Pesan Moral Film Gita Cinta dari SMA, Jodoh Tak Akan Ke Mana

0
1164
Film Gita Cinta dari SMA

Film Gita Cinta dari SMA – Baru-baru ini film Gita Cinta dari SMA berhasil menggemparkan dunia perfilman, terutama untuk kalangan anak muda. Sebelum tayangnya film ini pun sudah menjadi tranding topik beberapa kali di media sosial. Namun, adakah pesan moral film Gita Cinta dari SMA?

Kisah remaja yang cukup klasik ini membuat bayak anak muda menggemarinya. Terjalinnya kisah cinta yang romantis antara Galih dan Ratna membuat cerita ini sempat menjadi kisah cinta terbaik sepanjang masa.

Hal ini dikarenakan serial ini adalah serial remake dari film sebelumnya. Film dengan judul yang sama yang sudah tayang lebih dulu pada tahun 1979.  

Pesan Moral Film Gita Cinta dari SMA

Di balik kisah cinta remaja yang ada di film ini, ternyata tersirat pula sebuah pesan yang sangat tepat sasaran. Pesan yang dikhususkan untuk anak muda saat ini.

Memberikan pesan lewat sebuah cerita membuat banyak orang tak sadar akan pesan yang sebenarnya tersirat dalam kisah cinta ini. Kita semua dapat mengambil beberapa pelajaran dari cerita ini.

1.     Jodoh Tak Akan Ke Mana

Allah sudah menerangkan kalau jodoh, maut, dan rezeki sudah diatur oleh-Nya. Kita sebagai manusia tidak bisa memaksakan dan menebak-nebak tiga hal tersebut. Semua itu adalah rahasia Allah yang sudah pasti terbaik untuk kita semua.

Film Gita Cinta dari SMA

Perjuangan kisah cinta Galih dan Ratna tidaklah main-main, mereka harus berjuang di balik ayah Ratna yang tidak mengizinkan hubungan mereka.

Menjalin hubungan secara sembunyi-sembunyi terus mereka lakukan sebagai bentuk cinta di antara mereka. Perjuangan itu juga terjadi atas bantuan dari beberapa orang yang mendukung hubungan cinta mereka.

Namun, pada akhirnya mereka tetaplah bersatu. Dari kisah sederhana ini kita bisa ambil pelajaran bahwa kita tidak perlu khawatir akan jodoh kita di masa depan nanti. Siapa pun dia, yang pasti dia adalah yang terbaik menurut Allah. Inilah yang menjadi salah satu pesan moral film Gita Cinta dari SMA

Jika kita sedang putus cinta dengan kekasih kita, tidak perlu khawatir dan memaksakan diri untuk kembali bersama. Jika memang dia jodoh kita, bagaimanapun keadaanya kita akan kembali bersatu.

Namun, jika dia bukanlah yang terbaik untuk kita, maka Allah akan gantikan dengan yang lebih baik.

Allah sudah menjanjikan kehidupan yang terbaik untuk umat-Nya. Maka kita tidak perlu khawatir, kita hanya perlu berusaha dan berdoa kepadanya. Sisanya biarkan berjalan sesuai dengan rencana-Nya.

Jodoh tidak akan ke mana, apalagi sampai tertukar. Kita semua sudah diciptakan berpasang-pasangan, tinggal menunggu waktu agar kita dipertemukan dengan jodoh yang sudah ditentukan sejak kita lahir dulu.

Jodoh tidak akan ke mana, apalagi sampai tertukar. Allah sudah menjelaskan dalam Al-Quran:

لْخَبِيْثٰتُ لِلْخَبِيْثِيْنَ وَالْخَبِيْثُوْنَ لِلْخَبِيْثٰتِۚ وَالطَّيِّبٰتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَالطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبٰتِۚ اُولٰۤىِٕكَ مُبَرَّءُوْنَ مِمَّا يَقُوْلُوْنَۗ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ

“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga).” (QS. An-Nur:26)

2.     Kesederhanaan

Melihat kehidupan Galih dalam cerita ini yang menyatakan bahwa Galih adalah pemuda yang hidup dengan kesederhanaan. Namun, kesederhanaan itu tidak membuatnya berhenti untuk mengejar cinta dan mimpinya.

Film Gita Cinta dari SMA

Galih menjadi anak yang berprestasi di tengah keadaan ekonomi keluarganya yang sederhana. Hal ini menggambarkan bahwa kesederhaan bukanlah penghalang untuk kita menjadi orang yang sukses dalam berbagai hal. Justru kita bisa memulai kesuksesan kita sendiri dengan tekad yang kuat dalam diri kita sendiri.

Allah menjelaskan tentang kesederhaan dalam Surah Al-Furqan ayat 67.

وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا

“Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar.” (QS. Al- Furqan:67)

Banyak yang berharap adanya pesan moral film Gita Cinta dari SMA ini bisa tersampaikan kepada anak muda zaman sekarang. Agar mereka pun bisa menerapkannya dalam kehidupan mereka.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY