Tokopedia Di Hack, Hati-hati! Mencuri Adalah Dosa Besar

0
138

Tokopedia Di Hack – Salah satu toko online terbesar di Indonesia yaitu Tokopedia, mengalami peretasan data. Berita Tokopedia di hack awalnya muncul dari Under the Breach. Under the Breach adalah sbuah kanal berita yang selalu mengabarkan informasi mengenai kejahatan dunia maya.

Tokopedia Di Hack Peretas

Jutaan akun dan data pengguna platform Tokopedia diretas  oleh hacker kemudian dijual di deepweb / situs gelap dengan harga 5.000 dolar Amerika. Kabarnya data pengguna Tokopedia sudah tersebar di Google sejak Maret 2020.

Di zaman yang serba mengandalkan teknologi nirkabel atau online, Sobat Cahaya Islam harus menjaga data-data yang bersifat personal. Maraknya pencurian data atau peretasan yang dilakukan oleh para hacker adalah suatu kejahatan besar.

Peretasan data pribadi termasuk peebuatan mencuri, meskipun dilakukan secara online. Karena mencuri memiliki pengertian mengambil barang atau sesuatu milik seseorang secara diam-diam.

Lalu, bagaimana mencuri dalam hukum Islam? Apakah termasuk dosa berat? Apa hukuman yang pantas bagi seorang pencuri? Mari kita ulas mengenai hukum mencuri dalam Islam beserta dalil-dalil yang terdapat pada Al-Quran dan Hadist.

Salah Satu Dosa Besar Adalah Mencuri

Dalam Islam, mencuri tergolong perbuiatan dosa besar. Dosa besar dalam Islam maksudnya adalah perbuatan yang tidak hanya diharamkan atau tidak diperbolehkan. Namun, dosa besar adalah perbuatan dosa yang Allah sendiri memberi hukuman khusus bagi yang melakukannya.

Mencuri adalah dosa besar. Allah mengancam siapapun yang melakukan pencurian akan diberi hukuman khusus. Apa hukuman dari Allah bagi orang yang mencuri? Sobat Cahaya Islam bisa lihat ayat berikut:

“Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. Al Maidah ayat 38)

Tokopedia di hack oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Menurut hukum Islam dan hukum dari Allah, maka seharusnya orang-orang tersebut harus diberi hukuman seperti yang diterangkan ayat di atas.

Mencuri Sangat Merugikan Si Pencuri Sendiri, Apa Saja Akibatnya?

Selain pencuri akan mendapat hukuman, masih ada hukuman lainnya dari Allah. Akibat yang akan diterima di bawah ini lebih mengerikan karena Allah sendiri yang akan menghukumnya.

1. Mendapat Laknat Dari Allah

Mencuri tetap mencuri, meskipun yang dicuri adalah mungkin benda-benda remeh. Seperti kasus Tokopedia di hack oleh hacker. Sebagian orang mungkin berpikir data pengguna bukanlah sesuatu nyang sangat berharga. Tapi, yang namanya mengambil tanpa sepengetahuan pemiliknya tetaplah sebuah disa besar. Allah akan melaknat orang itu. Bisa kita lihat dari riwayat hadist berikut ini.

“Allah melaknat pencuri yang mencuri sebutir telur, lalu di lain waktu ia dipotong tangannya karena mencuri tali.” (HR. Bukhari no. 6285)

Dijelaskan dari hadist tersebut, meskipun yang dicuri hanya sebutir telur, namun Allah tetap akan melaknatnya.  Hukuman potong tangan tetap berlaku bagi si pencuri, dengan catatan sesorang pencuri tersebut menganggap remeh mencuri sebutir telur. Hukuman potong tangan umumnya jika mencuri barang yang bernilai 4 dinar atau lebih.

2. Mencuri Merupakan Tindakan Zalim

Mencuri adalah mengambil milik orang lain secara keliru atau salah. Allah akan melaknat siapapun yang melakukan perbuatan ini. Mencuri juga merupakan perbuatan zalim. Orang-orang zalim tidak akan mendapat keberuntungan dari Allah.

Sobat Cahaya Islam, kasus Tokopedia di hack bisa menjadi pembelajaran buat kita semua, bahwa segala bentuk pencurian adalah perbuatan dosa. Allah sangat membenci perbuatan itu. Semoga kita selalu terhindar dari perbuatan mencuri yang bisa merugikan orang banyak.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!