Tyas Mirasih Cerai, Ini Pandangan Islam Tentang Perceraian

0
705
Tyas Mirasih

Tyas Mirasih Cerai Kabar tentang Tyas Mirasih cerai ternyata memang benar adanya. Terbukti hal ini telah dibenarkan oleh humas pengadilan agama Jakarta Selatan. Dikabarkan bahwa suami dari Tyas Mirasih menggugat cerai sang istri, dengan cerai talak.

Sebelum gugatan cerai melayang, aktris cantik ini sempat mengungkapkan perasaannya atau curhatannya kepada publik melalui salah satu tv swasta. Tyas mengatakan bahwa suaminya ini terlalu membebaskan dirinya, terlalu bersikap cuek. Bahkan ketika pulang malam pun tidak suaminya tidak berbicara padanya

Padahal seharusnya sebagai suami ia harus memperhatian istrinya. Mengetahui setiap kegiatan sang istri dan mendidik istrinya dengan baik, bukan membiarkannya dengan berbagai keburukannya.

Suami yang ideal di dalam islam adalah suami yang memiliki rasa cemburu tinggi, mendidik, membimbing dan memerhatikan istrinya.

Berita Tyas Mirasih cerai ini, pasti menimbulkan berbagai persepsi di kalangan masyarakat tidak terkecuali Sobat Cahaya Islam. Lalu, bagaimana pendapat islam mengenai perceraian? Simak penjelasan di bawah ini.

Tyas Mirasih Cerai, Begini Pandangan Islam!

Pernikahan adalah sebuah ikatan yang sangat sakral dalam islam. Karena hal ini merupakan proses menyatukan dua keluarga yang tidak memiliki hubungan darah satu sama lain.

Sedangkan perceraian merupakan cara pemutusan hubungan pernikahan baik secara agama maupun negara, menggugurkan hak serta kewajiban sebagai sepasang suami istri.

Dalam islam sendiri pereceraian adalah suatu perbuatan yang Allah benci. Karena tidak dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Sebelum pereceraian biasanya ada talak, yakni pengucapan “Aku menceraikan kamu.” atau bisa juga karena sebab ucapan suami di dalam hatinya berniat menceraikan, “Pergilah engaku dari sini!”.

Hukum perceraian bisa wajib, apabila mudhoart di dalam pernikahan lebih banyak daripada manfaatnya. Seperti kisah salah satu sahabat nabi bercerita tentang istirinya yang berbuat kejahatan, rasul pun langsung menyuruhnya untuk menceraikan sang istri. Firman Allah QS.An-Nisa: 19

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَن تَرِثُوا۟ ٱلنِّسَآءَ كَرْهًا ۖ وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا۟ بِبَعْضِ مَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّآ أَن يَأْتِينَ بِفَٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ ۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَيَجْعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”

Sedangkan, apabaila perceraian tanpa di dasari alasan yang jelas bisa jadi hukumnya menjadi haram. Karena hal ini sama sekali tidak didasari masalah yang menimbulkan mudhorot dalam pernikahan, untuk menghindari perceraian adalah tetap menjaga hubungan tetap harmonis, dan berusaha mencari jalan keluar terbaik tanpa menyakiti salah satu pihak.

Dampak Perceraian

Perlu banyak hal yang dipertimbangkan saat akan melakukan perceraian. Akan ada banyak orang yang tersakiti dan menjadi korban.

1. Anak-anak menjadi korban

Tyas Mirasih

Anak yang tidak mendapatkan kasih sayang tidak lengkap cenderung lebih pemurung dan bersikap tidak percaya diri. Bisa juga berpikir bahwa dia adalah penyebab kedua orangnya berpisah.

Anak yang sudah remaja atau dewasa akan merasa kebingungan, depresi, karena harus memilih antara salah satu orang tuanya, perceraian sangat merusak psikis anak-anak.

2. Orangtua terkena dampak

Tyas Mirasih

Tidak hanya anak-anak tetapi orangtua yang telah merawat dan memembesarkan kita, pasti merasa khawatir jika perceraian terjaadi pada anaknya. Takut anaknya mengalami depresi dan trauma akibat hubangan pernikahan yang gagal ini.

Sobat Cahaya Islam, harus mampu mengantisipasi setiap masalah yang datang seperti kasus Tyas Mirasih cerai ini. Tidak perlu khwatir tidak dapat mengatasinya, Allah memberikan ujian pada tiap-tiap hambanya tanpa melebihi batas kemampuan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY