Bersyukur kepada Allah, Manfaatnya ke Diri Sendiri

0
163
Bersyukur-kepada-Allah-Manfaatnya-untuk-Diri-Sendiri

Bersyukur kepada Allah – Di dunia ini, kita bisa menikmati berbagai macam hal karena nikmat dari Allah. Sayangnya, banyak manusia yang lupa akan hal itu. Alhasil, mereka tidak mau bersyukur kepada pemilik dunia ini, yakni Allah. Padahal, bersyukur adalah kewajiban seorang hamba kepada Tuhannya, terutama kita sebagai umat muslim. Bahkan, bersyukur tidak akan merugikan kita, justru kita sendiri yang akan merasakan manfaatnya.

Bersyukur kepada Allah = Bersyukur untuk Diri Sendiri

Dalam sebuah ayat di Al-Qur’an, Allah berfirman:

وَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖ

“Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri.” (1)

Dalam kitab tafsirnya, Ibnu Katsir menjelaskan bahwa maksud dari ayat di atas adalah bahwa barangsiapa yang bersyukur kepada Allah, manfaat dan pahalanya kembali pada dirinya sendiri. Meski terlihat mudah, nyatanya banyak orang yang belum bisa mensyukuri nikmat Allah. Oleh karena itu, beruntunglah sobat Cahaya Islam yang masih bisa bersyukur setiap hari.

Bersyukur Menambah Nikmat

Di dunia ini, banyak orang yang ingin mendapatkan nikmat namun enggan bersyukur. Padahal, kita harus tahu bahwa Allah berjanji untuk menambah nikmat bagi siapa saja yang mau bersyukur. Janji Allah tersebut terdapat dalam ayat Al-Qur’an yang sangat populer berikut ini:

لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ 

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku (Allah) akan menambah (nikmat) kepadamu.” (2)

Jadi, kita harus membiasakan diri untuk bersyukur. Caranya adalah dengan mensyukuri hal-hal kecil terlebih dahulu. Jika kita sudah bisa mensyukuri hal kecil, maka tidak akan sulit bagi kita untuk mensyukuri nikmat-nikmat lain yang lebih besar. Seperti sabda Nabi:

مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ

“Barangsiapa yang tidak mensyukuri sesuatu yang sedikit, ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (3)

Cara Mensyukuri Nikmat Allah

Cara mensyukuri nikmat Allah bisa dengan hati, lisan, maupun perbuatan. Yang paling mudah adalah dengan hati, yakni meyakini dan mengakui bahwa semua nikmat di dunia ini adalah dari Allah. Dengan begitu, kita akan dapat merasakan nikmat, terlebih nikmat Iman dan Islam.

Kemudian, bersyukur dengan lisan yang paling mudah adalah dengan mengucapkan hamdalah. Selain itu, kita juga bisa memperbanyak dzikir dengan kalimah-kalimah thayyibah yang lain seperti tahmid, takbir, tahlil, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, membicarakan nikmat Allah ke orang lain pun termasuk bersyukur dengan lisan.

Terakhir, kita juga bisa mensyukuri nikmat Tuhan dengan perbuatan seperti menggunakan anggota tubuh untuk kebaikan. Namun, bentuk Syukur yang paling tinggi adalah dengan taat beribadah kepada Allah seperti melaksanakan shalat-shalat sunnah, melakukan puasa-puasa sunnah, memperbanyak shodaqoh, dan lain lain.

Lebih lanjut, ibadah atau amal tertentu seperti shodaqoh memiliki keutaman-keutamaan yang sangat besar seperti dilipatgandakan oleh Allah, menolak bala, dll. Kesimpulannya, bersyukur punya banyak manfaat yang nantinya manfaat tersebut akan kembali pada diri sendiri. Mudah-mudahan kita menjadi hamba Allah yang senantiasa bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya. Aamiin.


Referensi:

(1) Q.S. Luqman Ayat 12

(2) Q.S. Ibrahim Ayat 7

(3) H.R. Ahmad 4:278

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY