Andhika Pratama Dikaruniai Anak Lagi, Rasulullah Anjurkan Beri Nama Anak Di Waktu Ini

0
36

Andhika Pratama – pasangan Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty memberikan kabar bahagia. Pasalnya, mereka baru saja dikaruniai seorang bayi laki-laki yang lahir kemarin pada tanggal 1 September 2020. Bayi laki-laki tersebut lahir dengan berat 3,4 kilogram dan panjang 48 cm.

Bayi laki-laki tersebut diberi nama Sakalingga Ibra Pratama. Sakalingga berarti laki-laki yang jadi tonggak di keluarga, ibra adalah penguasa yang baik, dan pratama yang diambil dari nama Andhika Pratama yang berarti pertama.

Sobat cahaya islam, islam mengajarkan kita untuk memberikan nama yang baik untuk anak kita. Hal itu dikarenakan nama adalah sebuah doa dan harapan dari orangtuanya. Apabila kita memberikan nama yang buruk, selain anak merasa malu juga mempengaruhi sikap mereka kepada kita sebagai orangtuanya.

Andhika Pratama Dikaruniai Anak, Ini Anjuran Rasullah Dalam Memberikan Nama

Dalam islam terdapat tiga alternative waktu yang memberikan nama untuk anak yaitu di hari lahir sang anak, sampai hari ketiga kelahiran, lalu hari ketujuh kelahiran. Akan tetapi, memberikan nama anak lebih dianjurkan pada hari ketujuh kelahiran. Hal itu berdasarkan dalil dibawah ini:

 عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ

“ Setiap anak tergadai dengan ‘aqiqahnya. Disembelih hewan aqiqah untuknya pada hari ke tujuh, (kepala) digundul (pelontos) dan diberi nama” (HR. Abu Dawud no. 2838, Tirmidzi no. 1522 dan An-Nasa’i 7/166 dan Ibnu Majah no. 3165, shahih).

Islam menganjurkan agar orangtua memberi nama yang baik untuk anak. Hal itu dikarenakan akan memunculkan perasaan bangga, nyaman, dan perasaan bahwa dirinya berharga.  Aturan pemberian nama dalam islam adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan nama anak menjadi hak seorang ayah

Seorang ayah memiliki tanggungjawab yang besar dalam keluarga. Sehingga menciptakan nama yang baik bagi anak-anaknya termasuk dalam tanggungjawab beliau.

  1. Nasab seorang anak dari sang ayah

Nasab seorang anak berasal dari seorang ayah. Di akhirat nantinya Allah akan memanggil nama-nama setiap muslim diikuti dengan nama ayahnya di belakang namanya. Salah satu contohnya adalah Fatimah binti Muhammad.

  1. Memperhatikan waktu yang tepat untuk memberi nama bayi

Menurut sunnah Rasulullah SAW ada tiga waktu dalam pemberian nama anak, yaitu di hari kelahiran, sampai hari ketiga, dan di hari ketujuh setelah kelahiran.

  1. Memberi nama anak dengan nama yang baik

Nama yang baik dapat diambil dari asmaul husna. Sehingga dapat dijadikan pengingat dan mendekatkan anak pada Allah SWT. Selain itu, juga dapat diambil dari nama-nama surat yang ada di dalam al-Qur’an yang memiliki arti yang baik.

  1. Menghindari nama yang dibenci Allah

Islam melarang memberikan nama anak dengan nama berhala, nama dewa, atau nama-nama yang digunakan untuk memuja sesuatu seperti Roro Kidul atau Blorong. Dikarenakan hal tersebut akan menjadikan anak bahan ejekkan dan membuat anak merasa minder jika bermain dengan anak-anak seusianya.

Itulah anjuran Rasulullah SAW dalam memberikan nama anak. memberikan nama kepada anak memang tidak mudah, karena dalam pemberian nama tersebut kita harus memperhatikan arti dari nama yang akan kita berikan kepada anak. semoga anak dari Andhika Pratama dan Ussy Sulistiyawati tumbuh menjadi anak yang sholeh dan dapat menjadi sesuai apa yang diharapkan orangtuanya.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!