Peringatan Hari Guru, Catat! Ini Adab Murid pada Guru dalam Islam

0
71

Hari Guru – Setiap tahun Indonesia memperingati hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para guru di Indonesia.

Tanpa seorang guru dunia pendidikan formal akan jauh dari kata seimbang. Sebagai wujud nyata penghormatan dan penghargaan bagi para guru, Islam telah lebih dulu memuliakan para pengajar dan pendidik baik pengajar di pendidikan formal maupun non formal.

Sobat Cahaya Islam, kita ketahui bersama bahwa setiap yang berilmu yang mendidik dan mengajar adalah seorang guru. Terlepas dari bidang pendidikan formal. Seperti halnya seorang ustadz ustadzah di tempat kita mengaji. Orang-orang yang demikian juga termasuk guru yang harus kita hormati. Bahkan, banyak hadist yang mewajibkan agar kita hormat dan taat serta mencari keberkahan dari para guru.

Keberkahan ilmu dari guru tidak bisa kita dapatkan secara serta merta. Hal tersebut harus diiringi dengan tawadhu dan pengabdian terhadap beliau. Mencari ilmu tidak hanya dilakukan dengan membaca buku tanpa mentashihkan ilmu yang kita baca. Namun, perlu adanya seorang guru yang jelas sanad keilmuannya untuk mentashihkan apa yang kita dapat dari buku yang kita baca. Maka dari itu penting untuk kita tawadhu kepada guru.

Nah, Sobat Cahaya Islam. Sebagai seorang murid dan pebelajar yang haus akan ilmu pengetahuan dan agama. Perlu kiranya kita mengetahui serta memahami adab-adab seorang murid pada guru menurut pandangan Islam. Agar tambahnya ilmu juga dapat memberikan tambahnya keberkahan di hidup kita.

Hari Guru, Memahami Kembali Adab Murid kepada Guru dalam Islam

Mengingat kembali serta menghargai jasa guru tidak hanya dapat dilakukan pada saat peringatan hari guru. Namun, dapat kita lakukan setiap hari dengan mendoakan beliau. Jika doa guru dan doa murid bersatu, maka ilmu yang diberi dan ilmu yang didapat akan semakin membawa banyak keberkahan.

Tidak jarang kita temui kasus murid yang berani melawan guru. Bahkan kasusnya bisa terbawa hingga ranah hukum. Bagaimana sebenarnya adab seorang murid pada gurunya? Untuk mengetahui dan memahami hal tersebut simak ulasan berikut:

1. Hormat pada Guru

Tahukah Sobat Cahaya Islam bahwa menghormati seorang guru adalah kewajiban bagi seorang pelajar? Saat bertemu dengan guru sebaiknya kita memberikan salam terlebih dahulu. Sebagaimana tindak-tanduk orang yang lebih muda untuk hormat pada yang lebih tua dengan memberi salam terlebih dahulu.

Ketika sedang berjalan kemudian kita dapati guru kita ada di depan kita, lebih baik kita tidak mendahului langkah beliau. Jikalau darurat karena keadaan yang mendesak sebaiknya memberikan hormat pada guru dengan tata krama dan bahasan yang sopan.

2. Berkata dengan Sopan

Saat berkata dengan guru kita diharuskan berkata dengan sopan dan santun. Tidak menggunakan nada tinggi. Ketika kita berbeda pendapat dengan apa yang disampaikan oleh guru, alangkah lebih baik jika kita menanyakan pendapat kita terlebih dahulu dengan bahasa yang sopan tanpa maksud untuk langsng menolak dan tidak setuju terhadap pendapat dari guru.

Hal tersebut juga dilakukan oleh Nabi Musa saat berguru kepada Nabi Khizir, sebagaimana yang dijelaskan dalam surat Al-Kahfi ayat 66

“Musa berkata kepada Khidhr: “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?”

Sebenarnya masih ada banyak sekali adab seorang murid terhadap guru yang patut kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengenang jasa guru pada peringatan hari guru dapat menjadi salah satu cara penghormataan atas jasa seorang guru.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY