Arbi Sanit Wafat, Tinggalkan Karya Tulis Abadi, Simak Hukumnya Dalam Islam

0
60
Arbi Sanit

Arbi Sanit – Guru Besar Fisip Universitas Indonesia, Arbi Sanit di kabarkan wafat di RSCM Jakarta pada Kamis 25 Maret 2021. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 81 tahun.

Arbi terkenal sebagai pengamat politik Indonesia. Ia lahir di Painan, Sumatera Barat pada 4 Juni 1939.

Ia merupakan alumnus FISIP UI pada tahun 1968. Kemudian melanjutkan program non gelar sistem politik di Universitas Wisconsin Amerika Serikat.

Arbi juga mencetak sejumlah buku, salah satu buku yang terkenal ialah Sistem Politik Indonesia yang di terbitkan pada tahun 1981. Kemudian buku Perwakilan Politik di Indonesia pada tahun 1985, dan masih banyak lagi.

Sobat Cahaya Isam, kematian merupakan pindahnya roh dari jasad. Sehingga kematian bukanlah berakhirnya kehidupan. Hanya amalanlah yang menjadi teman dalam kuburnya.

Arbi Sanit Tinggalkan Karya Tulisnya yang Melegenda, Simak Hukum Menjadi Penulis dalam Islam

Peradaban silih berganti, Islam meninggalkan peradaban yang besar salah satunya dengan karya tulisan. Karya para ulama tersusun dalam sebuah kitab/buku.

Buku merupakan salah satu peninggalan peradaban Islam hingga saat ini. Mulai dari tulisan ulama, ilmuan hingga penulis sastra.

Dalam Islam sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang akan meninggalkan pahala yang besar, bahkan ketika ia sudah mati. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat kepada orang lain.

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Pena sebagai alat yang di gunakan untuk menulis telah digunakan oleh Allah Subhanahu wa Ta`ala untuk bersumpah di dalam al-Qur’an. Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman:

نٓ ۚ وَٱلْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ

“Demi pena dan apa yang dituliskannya.” [QS. Nun : 1].

Manfaat Menulis Dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, Al Qur’an menunjukan tingginya anjuran untuk menulis tanpa mengenyampingkan pentingnya membaca pada saat yang sama. Berikut ini adalah 5 manfaat menulis berdasarkan Al Quran:

1. Salah Satu Jalan Dakwah

Menyampaikan ajaran Islam melalui tulisan bisa melintasi tempat dan zaman. Sampat saat ini kita mempelajari hadist-hadist sahih yang telah Imam al-Bukhari dan Imam Muslim seleksi, karena mereka menulis kitab dan hadist.

Arbi Sanit

2. Melestarikan Ilmu Pengetahuan

Manusia adalah mahluk yang pelupa, maka salah satu cara untuk mencegah hilangnya ilmu adalah menulis. Proses belajar akan selesai ketika kita mati, sedangkan dengan menuliskannya menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

3. Salah Satu Penyebab Masuk Surga

Menulis bisa jadi salah satu penyebab mendapat derajat yang tinggi di akhirat. Tentu saja menulis hal-hal yang bermanfaat bagi manusia.

4. Mendalami Suatu Ilmu

Abdullah Renreng mengatakan, dengan menulis kita bisa mendalami suatu ilmu, meski pemahaman menulisnya masih sangat rendah. Hal ini tercantum dalam Surat Al-Alaq ayat 5 :

عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

“Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Arbi Sanit

Demikianlah manfaat menulis dalam Islam. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Arbi Sanit, beliau merupakan salah satu penulis buku ternama di Indonesia. Semoga karya-karyanya menjadi manfaat bagi manusia, dan menjadi amalan yang tidak terputus baginya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY