Pembunuhan Hakim Jamaluddin Oleh Istrinya, Lakukan Ini Agar Tidak Terjerumus Dalam Perbuatan Keji!

0
81
Pembunuhan Hakim Jamaluddin Oleh Istrinya dan Hukum Dalam Islam

Pembunuhan Hakim Jamaluddin – Beberapa waktu lalu, pembunuhan Hakim Jamaluddin menjadi salah satu berita yang hangat diperbincangkan. Pembunuhan ini dilakukan oleh sang istri bersama dengan rekan lainnya Jefri Pratama, dan Reza Fahlevi. Bahkan ini pun sudah direncanakan dengan matang karena sebelumnya Zuraida, sang istri sudah berniat untuk membunuh suaminya karena permasalahan rumah tangganya. Dan kemudian perkenalannya dengan Jefri ini menimbulkan saling suka diantara keduanya. Dan akhirnya melakukan pembunuhan tersebut.

Pembunuhan Hakim Jamaluddin dan Hal Yang Perlu Dilakukan Untuk Hindari Perbuatan Keji

Dalam agama islam, pembunuhan termasuk dalam perbuatan yang keji. Itu sebabnya, balasan bagi pelaku pembunuhan tentu saja bukan hanya dosa besar. Namun juga neraka menjadi salah satu tempatnya. Oleh karena itu, agama melarang pembunuhan atau menghilangkan nyawa orang lain. Apapun alasannya, membunuh adalah perbuatan yang keji dan dibenci oleh Allah SWT. Sebagai umat muslim, kita dianjurkan untuk saling mengasihi. Bahkan kepada orang yang berlaku tidak baik sekalipun.

Pembunuhan Hakim Jamaluddin dan Larangan Membunuh Dalam Agama Islam

Pembunuhan Hakim Jamaluddin oleh istrinya tentu saja berita yang cukup mengejutkan. Bagaimana bisa seorang istri melakukan pembunuhan kepada suaminya sendiri? Di era sekarang ini, pembunuhan rasanya seperti hal yang biasa terjadi. Seolah melakukan pembunuhan bagi sangatlah mudah bagi manusia. Ini tidak lain karena syaitan yang semakin pandai untuk menguasai nurani manusia. Sehingga emosi, dendam, iri dengki membuat manusia kehilangan akal. Tentunya ini bukanlah sikap seorang muslim ya sobat Cahaya Islam.

وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ

Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar.(1)

Membunuh dengan mudah ini menjadi tanda rusaknya iman seorang muslim. Karena emosi, dendam, iri dengki lebih mampu menguasai dirinya. Sehingga kehilangan akal dan nurani sampai tega membunuh orang lain. Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang muslim agar tidak terjerumus dalam perbuatan yang keji?

Meningkatkan dan Memperkuat Iman Kepada Allah SWT

Pembunuhan Hakim Jamaluddin dan Perlunya Meningkatkan Iman Kepada Allah

Sebagai seorang umat muslim, iman merupakan tameng bagi diri kita. Sehingga mengetahui mana yang baik untuk dilakukan dan mana yang buruk serta harus ditinggalkan. Jika seseorang sudah kehilangan imannya, maka inilah yang akan membuat seseorang mudah untuk melakukan perbuatan maksiat dan keji. Itu sebabnya, untuk membentengi diri agar tidak terjerumus dalam perbuatan yang keji. Kita perlu memperkuat iman kita kepada Allah SWT.

وَلَٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ

tetapi Allah menjadikan kamu “cinta” kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,(2)

Belajar Menahan Amarah dan Jauhi Penyakit Hati

Pembunuhan Hakim Jamaluddin Dalam Pandangan Islam dan Hindari Penyakit Hati

Banyak perbuatan keji yang diawali dengan perasaan marah, emosi kepada orang lain. Dan tidak sedikit juga disebabkan hasad atau iri dengki. Itu sebabnya, agar tidak terjerumus dalam perbuatan yang keji. Maka kita perlu belajar untuk menahan amarah dan emosi. Sehingga syaitan tidak bisa dengan mudah menguasai diri kita saat kita kehilangan kontrol. Dalam islam, Allah melarang kita untuk marah. Bahkan Allah mengajarkan kita untuk diam saat marah, atau jika sudah tidak bisa mengontrol rasa marah. Sebaiknya mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat.

Bukan hanya emosi atau amarah yang perlu kita kontrol, namun juga penyakit hati ya sobat Cahaya Islam. Mari kita bersihkan hati kita dari perasaan yang menimbulkan penyakit hati. Karena memelihara penyakit hati sama dengan memelihara sifat syaitan dalam diri kita.

Pembunuhan Hakim Jamaluddin – yang dilakukan istrinya merupakan perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT. Jadi, mari kita berhati-hati dalam bertindak karena tidak ada satupun yang luput dari pengawasanNya. Dan setiap perbuatan akan ada balasannya.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Isra’ Ayat 33

(2) – Surat Al-Hujurat Ayat 7

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!