing-masing di seluruh dunia.

Akan tetapi meski tengah sibuk dengan berbagai keharusan dan tanggung jawab, Beliau merupakan orang yang penuh perhatian.

Beliau selalu melaksanakan kewajiban sebagai seorang ayah di dalam keluarga, menyayangi penuh kasih kepada istri dan anak, cucu bahkan anak-anak kecil di sekelilingnya.

Ada pula dalam salah satu hadits:

Khoirukum khoirukum liahlihi. Wa anaa khoirukum liahlii.

“yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik terhadap keluarga. Dan aku adalah yang terbaik kepada keluarga.” (HR Al-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban) Dalam kitab Al-Jami As-Shoghiir, Hadits No.4100.

Pernah Anas bin Malik, seorang yang dalam kesehariannya lebih banyak menghabiskan waktu Bersama Rasul.

Ia pun mengakui bahwa Rasulullah merupakan orang yang sangat penyayang dan sosok pelindung bagi keluarga serta anak-anak.

“aku belum pernah melihat seseorang yang lebih sayang kepada keluarga selain Rasulullah SAW.” Ucap Anas bin Malik.

Pernah juga Al-Aqra’ ibn Habis, ia pernah suatu waktu menyaksikan Nabi Muhammad SAW tengah mencium salah satu cucunya yakni Hasan bin Ali bin Abi Thalib.

Yang mana Al-Aqra’ kemudian menuturkan bahwa ia memiliki sepuluh orang anak, tetapi tak ada satupun yang biasa ia cium.

Hal tersebut jelas menampakkan sosok Rasul yang sangat penyayang.

Setelah mendengarkan Al-Aqra’ berkata demikian maka Rosul pun menjawab, “siapa yang tak sayang, maka tak disayang.” (HR Bukhari dan Muslim)

2.     Rasul Bersifat Tawadhu’ dan Memahami Anak

Seorang ayah harus memiliki sifat seperti Rasul yakni tawadhu’, rendah hati dan selalu memberikan perhatiannya meskipun sedang sibuk dengan segala urusan penting.

Hari ayah

Nabi Muhammad merupakan sosok yang juga memahami karakter yang ada dalam pribadi anak.

Beliau memahami kebutuhan serta kondisi psikologis yang sedang seorang anak alami.

Rasul tidak pernah bersikap keras dan kasar kepada anak, hal ini karena agar bisa menjaga hubungan baik dan harmonis di dalam keluarga dari masing-masing anggota.

Demikian di atas teladan Nabi Muhammad yang harus para ayah terapkan sifat mulianya. Selamat memperingati Hari Ayah Nasional. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY