Kajian Islam Anjuran untuk Mengunjungi Saudara Seiman yang Sedang Sakit

0
29

Sobat cahaya islam, kesehatan memang menjadi suatu hal yang diinginkan oleh setiap orang di dunia. Tentu saja keinginan untuk memiliki tubuh atau badan yang sehat merupakan harapan yang masuk akal. Semua itu bisa terjadi karena dengan badan yang sehat seorang manusia bisa melakukan berbagai macam aktifitas yang nyaman. Kenyaman dalam beraktifitas tentu saja akan membuat hati menjadi riang atau bahagia. Akan tetapi, tidak jarang seseorang mengalami gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan atau sering disebut dengan istilah sakit menjadi sesuatu yang lazim dialami manusia. Seseorang yang mengalami gangguan kesehatan atau sakit merasa tidak nyaman untuk beraktifitas. Menurut Kajian Islam Anjuran untuk Mengunjungi Saudara Seiman yang Sedang Sakit, apabila seorang muslim mengetahui saudaranya sakit maka harus dijenguk. Menjenguk orang yang sakit termasuk dalam kegiatan terpuji yang dianjurkan oleh syariat islam.

Kajian Islam Anjuran untuk Mengunjungi Saudara Seiman yang Sedang Sakit

Dalil Tentang Ajuran Menjenguk Orang Sakit

Setiap orang di dunia ini pasti pernah mengalami yang namanya sakit bukan? Secara umum definisi dari kata sakit adalah sebuah kondisi dimana kesehatan seseorang terganggu. Terganggunya kesehatan seseorang membuat individu tidak merasa nyaman untuk beraktifitas. Bahkan apabila sakit yang dialami parah, maka seseorang tidak bisa melakukan aktifitas apapun.

Dalam kajian islam, sakit memang tergolong suatu kondisi yang lumrah. Seorang muslim yang sedang sakit di tuntut untuk selalu bersabar terhadap ketetapan Allah SWT. Ia harus banyak berdo’a agar dengan sakitnya itu mampu menghapus dosanya yang telah lampau. Tindakan ini menjadi langkah terbaik yang bisa dilakukan oleh seorang muslim.

Sobat cahaya islam, sebagai seorang muslim yang baik sudah sepantasya jika kita mendengar saudara kita mendapat ujian berupa sakit untuk datang menjenguk. Hal ini merupakan tindakan terpuji yang telah diajarkan Rasulullah SAW kepada kaum muslimin. Berikut ini ayat mengenai kajiannya:

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). [1]

tafsir dari ayat diatas yaitu (Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada di dalam surga) kebun-kebun surga (dan mata air-mata air) yang mengalir di dalamnya.

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ، وَأَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ، قَالاَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، – يَعْنِيَانِ ابْنَ زَيْدٍ – عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ، عَنْ ثَوْبَانَ، قَالَ أَبُو الرَّبِيعِ رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَفِي حَدِيثِ سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ عَائِدُ الْمَرِيضِ فِي مَخْرَفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ ‏”‏ ‏.‏

Abu Rabi ‘melaporkan langsung dari Rasul Allah (semoga damai besertanya) mengatakan: Orang yang mengunjungi orang sakit sebenarnya seperti orang yang ada di kebun buah Surga selama dia tidak kembali. [2]

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى التَّمِيمِيُّ، أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ خَالِدٍ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، عَنْ أَبِي، أَسْمَاءَ عَنْ ثَوْبَانَ، مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ مَنْ عَادَ مَرِيضًا لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ ‏”‏ ‏.‏

Thauban, budak yang dibebaskan dari Utusan Allah (ﷺ), melaporkan bahwa Rasululloh (ﷺ) mengatakan: Dia yang mengunjungi orang sakit terus tetap di kebun buah Surga sampai dia kembali. [3]

Menurut kajian islam, hadits di atas telah menjelaskan secara gamblang mengenai keutamaan dari menjenguk orang sakit. Pada teks hadits diatas Nabi Muhammad SAW menggambarkan seorang muslimin yang menjenguk orang sakit bagikan di kebun – kebun surga. Telah diketahui bersama bahwa surga merupakan tempat yang penuh kenikmat. Melalui hadits ini Nabi Muhammad SAW ingin menyampaikan pesan bahwa menjenguk orang sakit akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi si sakit dan penjenguk.

Berbagai Manfaat Menjenguk Orang Sakit

Sobat cahaya islam, menurut kajian islam menjenguk orang sakit termasuk tindakan yang terpuji atau baik lantaran langkah ini akan memberikan manfaat. Manfaat menjenguk orang sakit ini dapat dirasakan oleh si sakit dan penjenguknya. Oleh sebab itulah syariat islam menjadikan mejenguk orang sakit sebagai salah satu hak yang harus ditunaikan kaum muslimin.

Menjenguk orang yang sedang ditimpa ujian semisal sakit memang sebuah tindakan yang baik. Dikatakan sebagai tindakan yang baik lantaran akan memberikan berbagai manfaat. Berikut ini manfat menjenguk saudara seiman yang perlu umat islam ketahui.

Meringankan penderitaan si sakit

Manfaat pertama yang akan didapatkan jika menjenguk orang sakit berdasarkan kajian islam yakni akan meringankan beban si sakit. Seseorang yang sedang mendapatkan cobaan berupa sakit biasanya akan merasa senang jika dijenguk oleh orang lain. Aspek inilah yang membuat penderitaan si sakit menjadi berkurang. Hal tersebut dapat terjadi karena si sakit merasa dapat perhatian dari saudara seiman. Oleh sebab itulah, maka agama islam menganjurkan umatnya untuk menjenguk orang sakit.

Memperat perasudaraan

Selain meringakan penderitaan si sakit, menurut kajian islam tindakan menjenguk orang yang mengalami cobaan sakit juga mampu mempererat tali persaudaraan. Seseorang yang sedang sakit biasa akan merasa senang jika dijenguk. Ia akan mengingat siapa saja saudaranya yang menjenguk dikala susah. Dengan demikian, maka secara tidak langsung tali persaudaraan menjadi lebih kuat.

[1] Q.S. Al-Hijr ayat 45

[2] H.R. Muslim nomor 2568 a (shahih)

[3] H.R. Muslim nomor 2568 b (shahih)

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!