Dedi Mulyadi Kena Semprot Mahasiswa, Pimpinan Harus Selalu Dengar Aspirasi Semua Kalangan

0
789
dedi mulyadi

Dedi Mulyadi – Beberapa hari yang lalu, salah satu anggota DPRD yakni Bapak Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke Pasar Rebo Purwakarta.

Dalam banyak video yang beredar, Ia dan salah satu seorang mahasiswa nampak sedang berdebat mengenai suatu hal.

Sontak saja, video tersebut mendapat beberapa komentar dari netizen. Ada sebagian yang setuju dengan pendapat sang mahasiswa dan ada juga yang mendukung argumentasi Bapak Dedi Mulyadi.

Sobat Cahaya Islam, keberanian yang dilakukan oleh sang mahasiswa pada Bapak DPRD Dedi Mulyadi patut mendapat acungan jempol.

Tak banyak pemuda hari ini yang mau dan mampu untuk menyampaikan pendapat pada Bapak DPRD tersebut.

Bagaimana Sebenarnya Kronologi Persilangan Pendapat Pak Dedi Mulyadi dan Sang Mahasiswa?

Singkat cerita, sewaktu itu Bapak Dedi Mulyadi sedang melakukan visitasi ke salah satu pasar di Purwakarta, Pasar Rebo.

Saat itu, beliau melihat bahwa kondisi Pasar Rebo tidak kondusif. Telrihat banyak sampah berserakan. Akhirnya beliau berinisiatif untuk memungut sampah tersebut. Di saat yang sama, datanglah seorang mahasiswa yang memberanikan diri untuk mengajak berdialog sang DPR.

Ia menanyakan terkait fungsi jabatan pak Dedi sehingga beliau harus turun untuk memungut sampah. Pada akhirnya baik Pak Dedi maupun mahasiswa tersebut melanjutkan perdebatan.

dedi mulyadi

Saking beraninya, sang mahasiswa sampai membahas terkait tugas dan fungsi yang seharusnya dilakukan.

Ia mengatakan bahwasannya masalah mekanisme pengurusan sampah diatur oleh Dinas Lingkungan Hidup sedangkan untuk lahan parkir sendiri masuk dalam program Dinas Perhubungan.

Sontak saja, setelah itu Pak Dedi memberikan jawaban telak kepada sang mahasiswa. Masalah untuk sampah sendiri seharusnya menjadi tanggung jawab bersama walaupun ada PJ nya masing – masing. Tetap, sesama WNI harus saling menjaga kebersihan.

Terlepas dari persilangan pendapat tersebut, namun netizen juga seharusnya turut memberikan apresiasi kepada sang mahasiswa atas keberaniannya.

Tak mudah bukan bagi seorang mahasiswa di era sekarang untuk bebas berargumentasi?

Walaupun kondisi kehidupan sangat memberikan ruang kebebasan dalam berpendapat, namun tak semua mendapat kesempatan untuk menyampaikan secara terbuka. Alih – alih tersampaikan, malah diri ikutan masuk dalam jeruji besi.

Tips Menjadi Pimpinan Agar Dicintai Rakyat

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Dedi Mulyadi dan beberapa tips yang dapat umat lakukan agar dapat menjadi pemimpin idola rakyat. Beberapa tips diantaranya adalah :

1.    Mendengarkan Aspirasi

Salah satu hal yang perlu pemimpin tanamkan dalam jiwa yakni senantiasa mendengarkan aspirasi dari rakyat. Bahkan juga mendengar kritik dan saran dari mereka. Hal ini sangat penting bagi keberlangsungan negeri.

2.    Sering Melakukan Visitasi Kepada Rakyat

Salah satu hal yang dapat pemimpin lakukan yakni serinng mengunjungi rakyat seperti yang Rasulullah SAW dan para khalifah.

Hal ini agar pemimpin dapat mengetahui secara langsung kondisi kehidupan rakyat dengan segala program kebijakan yang Ia canangkan.

Tentu saja, kunjungan ini harusnya sebisa mungkin terjadi dadakan dan tersembunyi agar tidak ada pencitraan sama sekali sata melakukan visitasi.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Dedi Mulyadi dan tips untuk menjadi pimpinan agar selalu dapat umat cintai.

Semoga artikel ini dapat menjadi ulasan bagi umat dan menjadi referensi bacaan. Aamiin Yarobbal ‘Alamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY