Orang Shalat Tapi Celaka, Siapakah Dia?

0
54
Siapa Maksud Orang Shalat Tapi Celaka

Orang Shalat Tapi Celaka – Al-Ma’un adalah salah satu surah dalam Al-Qur’an yang patut kita renungkan. Yang menarik dalam surah ini adalah Allah menyebutkan bahwa orang yang shalat pun masih bisa celaka. Lalu, siapa orang shalat yang celaka tersebut? Sebagai umat muslim, kita harus mengetahuinya agar tidak termasuk orang shalat yang celaka tersebut.

Golongan Orang Shalat Tapi Celaka

Kita semua tahu bahwa amal yang pertama Allah hisab di akhirat kelak adalah shalat. Tapi, ternyata orang yang shalat pun masih bisa celaka, sebagaimana ayat-ayat dalam Q.S. Al-Ma’un berikut ini:

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ

الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ

وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ

“Maka celakalah orang yang shalat. (Yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya, yang berbuat riya’, dan enggan (menolong dengan) barang berguna.” (1)

Berdasarkan ayat-ayat di atas, orang shalat yang celaka adalah mereka yang melalaikan shalat, berbuat riya’ (sombong), dan tidak mau membantu orang lain.

Siapa Orang Shalat yang Celaka?

Menurut Ibnu ‘Abbas, orang shalat yang celaka adalah kamu munafik, yakni mereka hanya shalat saat ada banyak orang. Namun, orang-orang munafik tidak mau shalat saat sendirian. Dalam hal ini, melalaikan shalat dapat merujuk pada beberapa pengertian.

Pertama adalah tidak melaksanakan shalat sama sekali. Kedua adalah lalai dari mengerjakan shalat tepat waktu, yakni sering qadha’ shalat. Selain itu, lalai dari shalat juga bisa berarti selalu mengakhirkan atau menunda-nunda shalat.

Pengertian lainnya adalah shalat tapi tidak memenuhi syarat atau rukunnya. Atau, orang yang lalai terhadap shalatnya adalah mereka yang tidak pernah khusyu’ dalam shalat maupun tidak merenungkan apa yang mereka baca ketika shalat.

Tafsir Kemenag Tentang Orang yang Lalai Shalatnya

Menurut tafsir Kemenag, ayat-ayat di atas menyampaikan ancaman kepada orang-orang yang shalat namun tidak sampai ke hati. Mereka lalai serta tidak sadar dengan ucapannya. Selain itu, mereka rukuk & sujud dalam keadaan lalai. Mereka juga mengucapkan takbir tapi tak sadar dengan takbirnya.

Perilaku ini ditujukan kepada orang munafik. Tentu saja, ancaman ini tidak berlaku bagi umat muslim yang awam, tidak paham bahasa Arab, serta tidak paham tentang arti bacaan shalat.

Melalaikan shalat mencakup semua pengertian tersebut di atas. Jadi, siapapun yang punya sifat demikian, dia termasuk lalai dari shalatnya. Jika seseorang punya sifat-sifat di atas, maka ia akan celaka di akhirat.

Dari sini, kita hendaknya sadar akan pentingnya menjaga shalat dan memperbaiki kualitasnya. Jangan sampai seorang muslim mempermainkan shalat, atau melakukan shalat tidak karena Allah. Sayangnya, masih banyak umat muslim yang meninggalkan shalat tanpa merasa berdosa. Padahal, jelas bahwa amalan pertama yang Allah akan hisab di akhirat adalah shalat.


Referensi:

(1) Q.S. Al-Ma’un Ayat 4-7

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY