Pahala Istri Melayani Suami, Tidak Kalah dengan Berjihad

0
115
Pahala istri melayani suami

Pahala istri melayani suami – Berpredikat sebagai istri memberi ladang pahala baru bagi Sobat Cahaya Islam, utamanya pahala istri melayani suami. Meskipun dalam perannya, ada banyak amanah serta kewajiban sebagai seorang istri, akan tetapi melayani suami jadi poin utama.

Meski memiliki ruang gerak yang lebih terbatas, tetapi sebagai istri justru Sobat Cahaya Islam akan mudah memperoleh pahala. Tak perlu menjadi mujahid dan pergi berperang, cukup menjalankan peran istri dengan ikhlas pahalanya sama besar dengan berjihad.

Penjelasan Pahala Istri Melayani Suami

Pahala istri melayani suami

Pahala istri melayani suami, tidak sebatas pada pelayanan dalam hubungan badan (jima’). Ada banyak hal yang terkesan sepele tetapi juga merupakan salah satu jalan meraih pahala

Hal tersebut diperkuat dengan adanya hadist yang membahas persoalan pelayanan atau bakti istri pada suami.

“Seorang suami yang pulang ke rumah dalam keadaan gelisah dan tidak tentram, kemudian sang istri menghiburnya, maka ia akan mendapatkan setengah dari pahala jihad,” (HR Muslim).

Hanya dengan menghibur dan menenangkan suami yang tengah gelisah, seorang istri telah meraih pahala setengah dari jihad. Hal ini karena usai ijab kabul, maka ridho bagi istri terletak pada ridho suaminya.

Sobat Cahaya Islam perlu tahu, bahwasanya usai menikah seorang suami akan menjadi penanggung jawab nasib keluarganya kelak di akhirat. Oleh karenanya pelayanan istri jadi hak yang wajib suami dapatkan.

Pelayanan kepada suami merupakan amalan utama seorang istri untuk bisa mendapatkan ridho dari Allah SWT. Akan sia-sia amalan harian seorang istri dalam menjalankan kewajibannya sebagai muslimah, ketika tak memberikan hak suaminya berupa pelayanan yang ikhlas.

“Seorang wanita tidak akan bisa menunaikan hak Allah sebelum ia menunaikan hak suaminya,” (Al  Mawaarid no. 1290).

Contoh Pelayanan Istri pada Suami yang Menjadi Sumber Pahala

Pahala istri melayani suami

Ada banyak hal yang bisa menjadi jalan istri meraih pahala serta menunaikan kewajibannya pada sang suami. Adapun beberapa  hal yang bisa Sobat Cahaya Islam terapkan, antara lain yaitu:

1. Tidak Menolak Ketika Suami Meminta Hak Biologis

Dalam pernikahan, aktivitas ranjang (jima’) memegang peranan penting untuk menjaga keharmonisan. Itulah mengapa, dosa hukumnya bagi istri menolak saat suami mengajak berjima’.

Hal ini semakin diperkuat dengan adanya hadist di bawah.

“Apabila seorang laki-laki mengajak istrinya ke ranjang, lalu sang istri tidak mendatanginya hingga suaminya bermalam dalam keadaan marah padanya, maka malaikat melaknatnya hingga pagi tiba.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Bersolek dan Menyenangkan Pandangan Suami

Tampil cantik di hadapan suami, juga termasuk dalam pelayanan. Dengan berpenampilan menarik, tentu lebih sedap dipandang oleh suami. Terlebih jika sebagai istri, Sobat Cahaya Islam memberikan senyum tulus nan menenangkan.

Hal tersebut tentu menyenangkan pandangan suami. Mampu mengusir lelah juga gelisah usai berjibaku dengan segala kepenatan dalam beraktivitas. Rasulullah pernah berkata kepada Fatimah, bahwa istri yang tersenyum pada suaminya akan mendapatkan pandangan penuh rahmat dari Allah.

3. Taat dalam Hal Kebaikan

Salah satu bentuk pelayanan kepada suami yang juga bisa menarik pahala adalah senantiasa taat dalam hal kebaikan. Seorang istri yang menaati suaminya, akan menjadi teladan bagi muslimah shalihah dan sosok terbaik di hadapan Allah, Rasulullah, juga suaminya pastinya.

Itulah mengapa, terdapat ungkapan bahwa sebaik-baik istri ialah mereka yang taat kepada suaminya. Hal itu menjadi penanda jika dia termasuk istri shaliha yang digambarkan sebagai sebaik-baiknya perhiasan dunia.

Jadi, jika Sobat Cahaya Islam ingin menjadi salah satu perhiasan dunia terbaik harus bisa menjadi istri shalihah yang taat dan ikhlas melayani suami. Apalagi, pahala istri melayani suami, tak kalah besar dari berjihad dan amat mudah untuk didapat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY