Ula Team, Kegigihannya Dilirik Dan Didanai Oleh Bill Gates

0
43
Ula Team

Ula Team – Start up Indonesia yaitu Ula Team yang baru-baru ini menjadi perbincangan dikalangan pengusaha muda. Disebabkan karena salah satu orang terkaya didunia Bill Gates, mendanai Start up tersebut. Tidak main-main dana yang dikucurkan kepada Ula mencapai ratusan miliar rupiah.

Sobat Cahaya Islam, Ula merupakan start up yang dibilang masih baru. Mereka berfokus pada e-commerce grosir. Membantu pemilik toko untuk menyimpang barang serta memberikan pinjaman modal. Dapat juga dikatakan Ula membantu para UMKM dalam berjualan.

Keberhasilan ula ini tidak lepas dari kegigihan para pendiri dan pekerja yang tergabung didalamnya. Suntikan dana dari Bill Gates yang besar ini berbanding lurus dengan usaha yang telah di berikan untuk mendirikan Ula team. Penggagas start up ula ini sendiri masih keterunun India.

Kegigihan Yang Diterapkan Ula Team, Seperti Yang Diajarkan Oleh Islam

Sobat Cahaya Islam, kegigihan yang ditampilkan oleh pendiri mulai terbentuknya start up ula team perlu diacungi jempol. Ula didirikan awalnya bentuk keprihatinan dari Nipun Nehra seorang keturunan India. Dimana pasar ritel yang ada di Indonesia belum tertata dengan baik sama seperti di India.

Oleh sebab itu Nehra dan kawan-kawan membentuk Ula sebagai wadah untuk UMKM mengembangkan toko mereka. Selain Nehra berikut nama pendiri Ula :

1. Nipun Nehra ( mantan petinggi Flipkart di India)

2. Alan Wong ( mantan pegawai Amazon)

3. Derry Sakti ( mantan pegawai Lazada)

4. Riky Tenggara (mantan pegawai Lazada)

Itu merupakan sosok dibalik terbentuk Ula. Hingga saat ini ula telah memiliki sekitar 70.000 toko yang terdaftar dalam aplikasi mereka.

Keberhasilan yang diperoleh oleh start up ula, membuktikan bahwa kegigihan dari petinggi ula team tidak sia-sia. Seperti yang telah diajarkan oleh nabi-nabi terdahulu tentang pentingnya kegigihan dalam usaha. Begitupun Nabi Muhammad dalam berdakwah kepada umatnya, beliau juga menerapkan kegigihan. Sehingga dapat dilihat umat nabi Muhammad hingga saat ini terus bertambah.

Allah Azza Wajalla Bersabda :

ِإِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ

Artinya : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri”. (QS. Ar-Ra’d:11)

Akibat Menerapkan Kegigihan, Apakah Yang Akan Didapat Oleh Umat?

Sobat Cahaya Islam, dalam mencapai suatu target perlu kerja keras dan konsisten dalam melakukannya. Nama lain dari kerja keras dan konsisten adalah kegigihan. Pepatah mengatakan bahwa siapa yang bersungguh-sungguh (gigih) maka akan mendapat. Itu berarti bahwa suatu usaha tidak akan pernah menghianati hasil.

Ula Team

Kegigihan ini juga telah diterapkan oleh nabi-nabi terdahulu. Seperti contoh kegigihan dari para nabi dan rosul yang harus dijadikan renungan umat saat ini :

1. Kegigihan nabi Luth dalam berdakwah kepada umatnya yang memiliki kelainan seksual. Meskipun dari istri dan anak dari nabi Luth sendiri tidak mendukung dakwah beliau. Tetapi nabi Luth tetap berdakwah hingga bencana didatangkan Allah untuk kaumnya.

2. Kegigihan nabi Ibrahim dalam menerapkan agama tauhid kepada umatnya yang mempercayai dinamisme. Bahkan ayah dari nabi Ibrahim sendiri adalah pembuat patung-patung yang disembah.

3. Nabi Muhammad dalam menyebarkan agama islam. dari sembunyi-sembunyi hingga terang-terangan yang kemudian suku Qurays menyebut nabi Muhammad gila. Tetapi beliau tetap berdakwah dengan gigih. Hingga agama islam menyebar kesuluruh pelosok dunia. Itu semua akibat kegigihan nabi Muhammad.

Dari contoh kegigihan para nabi tersebut, semoga dapat menjadi pemicu bagi umat agar terus berusaha dan gigih dalam mencapai yang diinginkan. Sebab akibat dari kegigihan itu besar dan bermanfaat untuk kemudian hari.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY