Amalan Yang Bisa Dilakukan Oleh Wanita Haid

0
69
wanita haid

wanita muslimah – haid merupakan siklus menstruasi yang dialami semua wanita yang menjadi penanda bahwa wanita sudah mengalami akil baligh atau belum. Menstruasi merupakan meluruhnya dinding rahim wanita dan dikeluarkan dalam bentuk cairan, lendiran, atau bahkan gumpalan. Namun untuk wanita muslimah, haid bukanlah suatu halangan utnuk tetap bisa beramal!

Amalan Yang Bisa Dilakukan Oleh Wanita Haid

Ketika wanita mengalami masa menstruasi ini, wanita sedang dalam keadaan yang tidak suci. Namun wanita masih tetap dapat melakukan beberapa amalan yang dapat dilakukan ketika haid, amalan-amalan tersebut antara lain :

Mendengarkan bacaan Al Quran dan membaca tafsir Al Quran

Karena dalam keadaan tidak suci apabila sedang haid, maka amalan yang dapat dilakukan ketika haid ini diantaranya adalah mendengarkan bacaan Al Quran dari CD, Youtube, atau tafsir-tafsir Al Quran tanpa menyentuh mashafnya dan dapat membaca tafsirnya

Berdzikir

Selalu mengingat Allah SWT dengan cara mengucap tasbih, tahmid, takbir, tahlil dan sebagainya dapat menjadi amalan yang dapat dilakukan ketika haid.

Membaca Al Mathurat

Al Mathurat merupakan kumpulan wirid dan doa harian yang diamalkan oleh Rasulullah SAW yang biasa beliau bacakan ketika pagi dan petang.

Bersholawat

Sebagai bukti kecintaan dan ingatan Sobat Cahaya Islami terhadap Rasulullah SAW serta menjadikan sebagai amalan yang dapat dilakukan ketika haid.

أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الأُمَوِيُّ، فِي حَدِيثِهِ عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ، عَنْ خَالِدِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ، قَالَ سَأَلْتُ زَيْدَ بْنَ خَارِجَةَ قَالَ أَنَا سَأَلْتُ، رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ ‏ “‏ صَلُّوا عَلَىَّ وَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ وَقُولُوا اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ‏”‏ ‏.

Diriwayatkan bahwa Musa bin Talha berkata: “Saya bertanya kepada Zaid bin Kharijah yang mengatakan: ‘Saya bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) dan dia berkata: Kirim shalat kepada saya dan berusaha keras dalam permohonan, dan berkata: Alahumma salli’ ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad (Ya Allah, kirim shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad). ” [1]

Beristighfar dan berdoa

Mengucap istighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas kekurangan diri masing-masing atau bahkan kekurangan ibadah.

Mengulang hafalan Al Quran

Ini merupakan salah satu amalan yang dapat dilakukan ketika haid, karena mengulang hafalan-hafalan ayat Al Quran dan dapat menanamkan ke dalam diri masing-masing Sobat Cahaya Islami dan dapat mengamalkannya.

Membaca bahan bacaan agama

Mendengarkan kuliah

Melakukan ini merupakan amalan yang dapat dilakukan ketika haid dengan niat akan menuntut ilmu.

Bersedekah

Islam tidak melarang Sobat Cahaya Islami untuk beribadah selama tidak ada yang melanggr aturan-aturan. Hal ini sudah dijelaskan dalam firman Allah pada Q.S. Al Hijr ayat 99, yang memiliki arti sebagai berikut :

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

Artinya : “Beribadahlah kepada Tuhanmu sampai datang kepadamu Al Yaqin.” [2]

Menurut para ulama tafsir yang telah sepakat bahwa nama Al Yaqin pada firman Allah di atas memiliki makna kematian.

Banyak watita yang terkadang belum mengetahui amalan-amalan yang dapat dilakukan pada saat terkena masa haid. Sebagian besar wanita terkadang tidak melakukan amalan perbuatan yang sebenarnya masib bisa dilakukan.

Sesungguhnya penting sekali bagi kita Sobat Cahaya Islami untuk rajin-rajin dalam menuntut ilmu dan dapat menerapkan ilmu tersebut di kehidupan nyata. Menuntut ilmu dengan mengikuti kajian-kajian yang biasanya terdapat di masjid, mendengarkan kultum, membaca buku, atau hanya sekedar mencari informasi menggunakan jaringan internet.

Selain menuntut ilmu dan memperdalamnya, wanita yang sedang dalam masa haid dapat melalukan sedekah untuk orang-orang yang membutuhkan. Karena dalam bersedekah, tidak terdapat syarat badan harus dalam kondisi yang suci melainkan saat kondisi badan dalam keadaan sehat.

Bersedekah juga tidak kenal pandang bulu siapa yang melakukannya, baik pria maupun wanita, tua ataupun anak-anak, dan dari berbagai kalangan asalkan sedang dalam kondisi sehat dan sudah dapat memenuhi kebutuhan masing-masing mereka, maka orang tersebut diperbolehkan untuk melakukan sedekah untuk membantu orang-orang yang masih membutuhkan.

Oleh karena itu, sebenarnya banyak sekali amalan-amalan yang bisa dilakukan oleh wanita ketika dalam masa haid agar tetap mendapatkan pahala dari Allah SWT.


Catatan Kaki

[1] Hadits Riwayat An Nasae’i No 1292 (hasan)

[2] Q.S. Al Hijr (15) ayat 99

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!