Aplikasi Snack Video Diidolakan? Inilah Pandangan dalam Islam

0
56
aplikasi Snack video

Aplikasi Snack Video – Di momen pandemi, beragam aplikasi mulai bermunculan dan digandrungi seperti aplikasi Snack Video. Performa Snack Video hampir mirip seperti Tik Tok. Tampaknya kedua aplikasi ini sama – sama bersaing untuk merebut hati para generasi melalui berbagai bonus dan fitur yang ditawarkan.

Sobat Cahaya Islam, maraknya penggunaan aplikasi Snack Video di tengah kehidupan generasi masa depan perlu dikontrol. Sebab jika tak diawasi, ditakutkan generasi akan terjerumus pada hal – hal yang negatif karena berbagai informasi bermunculan tanpa filter di aplikasi tersebut. Sehingga bila benteng pertahanan generasi kuat, maka aplikasi ini hanya akan sekedar menjadi hiburan semata.

Bagaimana Umat Menyikapi Generasi Pengguna Aplikasi Snack Video?

aplikasi Snack video

Sobat Cahaya Islam, kemunculan teknologi harus dianggap sebagai bentuk kemajuan intelektual manusia. Walaupun demikian, eksistensi mereka tentunya tidak boleh sampai menguasai pemikiran umat. Bagaimana maksudnya?

Jika teknologi menguasai pemikiran umat, maka umat tak lagi memfokuskan kegunaan teknologi untuk Islam dan terperdaya serta terlena dengan performanya untuk menghibur diri saja. Bahkan bisa jadi acuh terhadap permasalahan umat.

Memang tak salah menggunakan teknologi untuk menghibur diri, tapi bukan sebagai orientasi utama. Fenomena yang terjadi sekarang, teknologi lebih sering digunakan untuk mengeksplotasi diri bahkan secara gila – gilaan.

Ada yang sampai lepas hijab, bahkan berkata kotor hanya demi meraup keuntungan lewat teknologi. Selain itu, ada juga yang menggunakan aplikasi seperti snack video atau tik tok untuk memecah belah umat Islam. Sungguh umat akan merugi. Padahal, teknologi bisa digunakan sebagai wasilah untuk dakwah Islam agar opini semakin berkembang dan dipahami oleh publik.

Bagaimana agar Aplikasi Snack Video Bisa Digunakan Sebagai Wasilah Berdakwah?

aplikasi Snack video

Terdapat berbagai cara untuk menjadikan akun Snack Video umat sebagai wasilah dakwah. Tidak hanya difokuskan untuk ceramah saja, bahkan para generasi kekinian bisa juga menasehati dengan cara yang apik serta visualisasi yang indah.

Tentu, dakwah semacam ini akan sangat sulit dilakukan oleh para ‘alim yang sudah memasuki usia senja sebab memang tak mengetahui kemunculan teknologi tersebut. Sehingga sinergitas antara para ulama’ dan generasi untuk berkolaborasi dalam Islam dapat tersalurkan.

Dalil tentang kewajiban berdakwah itu pun disampaikan Allah dalam firmanNya yakni :

وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

“Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)” (QS. Luqman: 17).

Memang, pada awalnya tren dakwah melalui snack video maupun tik tok tidak terlalu ramai pengunjung. Sebab, memang sebuah kebaikan akan sangat sulit dijangkau. Sehinhga butuh kesabaran dan keuletan untuk menekuninya.

Maka dari itu, pola pikir yang ditanamkan sedari awal harus dibentuk yakni menyebarkan opini Islam lewat snack video. Jika tidak berniat demikian, maka diri akan langsung merasa kecewa sebab tak banyak umat yang menghampiri akun dakwahnya.

Bagaimana Dampak Negatif dari Penggunaan Snack Video?

Sobat Cahaya Islam, agar umat tak salah langkah dalam mengambil jalan saat penggunaan aplikasi, ada baiknya umat memahami dampak negatif dari penggunaan Snack Video. Salah satunya yakni terjerumus ke dalam pergaulan bebas antara pria dan wanita.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah ulasan mengenai aplikasi Snack Video dalam kacamata Islam. Tidak ada yang salah dari sebuah kehadiran teknologi. Hanya saja umat perlu mendasari penggunaan teknologi apapun dengan alasan syar’i agar tak ada kesia – siaan dalam aktivitasnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY