Perihal Takut Mati – pada umumnya, manusia tidak suka bahkan sangat takut terhadap kematian yang bisa kapan saja datang untuk menjemput ajalnya. Mereka membayangkan bahwa kematian merupakan suatu peristiwa yang tragis dan mengerikan.
Perihal takut mari ini, memiliki beberapa alasan yang menjadi latar belakang mengapa seseorang was-was jika malaikat maut tiba-tiba datang.
Yakni karena sebagai manusia, mereka masih ingin bersenang-senang dan menikmati hidup lebih lama lagi.
Mereka juga tidak siap berpisah dengan orang-orang yang dicintai. Termasuk pula enggan meninggalkan harta dan kekayaanya yang selama ini mulai susah payah dikumpulkan.
Bahkan ada pula yang mengatakan, bahwa mereka takut pada kematian sebab tidak tahu keadaan setelahnya nanti akan seperti apa. Sedangkan, ada banyak sekali dosa-dosa yang dilakukannya selama ini.
Meskipun takut, masih banyak orang yang tidak mempersiapan diri dengan baik untuk menyambut kematian yang bisa datang sewaktu-waktu. Lalu bagaimana cara agar tidak takut menghadapi kematian?
إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَبْشِرُوا۟ بِٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ
”Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Tuhan kami ialah Allah’, kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka Malaikat akan turun kepada mereka seraya berkata, ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu’.” (QS Fushshilat: 30).
Menurut Imam Al-Ghazali, manusia harus mengingat kematian sebab bisa menimbulkan berbagai kebaikan. Di mana hal tersebut membuat mereka tidak lagi sibuk mengejar pangkat dan kemewahan dunia.


Manusia akan menjadi qanaah dengan apa yang telah dicapainya sekarang, serta tidak akan menghalalkan segala cara untuk membuat ambisinya terpenuhi.
Kebaikan lainnya, manusia menjadi terdorong untuk bertaubat serta lebih giat lagi melakoni ibadah dan beramal saleh.
Perihal Takut Mati, Ini Nasihat yang Tepat
Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam dalil tentang kematian Alquran Surah Al-Imran ayat 185,
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَاِنَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَاُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ
Artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS Ali Imran : 185).
Nah, Sobat Cahaya Islam, orang yang memiliki rasa takut serta waswas berlebih pada kematian perlu mendengar nasihat sebagai berikut.
1. Perbanyak Wudhu
Dengan seringkali berwudhu, maka seseorang akan lebih mudah menghilangkan rasa waswas yang menyelimuti hatinya.
Wudhu juga bisa membuat pikiran seseorang jauh lebih tenang dan terbuka untuk membayangkan hal-hal yang tentunya lebih positif.
2. Menjaga Shalat Tepat Waktu
Untuk menghindari ketakutan akan datangnya ajal yang kapan saja bisa menjemput. Maka kita juga harus senantiasa shalat tepat waktu.
Seseorang yang terbiasa tidak meninggalkan kewajiban shalat, biasanya lebih pasrah dan siap jika tiba-tiba hari terakhirnya menghembuskan nafas di bumi ini datang.
Sebab, hatinya telah ikhlas dan berpikir bahwa dirinya adalah milik Allah SWT. Maka kapanpun akan kembali kepadaNya.
3. Sering Membaca Alquran
Orang yang sering membaca Alquran dipercaya bisa mengurangi rasa waswas berlebih akan datangnya kematian.
Sebab, membaca Alquran membuat hati menjadi lebih damai dan tenteram. Sehingga meskipun terbesit dalam pikirannya akan maut yang kapan pun menjemput, rasa takut itu pun bisa diatasi dengan mudah.
4. Membaca Dzikir


Yang terakhir, nasihat bagi orang yang takut akan kematian adalah supaya seringkali berdzikir ‘Laa ilaahaillallaah walaa na’budu illa iyyah’, yang artinya tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepadaNya.
Dzikir tersebut jika mampu harus dibaca sebanyak 1000 bahkan 10 ribu kali setiap hari dan istiqamah selama sebulan. Namun jika tidak mampu, bisa menggantinya dengan membaca surat Al-Baqarah setiap hari.
Demikian di atas merupakan ulasan tentang nasihat perihal takut mati yang bisa disampaikan agar berkurang rasa was-wasnya.






























