Video Penyiksaan Monyet Viral, Pelakunya Dilaknat Allah SWT

0
301
video penyiksaan monyet

Video Penyiksaan Monyet – Di bumi, manusia hendaknya saling hidup berdampingan dengan makhluk lain termasuk hewan. Sayangnya sempat beredar video penyiksaan monyet yang menghebohkan jagat maya.

Video tersebut sontak mendapat kecaman dari berbagai pihak di seluruh dunia. Tak heran banyak tuntutan untuk segera menangkap pelaku penyiksaan dan penyebar video itu.

Viral Video Penyiksaan Monyet

Awal mula tersebarnya video penyiksaan monyet pada musim semi 2021 lalu. Hal itu bermula dari kisah seorang wanita bernama Lucy Kapetanich.

Saat itu, masih diberlakukan lockdown akibat pandemi yang merajalela di seluruh dunia. Di tengah pekerjaannya, Lucy menghibur diri dengan menonton klip hewan lucu di YouTube.

Awalnya, tidak ada video yang di luar batas dalam tontonnya. Namun algoritma YouTube mulai mengenali kebiasaan menonton Lucy.

Sampai akhirnya, halaman utamanya penuh dengan rekomendasi tontonan tentang monyet dari Kamboja dan Indonesia. Monyet tersebut tidak berada di kebun Binatang.

Sebaliknya, pemilik video mendandani monyet tersebut dengan baju bayi. Bahkan beberapa di antaranya memakai popok satu kali pakai.

Kemudian algoritma YouTube menyarankan bermacam video bayi monyet dalam kondisi tertekan dari situasi berbahaya yang seperti buatan. Tidak butuh waktu lama, sebuah video penyiksaan monyet pun muncul di beranda YouTubenya.

Penyiksaan Hewan dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, video penyiksaan monyet tentu merupakan perbuatan tercela manusia. Padahal islam merupakan agama yang selalu mengajarkan kasih sayang.

Agama islam selalu mengajarkan tentang kasih sayang termasuk kepada hewan. Tak heran islam sangat melarang penyiksaan hewan dilakukan manusia.

Bahkan agama islam begitu menyayangi hewan. Karena itu, hendaknya manusia senantiasa menyayangi hewan dan turut mengasihinya.

video penyiksaan monyet

Jangan sampai, Sobat menjadi orang-orang yang menyiksa hewan karena kesalahan kecil. Terlebih, hewan merupakan makhluk yang tidak mempunyai akal seperti manusia.

Oleh sebab itu, hendaknya jangan sampai terjadi penyiksaan hewan yang di luar batas.

Pandangan Islam Terkait Penyiksaan Hewan

Sobat Cahaya Islam, berikut ini beberapa hal terkait pandangan islam terhadap penyiksaan hewan:

1.       Nabi Melarang Pembunuhan Hewan dengan Mengikatnya

Nabi Muhammad SAW bersabda:

وَعَنِ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا; أَنَّ اَلنَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: –لَا تَتَّخِذُوا شَيْئاً فِيهِ اَلرُّوحُ غَرَضًا

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah jadikan hewan yang bernyawa itu sebagai sasaran (tembak atau panah).” (HR. Muslim, no. 1957).

Rasulullah SAW melarang orang yang membunuh hewan dengan cara menyiksanya seperti mengikat lalu memanahnya. Bahkan jika harus membunuh hewan, ada baiknya membunuhnya dengan satu kali sembelih dan hewan tersebut langsung mati.

Dengan begitu, hewan tidak akan merasa kesakitan ataupun tertekan karena penyiksaan sebelum dibunuh.

2.       Nabi Melarang Orang yang Menjadikan Hewan Sasaran Tembak

Rasulullah bersabda:

وَعَنْ جَابِرِ بنِ عَبْدِ اَللَّهِ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: – نَهَى رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – أَنْ يُقْتَلَ شَيْءٌ مِنَ اَلدَّوَابِّ صَبْرًا

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang pembunuhan binatang dengan diikat lantas dipanah.” (HR. Muslim no. 1959).

video penyiksaan monyet

Saat berburu, tidak jarang manusia menggunakan anak panah dan menembakkan langsung ke bagian tubuh hewan buruannya. Bahkan sering kali manusia menjadikan hewan yang bernyawa sebagai sasaran tembak atau panah.

Hal itu rupanya merupakan perbuatan tercela dan terlarang dalam agama. Hendaknya jadikan benda mati sebagai sasaran panah atau tembak.

3.       Allah Melarang Penyiksaan Terhadap Hewan

Agama islam mengajarkan agar manusia senantiasa menyayangi Binatang dan jangan sampai menyiksanya. Hal ini tertuang dalam:

عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ مَرَّ ابْنُ عُمَرَ بِفِتْيَانٍ مِنْ قُرَيْشٍ قَدْ نَصَبُوا طَيْرًا وَهُمْ يَرْمُونَهُ وَقَدْ جَعَلُوا لِصَاحِبِ الطَّيْرِ كُلَّ خَاطِئَةٍ مِنْ نَبْلِهِمْ فَلَمَّا رَأَوُا ابْنَ عُمَرَ تَفَرَّقُوا فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ مَنْ فَعَلَ هَذَا لَعَنَ اللَّهُ مَنْ فَعَلَ هَذَا إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لَعَنَ مَنِ اتَّخَذَ شَيْئًا فِيهِ الرُّوحُ غَرَضًا

Dari Sa’id bin Jubair, ia berkata, “Ibnu ‘Umar pernah melewati sekumpulan pemuda Quraisy. Saat itu mereka memajang burung dan dijadikan sasaran tembak (dengan panah). Mereka lantas berikan anak panah pada pemiliknya. Ketika Ibnu ‘Umar melihat kelakuan mereka tersebut, beliau memisah mereka. Lantas Ibnu ‘Umar berkata,

Siapa yang melakukan seperti ini, maka Allah melaknat pelakunya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat orang yang menjadikan sesuatu yang bernyawa sebagai sasaran tembak.”  (HR. Muslim, no. 1958) 

Sobat Cahaya Islam, itulah pandangan islam terhadap apa yang ada dalam video penyiksaan monyet. Semoga saja Allah SWT senantiasa melindungi hewan apapun di manapun mereka berada.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY