Dukhan Adalah Tanda Kiamat, Benarkah Akan Muncul Pada 2020?

0
182

Dukhan Adalah – Pertengahan atau hari ke-15 bulan Ramadhan tahun 2020 jatuh pada hari Jumat. Hal tersebut menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat. Sebabnya adalah adanya hadist yang isinya akan muncul huru-hara, suara dentuman yang sangat keras hingga dukhan di pertengahan bulan Ramadhan.

Tentu saja berita yang viral ini menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. Alih-alih mereka fokus pada ibadah Ramadhan mereka, sebaliknya mereka malah merasa was-was. Namun, apakah hadist tersebut shahih dan akurat? Sobat Cahaya Islam, tidak perlu panik melihat berita ini. Lebih baik kita kaji dulu riwayat hadist ini.

Dukhan Adalah ….?

Dukhan adalah salah satu tanda kiamat yang akan muncul di akhir zaman. Dukhan sendiri merupakan awan atau debu panas yang akan menutupi bumi selama 40 hari 40 malam. Awan atau debu yang sangat panas ini akan mengakibatkan manusia banyak yang meninggal.

Tanda-tanda kemunculan Dukhan adalah:

Pertama, banyaknya penyanyi-penyanyi wanita. Kedua, merajalelalnya musik dan alat-alat musik. Ketiga, semakin banyak orang yang minum khamr atau minuman yang membuat mabuk. Tanda-tandanya persis seperti yang terjadi saat ini.

Ayat dan Hadist Mengenai Dukhan

Fenomena Dukhan juga disebutkan di dalam QS. Ad-Dukhan. Penjelasan mengenai dukhan dijelaskan di dalam ayat 10-15 surah Ad-Dukhan.

Selain di dalam Al-Qur’an, Dukhan juga disebut dalam hadist shahih. Disebutkan di dalam hadist tersebut, bahwa dukhan datang sebagai salah satu tanda kiamat besar. Berikut adalah hadist shahih mengenai kemunculan dukhan.

Ada 5 tanda kiamat yang sudah terjadi: peristiwa al-Lizam, peristiwa perang romawi, al-Bathsyah, terbelahnya bulan, dan Dukhan.” (HR. Bukhari 4825)

Dentuman Keras dan Dukhan Muncul pada Ramadhan 2020, Benarkah?

Ada beberapa ustadz yang membahas mengenai munculnya dukhan di hari ke-15 bulan Ramadhan. Sumber yang mereka pakai yaitu hadist. Tapi yang jadi pertanyaan, apakah hadist yang mereka shahih atau tidak? Kalau tidak shahih berarti Sobat Cahaya Islam tidak perlu terlalu meyakini bahwa dukhan atau suara dentuman akan benar-benar terjadi pada 15 Ramadhan nanti.

Bunyi hadits mengenai suara dentuman pada 15 Ramadhan:

Apabila telah terdengar suara dahsyat di bulan Ramadhan, maka akan terjadi huru-hara di bulan Syawal. Semua suku akan saling berselisih di bukan Dzulqa’dah. Dan akan terjadi pertumpahan darah di bulan Dzulhijjah dan bulan Muharram. Dan manusia akan banyak yang terbunuh.

Nabi menyebutkan hal tersebut sebanyak 3 kali.

Para sahabatpun bertanya, ‘Suara keras apakah itu, wahai Rasulullah?’

Beliau menjawab, “Suara keras yang terjadi di pertengahan Ramadhan, pada malam jumat.

Para ahli hadist memiliki pandangan tersendiri terkait fenomena tersebut. Mereka meyakini bahwa hadist itu tidak ada sumber atau rujukannya serta tidak ada riwayat lain yang menguatkan. Setelah hadist tersebut diteliti, ternyata snad hadist itu ada perawi bernama Musallamah bin Ali. Perawi ini oleh para ahli hadist disebut sebagai perawi hadist yang bermasalah.

Menurut al-Dzahabi, Musallamah bin Ali dari Ibnu Wahab adalah seorang perawi yang berdusta dalam meriwayatkan hadist Nabi. Ibnu Qayyim al-Jawziyah juga sependapat dengan pernyataan al-Dzahabi. Dalam kitab al-Madhu’at milik al-Jawziyah menyatakan bahwa hadist tersebut adalah hadist palsu. Hadist palsu ini sengaja disandarkan pada Rasulullah, sehingga seakan-akan beliaulah yang bersabda.

Dalam menyikapi adanya dentuman keras, huru-hara, atau dukhan pada 15 Ramadhan, sebaiknya Sobat Cahaya Islam tidak perlu merasa was-was dan panik. Sebab hadist tersebut merupakan hadist palsu, tidak sepenuhnya benar-benar terjadi. Hanya Allah yang mengetahui kapan dukhan akan muncul. Lebih baik kita fokus dan memperbanyak amalan-amalan ibadah di bulan Ramadhan.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!