Seperti Pada Film Sri Asih, Inilah 5 Tokoh Pahlawan Wanita Dalam Dunia Islam

0
39
Film Sri Asih

Film Sri Asih – Sobat Cahaya Islam yang menyukai komik tempo dulu pasti mengenal salah satu komik karya R.A Kosasih berjudul Sri Asih. Komik ini diterbitkan pada tahun 1954 oleh Penerbit Melodie Bandung. Pada tahun 2022 akhirnya film Sri Asih berhasil direalisasikan.

Sinopsis dan Pemain Film Sri Asih

Film ini disutradarai oleh Upi dan merupakan film laga aksi kedua yang diproduksi oleh Bumilangit Cinematic Universe setelah fil Gundala di tahun 2019. Untuk memperingati Hari Pahlawan, film ini serentak ditayangkan pada tanggal 12 November 2022 lalu.

Pemeran utama dalam film ini sendiri yaitu Pevita Pearce yang memerankan karakter Alana atau Sri Asih. Pevita sempat terpapar virus Covid-19 pada saat film mulai diproduksi. Ini merupakan kali pertama Pevita Pearce menjajal dunia film laga sebagai bintang utama.

Film Sri Asih mengisahkan seorang wanita muda bernama Alana yang menemukan dirinya sangat sulit meredam amarah. Ia sendiri tidak mengerti kenapa hal tersebut terjadi dan ia selalu berusaha melawan emosinya. Hingga di usia dewasa ia menyadari siapa dirinya sebenarnya.

5 Tokoh Pahlawan Wanita Yang Sangat Terkenal Dalam Dunia Islam

Tokoh pahlawan wanita tidak hanya ada dalam dunia fiksi. Indonesia mencatat banyak nama wanita tangguh yang menjadi pejuang pembela kemerdekaan. Contohnya Cut Nyak Dien, R.A Kartini, Dewi Sartika dan masih banyak lagi.

Sobat Cahaya Islam, di zaman Rasulullah pun ada banyak tokoh pejuang wanita yang namanya terkenal hingga saat ini, walaupun salah satunya tidak hidup pada zaman Rasulullah Muhammad SAW namun namanya tetap terpateri di dalam benak kaum Muslim seluruh dunia.

Mari kita simak dalam ulasan dibawah ini.

1. Khadijah binti Khuwailid

Umat Islam tentu mengenal istri dari Rasulullah Muhammad SAW ini. Beliau adalah orang pertama yang beriman kepada Allah dan memeluk agama Islam. Terlahir dengan nama lengkap Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abd Al-‘Uzza, beliau lahir di zaman jahiliyah.

Film Sri Asih

Rasulullah sangat memuja dan menyanjung Khadijah, hingga Aisyah RA pernah berkata,

“Tidaklah aku cemburu kepada salah seorang dari isteri-isteri Nabi SAW sebagaimana kecemburuanku terhadap Khadijah. Padahal aku belum pernah melihatnya. Akan tetapi, ini karena beliau sering sekali menyebut-nyebutnya (memuji dan menyanjungnya). Beliau pernah menyembelih kambing, memotong-motong daging kambing tersebut, lantas beliau kirimkan daging kambing itu kepada teman-teman Khadijah. Suatu ketika aku pernah berkata kepada beliau, ‘Seperti tidak ada wanita selain Khadijah di dunia ini.’ Maka beliau menjawab, ‘Khadijah itu begini dan begini dan dari dialah aku mempunyai anak.” (HR Bukhori dan Muslim – Hadis No. 1577).

Sebelum menikah dengan Baginda Rasul, beliau adalah seorang wanita yang kaya raya dengan harta berlimpah. Kekayaan tersebut beliau gunakan untuk membantu dakwah Baginda Rasul  dan beliau dikenal sebagai pemimpin wanita kaum Quraisy.

2. Hafshah binti Umar

Wanita pejuang Islam berikutnya adalah putri dari salah seorang pemimpin terbaik yaitu Umar bin Khattab. Beliau adalah Hafshah binti Umar bin Khattab yang lahir di Makkah. Sebagai putri dari pemimpin yang sangat besar, beliau memiliki kecerdasan luar biasa.

Hafshah binti Umar bin Khattab menggunakan kecerdasannya untuk mengumpulkan tulisna asli Al-Qur’an yang terkumpul dalam bentuk suhuf. Beliau mengemban tugas mulia untuk memelihara  Al-Qu’ran sehingga mendapat gelar “Penjaga Al;Qur’an”.

3. Asiyah

Wanita mulia bernama Asiyah binti Muzahim ini adalah istri seorang penguasa kejam yang sangat terkenal yaitu Fir’aun. Beliau merupakan wanita yang dengan berani menolak keTuhan-an Fir’aun dan menyelamatkan seorang bayi yang kelak menjadi Nabi, yaitu Nabi Musa A.S.

Film Sri Asih

Mengenai keteguhan Asiyah, Allah berfirman,

وَضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوا امْرَاَتَ فِرْعَوْنَۘ اِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِيْ عِنْدَكَ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ وَنَجِّنِيْ مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهٖ وَنَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَۙ

“Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir‘aun, ketika dia berkata, “Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir‘aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim,” (QS At-Tahrim : 11)

4. Ummu Kultsum binti Uqbah

Wanita berhati lembut ini adalah putri seorang pemuka Quraisy yang kejam yaitu uqbah bin Muayyad. Namun kelembutan hatinya membuatnya tidak tahan melihat penderitaan kaum Muslimin saat itu.

Ummu Kultsum memeluk Islam di Mekkah dan mengikuti umat Islam melakukan hijrah ke Madinah. Akibatnya, Ummu Kultsum harus menghadapi kemarahan sang ayah dan harus berhadapan dengan dua saudaranya yaitu Walid dan Imarah.

5. Nusaibah binti Kaab

Wanita tangguh ini sangat dikenal karena keberaniannya ikut bertempur di berbagai medan perang. Nusaibah binti Kaab adalah wanita dari suku Banu Najjar di Madinah. Beliau tanpa takut ikut berperang bersama Rasulullah.

Film Sri Asih

Beliau terlibat dalam beberapa peperangan seperti Perang Uhud, Perang Hunayn, Perang Yamamah dan Perjanjian Hudaibiyah. Bahkan dalam perang Uhud, beliau menjadi tameng bagi Rasulullah yang bertuga suntuk mengawal dan mengawal kemanapun Rasul pergi.

Untuk mengenang kedudukan Nusaibah binti Kaab, Allah berfirman,

اِنَّ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمٰتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ وَالْقٰنِتِيْنَ وَالْقٰنِتٰتِ وَالصّٰدِقِيْنَ وَالصّٰدِقٰتِ وَالصّٰبِرِيْنَ وَالصّٰبِرٰتِ وَالْخٰشِعِيْنَ وَالْخٰشِعٰتِ وَالْمُتَصَدِّقِيْنَ وَالْمُتَصَدِّقٰتِ وَالصَّاۤىِٕمِيْنَ وَالصّٰۤىِٕمٰتِ وَالْحٰفِظِيْنَ فُرُوْجَهُمْ وَالْحٰفِظٰتِ وَالذّٰكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّالذّٰكِرٰتِ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا

“Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS Al-Ahzab : 35)

Sobat Cahaya Islam, kehadiran film Sri Asih kembali membuka wawasan kita tentang kehadiran wanita-wanita tangguh yang memiliki peran luar biasa di masa perjuangan Rasulullah Muhammad SAW. Semoga perjuangannya turut menjadi inspirasi untuk wanita di masa kini.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY