Cerita Hikmah Islami, Nasib Kakek Penjual Pisang Yang Dirampok Pria Bermobil

0
730

Assalamu’alaikum sobat Cahayaislam, semoga kita semua selalu berada dalam lidungan-Nya aamiin. Sobat Cahayaislam, tentu kalian masih ingat dengan kisah yang sempat viral beberapa waktu lalu. Kisah seorang kakek penjual pisang yang terisak menangis dan lemas sekujur badan karena uangnya diambil orang tidak dikenal. Allah SWT selalu memberikan rezeki dari berbagai arah kepada semua hambanya hingga ke lubang semut sekalipun. Sosok kakek ini sungguh menginspirasi sebuah hikmah dibalik keikhlasan dan kesabarannya dalam bulan Ramadhan. Seperti apa cerita hikmah islami dibalik cerita kakek penjual pisang ini?

Cerita Hikmah Dibalik Bulan Penuh Rahmah

Kakek Suratman, mungkin namanya belum pernah dikenal, karena dia bukan seorang artis, public figure atau semacamnya. Namanya mendadak viral didunia maya melalui kisahnya yang mengharukan. Kakek Suratman telah berusia lanjut 94 tahun, diusia senjanya banyak orang tua yang telah beristirahat dirumah dan berkumpul bersama anak cucu. Namun berbeda dengan kakek yang satu ini, beliau masih harus bekerja membanting tulang dimana senjanya tersebut. Kakek Suratman berjualan pisang setiap harinya dipinggir jalan kota Jambi. Suatu ketika ada tiga pria menggunakan mobil MPV berwarna silver ingin membeli pisang dagangannya, dengan dalih malu untuk keluar dari mobil, kakekpun masuk kedalam mobil.

Namun tak disangka apa yang kakek ini alami sungguh mengejutkan. Uang didalam saku kantongnya dirampas oleh ketiga pria tersebut lalu kakek diturunkan kedalam mobil. Betapa sedih sang kakek, sebab uang sejumlah 1,1 juta dalam saku kantongnya tersebut akan dipergunakan untuk membeli kursi. Hingga ada seseorang yang mengunggah video cerita kakek Suratman dan ceritanyapun viral didunia maya. Banyak nitizen yang membagikan cerita tersebut, hingga banyak yang bersimpati dan memberikan saran untuk membuka rekening donasi bagi sang kakek agar bisa membeli kursi untuk lebaran yang akan segera datang.

Uang Donasi yang banyak diberikan orang kepadanya

Sejak cerita Islami dari kisah nyata ini diunggah dan dibuat rekening khusus donasi bagi kakek Suratman, uang donasi telah terkumpul cukup besar. Kakek hanya dibuatkan rekening tanpa ATM untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, bahkan rekening kakek ini tetap dipantau tidak boleh mengambil uang dalam jumlah besar agar tidak disalah gunakan. Cerita hikmah Islami yang viral inipun sampai ketelinga Gubernur Jambi yakni Zumi Zola, sang gubernurpun mengunjungi kakek Suratman dan memberikan santunan sebesar 5 juta rupiah serta memborong pisang dagangannya sebesar 500 ribu rupiah.

Hikmah Cerita yang bisa kita petik

Sobat Cahayaislam, kejadian yang menimpa kakek Suratman telah dalam masa penyelidikan polisi, namun sang kakek enggan mempersoalkan kejadian yang menimpanya tersebut. Sang kakek justru mengikhlaskan uang yang diambil para perampok itu. Kakek Suratman justru sangat bersyukur atas kejadian tindak kriminal yang dialaminya tersebut, dari kejadian ini dia bersyukur banyak orang yang peduli dan simpati kepadanya. Sebuah keberkahan dalam sebuah keikhlasan sangat kental terasa.

Sebagai umat Islam, setiap individu beragama Islam diibaratkan menjadi satu tubuh, bila satu mengalami kesusahan semua sebaiknya ikut membantu. Saling tolong menolong jelas terlihat, dimana banyak nitizen dari berbagai kalangan ikut berdonasi untuk menolong sang kakek. Sobat Cahayaislam, cerita hikmah islami kakek Suratman ini memberikan banyak sekali pelajaran didalamnya. Ikhlas adalah sebuah kemuliaan yang amat besar, tidak semua orang dapat mengamalkan ilmu ikhlas. Saling tolong menolong kepada siapapun, juga menjadi ciri kaum muslim.

Di bulan Ramadhan penuh hikmah ini tentu kita sudah seyogyanya menjadi lebih sadar pada kehidupan sosial kita. Hal ini tergambar betul pada bagaimana reaksi dan empati dari banyak orang terhadapnya. Banyak yang memberikan santunan. Itulah yang seharusnya sering dilakukan oleh orang-orang mukmin. Dan satu lagi pertolongan Allah SWT selalu datang diwaktu yang tepat, dengan berbagai cara yang indah. Wassalamualaikum Wr. Wb.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!