Ingatkan Orang Lain Patuhi Protokol Kesehatan? Ini Adab Menegur Menurut Islam!

0
32
Ingatkan Orang Lain Patuhi Protokol Kesehatan dan Begini Cara Menegur

Ingatkan orang lain – Di masa pandemi saat ini, protokol kesehatan sangat penting untuk dilakukan. Wabah virus corona yang semakin meningkat dan juga angka korban yang semakin tinggi. Ini membuat kita harus sadar pentingnya menjaga kesehatan. Apalagi pemerintah sudah menghimbau untuk masyarakat jalankan protokol kesehatan. Tujuannya tentu saja agar wabah ini cepat berlalu. Sayangnya, banyak orang yang masih tidak sadar bahwa pentingnya menjaga kesehatan dengan mematuhi aturan yang ada saat ini.

Ingatkan Orang Lain Dengan Cara Yang Baik

Wabah yang tidak kunjung selesai membuat banyak orang kesulitan. Baik dalam hal ekonomi, atau sekedar melakukan kegiatan yang seharusnya. Banyak kantor, mall dan pusat keramaian lainnya yang ditutup. Sementara bagi sebagian besar orang, ini merupakan ladang penghasilan. Itu sebabnya, kita perlu saling mengingatkan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan ketika keluar rumah. Hanya saja, ada saja oknum tertentu yang menolak untuk mematuhi protokol yang ada. Lalu bagaimana cara mengingatkan orang lain?

Ingatkan Orang Lain Patuhi Protokol Kesehatan, Begini Adab Menegur Yang Benar Menurut Islam

Ingatkan Orang Lain Patuhi Protokol Kesehatan dan Begini Cara Menegur

Ingatkan orang lain untuk patuhi protokol kesehatan tentu saja dibutuhkan di masa pandemi seperti ini. Tujuannya agar orang semakin sadar untuk membantu meredakan wabah yang sedang terjadi saat ini. Dalam islam, mengingatkan atau menasehati sangatlah dianjurkan. Apalagi selama itu dalam konteks untuk sesuatu yang baik.

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.

Meskipun dalam islam menganjurkan untuk saling menasehati atau saling menegur dalam kebaikan. Namun bukan berarti kita bisa sembarangan menegur orang lain ya sobat Cahaya Islam. Untuk memberikan teguran atau nasehati juga perlu adab yang baik. Sehingga bisa diterima dengan baik oleh orang lain. Lalu bagaimana menegur yang benar menurut islam?

Menegur Dengan Kata-Kata Yang Baik dan Lembut

Dalam islam, kita diajarkan untuk menjaga lisan dan mengucapkan perkataan yang baik. Begitupun ketika menegur atau menasehati orang lain. Alangkah lebih baik jika menggunakan kata-kata yang baik dan lembut. Jangan sampai lisan kita membuat orang lain tersinggung. Anjuran ini tercermin dalam kisah Nabi Musa dan Nabi Harun yang Allah perintahkan untuk memberikan nasehat kepada Fir’aun dengan kata-kata lembut. Dan dituangkan dalam ayat berikut,

فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ

maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut”.

Menegur Tanpa Mempermalukan Atau Lakukan Secara Rahasia

Ingatkan Orang Lain Tanpa Mempermalukan

Adab menegur yang sesuai syariat islam adalah tidak mempermalukan orang lain. Kita sebagai seorang muslim dianjurkan untuk saling mengingatkan dan menasehati. Namun memberikan nasehat akan lebih baik jika dilakukan secara rahasia. Sehingga tidak mempermalukan orang yang dinasehati karena tidak dilakukan didepan umum.

Menegur Jangan Memaksa Untuk Diterima

Dalam hubungan tali persaudaraan, menasehati dan mengingatkan adalah kewajiban kita kepada sesama muslim. Sehingga tidak ada salahnya menegur untuk kebaikan. Hanya saja, jangan sampai menegur orang lain dengan cara memaksa. Ini bisa menjadikan kita orang yang zalim.

Ingatkan orang lain – dalam kebaikan tentu saja dianjurkan dalam agama islam. Namun menegur atau menasehati haruslah dengan adab yang benar. Jangan sampai justru menimbulkan perselisihan atau bahkan permusuhan. Jadi sobat Cahaya Islam, mari saling mengingatkan dalam hal kebaikan. Namun selalu ingat bahwa seorang muslim harus bersikap sesuai dengan syariat yang ada.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Ali ‘Imran Ayat 110

(2) – Surat Ta Ha Ayat 44

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!