Bacaan Sholat Ied dan Ketentuannya, Wajib Tahu!

0
761
bacaan sholat Ied

cahayaislam.id – Gema takbir yang berkumandang menunjukkan hilal sudah terlihat. Tata cara maupun bacaan sholat Ied yang akan dijalankan setahun sekali ini, mungkin ada yang sedikit terlupa.

Shalat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah sunnah muakkad. Hal ini berarti shalat Idul fitri sangat dianjurkan untuk dilakukan karena Rasulullah sendiri juga melaksanakannya.

Sebagaimana bunyi hadits di bawah ini,

Dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhuma ia berkata,

لَمَّا بَعَثَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – مُعَاذًا نَحْوَ الْيَمَنِ قَالَ لَهُ « إِنَّكَ تَقْدَمُ عَلَى قَوْمٍ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ فَلْيَكُنْ أَوَّلَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَى أَنْ يُوَحِّدُوا اللَّهَ تَعَالَى فَإِذَا عَرَفُوا ذَلِكَ فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ فَرَضَ عَلَيْهِمْ خَمْسَ صَلَوَاتٍ فِى يَوْمِهِمْ وَلَيْلَتِهِمْ ، فَإِذَا صَلُّوا فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ افْتَرَضَ عَلَيْهِمْ زَكَاةً فِى أَمْوَالِهِمْ تُؤْخَذُ مِنْ غَنِيِّهِمْ فَتُرَدُّ عَلَى فَقِيرِهِمْ ، فَإِذَا أَقَرُّوا بِذَلِكَ فَخُذْ مِنْهُمْ وَتَوَقَّ كَرَائِمَ أَمْوَالِ النَّاسِ »

“Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Mu’adz ke Yaman, Rasulullah bersabda padanya, “Sesungguhnya engkau akan mendatangi sebuah kaum Ahlul Kitab. Maka hendaknya yang engkau dakwahkan pertama kali adalah agar mereka mentauhidkan Allah Ta’ala. Jika mereka telah memahami hal tersebut, maka kabarkan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan mereka shalat lima waktu dalam sehari semalam. Apabila mereka mengerjakan itu (shalat), maka kabarkan kepada mereka bahwa Allah juga telah mewajibkan bagi mereka untuk membayar zakat dari harta mereka, diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan diberikan kepada orang-orang faqir. Jika mereka menyetujui hal itu (zakat), maka ambillah zakat harta mereka, namun jauhilah dari harta berharga yang mereka miliki” (HR. Bukhari no. 7372 dan Muslim no. 19).

Nah, Sobat Cahaya Islam, lantas apa saja ketentuan dalam melaksanakan shalat ied? Serta apa saja bacaannya? Demikian ulasannya.

Ketentuan Pelaksanaan dan Bacaan Shalat IED

Umumnya, tidak ada yang berbeda dari rukun shalat lima waktu, salah satunya yang membatalkan wudhu. Namun, terdapat ketentuan hal yang harus diperhatikan agar ibadah yang akan dilakukan  terbilang sah dan diterima.

Shalat Idul Fitri biasanya dilakukan sejak matahari terbit, sebelum waktu Dzuhur. Terdiri dari 2 rakaat, dengan jumlah takbir sebanyak 7 kali untuk rakaat pertama dan 5 di rakaat kedua.

Sementara itu, ada khutbah setelah menunaikan shalat. Berikut ini tata cara pelaksanaan lengkap dengan bacaan sholat Ied yang bisa Anda ikuti.

1.   Niat Shalat Idul Fitri

Sholat diawali dengan niat yang berbunyi, usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri (ma’mumam/imaman) lillahi ta’ala. Artinya: saya memiliki niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (makmum/imam) karena Allah ta’ala.

2.   Takbiratul Ihram dilanjutkan dengan Membaca Doa Iftitah

Seperti yang tercantum dalam hadits di bawah ini,

Dari ‘Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata:

كان رسول الله – صلى الله عليه وسلم – يستفتح الصَّلاة بالتّكبير

“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memulai shalatnya dengan takbir” (HR. Muslim, no.498).

Biasanya disunnahkan untuk bertakbir sampai 7 kali untuk rakaat pertama. Pada sela-sela takbir dianjurkan untuk membaca “Allahu akbar kabiro walhamdulillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashiilaa”.

Artinya: Allah yang Maha Besar dengan segala puji bagi Allah, Maha suci Allah, baik waktu pagi dan petang.

3.   Membaca Surat Al-Fatihah

Setelah Anda selesai membaca al-Fatihah maka dianjurkan untuk membaca Surat al-A’la. Kemudian, lanjut rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud. Selanjutnya, bisa berdiri sempurna untuk memulai rakaat kedua.

4.   Rakaat Kedua

Posisi ini sebenarnya hampir sama dengan yang dilakukan  pada rakaat pertama. Kita disunahkan untuk melafalkan dan mengangkat tangan sekitar lima kali.

Sama seperti yang sebelumnya, pada sela-sela takbir maka lafalkan doa yang telah tertera pada sebelumnya. Kemudian, dilanjutkan dengan membaca surah al-Fatihah.

Setelah itu, dianjurkan untuk membaca surah al-Ghasyiyah. Kemudian, bisa langsung rukuk, sujud, serta diakhiri dengan salam.

Takbir yang harus dilakukan secara berturut-turut pada setiap rakaatnya tidak bersifat wajib. Jika jumlahnya kurang tepat atau terlewat, maka tidak menggugurkan salat id.

5.   Sunah Setelah Selesai Shalat

Setelah kita akhiri shalat dengan salam, maka para jamaah disarankan untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri sampai selesai. Kecuali jamaah tersebut menunaikan salat Ied di rumah.

Khotbah biasanya terdiri atas 2 bagian. Namun, pasa lain sumber menyatakan, khotbah hanya dilakukan 1 kali, dan tidak dimulai dengan takbir dan mengucap ‘Alhamdulillah’.

Demikian di atas adalah beberapa tata cara pelaksanaan dan bacaan sholat Ied. Semoga informasi ini bisa menjadi amalan penyempurna akhir Ramadhan tahun ini.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY