Bacaan Doa untuk Orang Meninggal, Ternyata Bukan Surat Yasin?

0
597
doa untuk orang meninggal

Doa untuk Orang Meninggal – Mendapati seseorang meninggal dunia tentu hal yang menyedihkan dan menyakitkan. Orang yang tengah merasakan hal tersebut biasanya akan membacakan doa untuk orang meninggal.

Doa tersebut diharapkan bisa membawa keberkahan kepada orang yang sudah meninggal dunia. Selain itu, besar harapan kesedihan bisa berkurang dengan memanjatkan doa.

Mengetahui Bacaan Doa untuk Orang Meninggal Dunia

Terdapat anjuran bagi kaum muslim untuk bertakziah saat ada orang yang meninggal dunia. Takziah sendiri merupakan sunnah dari Nabi Muhammad SAW.

Menurut pandangan islam, takziah berarti menghibur, berbela sungkawa, dan menyampaikan rasa dukacita. Selain itu, takziah juga bertujuan untuk menyabarkan pihak keluarga orang yang meninggal dunia.

Dalam kitab al Adzkar an Nawawiyah, Imam An Nawawi menjelaskan bahwa takziyah merupakan tashbir. Maksudnya, takziyah adalah mengajak bersabar serta menghibur keluarga yang sedang berduka karena kematian.

Saat takziah, terdapat juga anjuran membacakan doa untuk orang meninggal dunia dan untuk keluarga yang sedang berduka.

Bacaan Yasin untuk Orang yang Meninggal Dunia

Sobat Cahaya Islam, kerap kali orang menganggap bacaan doa untuk orang meninggal adalah surat Yaasiin. Terdapat hadist yang menyebut bahwa surat Yaasiin bisa dibaca saat orang sakaratul maut atau berziarah.

Bahkan tidak sedikit kaum muslim yang menganggap bacaan Yaasiin untuk orang meninggal hukumnya Sunnah. Padahal hadist-hadist yang menganjurkan hal tersebut lemah.

Ada pula hadits tentang membaca Yaasiin untuk orang meninggal dunianya merupakan hadist palsu. Hadist seperti itu jangan sampai dijadikan hujjah.

Sebab orang yang melakukannya berarti sudah melakukan bid’ah. Bahkan orang yang berbuat demikian sudah menyalahi sunnah Nabi Muhammad SAW.

Pasalnya Nabi Muhammad SAW sudah menerapkan apa yang harus umatnya lakukan ketika seseorang dalam keadaan sakaratul maut atau saat berziarah.

Sunnah Nabi Muhammad SAW saat Berziarah

Sobat Cahaya Islam, ada baiknya Sobat mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW ketika berziarah. Dengan begitu, Sobat terhindar dari doa untuk orang meninggal dunia yang salah dan tidak menjadi bid’ah.

Berikut ini ada beberapa sunnah Nabi Muhammad SAW ketika berziarah ke pemakaman kaum muslim:

1.       Mengucapkan Salam

Sunnah dari Nabi Muhammad SAW ketika berziarah yang pertama adalah mengucapkan salam. Salam tersebut berisi doa memohon Rahmat dari Allah SWT kepada almarhum dan orang yang masih hidup.

doa untuk orang meninggal

Karena itu, ada baiknya Sobat juga mengucapkan salam terlebih dahulu saat melakukan ziarah. Dengan demikian, keberkahan dari Allah SWT akan menyertai Sobat dan mendiang.

Ini sejalan dengan:

 Aisyah Radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Rasulullah apakah yang harus aku ucapkan kepada mereka (kaum Muslimin, bila aku menziarahi mereka)?” Beliau menjawab: “Katakanlah:

السَّلاَمُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِيْنَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَلاَحِقُوْنَ.

‘Semoga dicurahkan kesejahteraan atas kalian wahai ahli kubur dari kaum Mukminin dan Muslimin. Dan mudah-mudahan Allah memberikan rahmat kepada orang yang telah mendahului kami dan kepada orang yang masih hidup dari antara kami dan insya Allah kami akan menyusul kalian.’” (Hadits shahih riwayat Ahmad (VI/221), Muslim (no. 974) dan an-Nasa-i (IV/93), dan lafazh ini milik Muslim).

2.       Mendoakan dan Memohon Ampunan

Sunnah berikutnya yaitu dengan membacakan doa untuk almarhum atau almarhumah. Hal ini tertuang dalam dalil:

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَخْرُجُ إِلَى الْبَقِيْعِ فَيَدْعُوْ لَهُمْ فَسَأَلَتْهُ عَائِشَةُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ: إِنِّيْ أُمِرْتُ أَنْ أَدْعُوَ لَهُمْ.

‘Aisyah berkata: “Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah keluar ke Baqi’ (tempat pemakaman kaum Muslimin), lalu beliau mendo’akan mereka.” Kemudian ‘Aisyah bertanya tentang hal itu, beliau menjawab: “Sesungguhnya aku diperintah untuk mendo’akan mereka.” [Hadits SHAHIH riwayat Ahmad (VI/252).]

Ada beberapa doa yang bisa Sobat bacakan, salah satunya yaitu:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِههِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ

Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik dari isterinya. Dan jagalah ia dari fitnah kubur dan azab neraka.” (HR Muslim no 963) 

3.       Tidak Membaca Al Quran

Ada baiknya Sobat tidak membaca Al Quran ketika berada di pemakaman atau tengah berziarah. Membaca Al Quran di pemakaman sama seperti menyalahi sunnah Nabi Muhammad SAW.

doa untuk orang meninggal

Pasalnya Nabi Muhammad tidak mengajarkan membaca Al Fatihah, Al Ikhlas, ataupun Yaasiin ketika ziarah kubur. Terlebih, Rasulullah menyuruh umatnya membaca Al Quran di rumah seperti dalam hadits:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لاَ تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ، إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِيْ تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ .رواه مسلم رقم : (780) وأحمد والتّرميذي وصححه

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan, karena sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibaca di dalamnya surat al-Baqarah.” [Hadits riwayat Muslim (no. 780), Ahmad (II/284, 337, 387, 388) dan at-Tirmidzi (no. 2877) serta ia menshahihkannya.]

Sobat Cahaya Islam, itulah sunnah bacaan doa untuk orang meninggal maupun ketika berziarah. Ada baiknya Sobat mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW agar terhindar dari ibadah yang salah. Wallahu’alam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY