Hujan Meteor, Pentingnya Mensyukuri Nikmat Allah

0
517
Hujan Meteor

Hujan Meteor – Fenomena Hujan Meteor Bootid merupakan suatu fenomena yang patut disyukuri. Fenomena ini terjadi pada tanggal 27 Juni 2022 kemarin. Banyak netizen yang menganggap bahwa pemandangannya sangat indah dan menakjubkan di langit.

Sobat Cahaya Islam, esksisteni hujan meteor yang terjadi dalam periode waktu tertentu, merupakan suatu fenomena bahwa Allah Maha Kuasa atas segala alam semesta.

Adanya Hujan Meteor Menjadi Refleksi Bagi Umat untuk Bersyukur

Fenomena hujan meteor merupakan suatu tanda bukti kekuasaan Allah. Di balik keindahannya, ternyata ada rasa syukur yang harus diwujudkan.

Mengapa umat harus bersyukur? Sebab segala sesuatunya sudah dipersiapkan oleh Allah Ta’ala. Manusia tinggal menikmati dan menjaga pemberian Allah Ta’ala. Rasa syukur yang meningkat dalam diri merupakan suatu proses untuk menumbuhkan keimanan.

Di kehidupan yang serba bebas seperti sekarang, ada banyak masyarakat yang mulai menjauh dari Allah Ta’ala. Alih – alih meningkatkan keimanan, malah mereka berusaha untuk menjadikan agama sebagai bahan olokan.

Belum lagi ada yang gadaikan agama. Tentu saja hal ini bukan manifestasi dari rasa syukur yang sebenarnya.

Padahal bersyukur merupakan salah satu ciri dari umat yang meningkatkan keimanan. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Baqarah ayat 41 :

وَاٰمِنُوْا بِمَآ اَنْزَلْتُ مُصَدِّقًا لِّمَا مَعَكُمْ وَلَا تَكُوْنُوْٓا اَوَّلَ كَافِرٍۢ بِهٖ ۖ وَلَا تَشْتَرُوْا بِاٰيٰتِيْ ثَمَنًا قَلِيْلًا ۖوَّاِيَّايَ فَاتَّقُوْنِ

Artinya : Dan berimanlah kamu kepada apa (Al-Qur’an) yang telah Aku turunkan yang membenarkan apa (Taurat) yang ada pada kamu, dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya. Janganlah kamu jual ayat-ayat-Ku dengan harga murah, dan bertakwalah hanya kepada-Ku.

Tips Meningkatkan rasa Syukur

Rasa syukur bukanlah suatu hal yang mudah, sebab itu manusia harus lebih sering meningkatkannya. Baik dengan dorongan dari dalam diri sendiri maupun keluarga dan orang sekitar. Adapun beberapa cara yang bisa diupayakan yakni :

1.     Melihat Kondisi Di Bawah Kita

Agar diri bisa senantiasa bersyukur, maka seringlah melihat kondisi orang – orang yang berada di bawah kita. Orang – orang tersebut tentu merupakan mereka yang lebih membutuhkan.

Bantuan yang bisa anda berikan bukan hanya dari segi tambahan finansial saja, namun juga berupa tambahan motivasi atau dukungan moral. Apalagi jika orang – orang tersebut ternyata bagian dari keluarga kalian, maka ajak dan bantulah mereka.

2.     Menyaksikan Musibah

Hujan Meteor

Selain membantu orang – orang yang kondisinya berada di kategori low, maka anda juga dapat meningkatkan rasa syukur dengan melihat langsung fenomena musibah yang sering terjadi baik di negeri maupun wilayah lain.

Bukan hanya menyaksikan saja, namun juga meresapinya dalam hati bahwa Allah masih menjaga anda dan keluarga dari musibah yang sering terjadi.

Musibah yang terjadi bisa saja merupakan teguran dari kaum yang tak mampu bersyukur. Maka dari itu, umat yang menyaksikannya harus banyak mengambil pelajaran sebelum mereka sendiri mendapati hal tersebut pada dirinya.

3.     Membantu Sesama

Selain itu, anda juga bisa mengusahakan untuk banyak membantu sesama. Bantuan ini bukan hanya seperti bantuan finansial saja, namun juga bantuan dukungan moral.

Rasa syukur dalam diri akan semakin meningkat manakala anda melihat diri anda dalam keadaan lebih baik dari orang sekitar.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Baqarah ayat 195 yakni :

وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَاَحْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

Artinya : Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuatbaiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Nah sobat Cahaya Islam, demikian ulasan mengenai hujan meteor. Semoga fenomena ini tidak sekedar menjadi pemandangan yang menakjubkan saja, namun juga mampu meningkatkan keimanan dalam diri.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY