Pengaruh Maksiat Terhadap Rezeki Menurut Islam

0
466
Pengaruh Maksiat Terhadap Rezeki

Pengaruh Maksiat Terhadap Rezeki – Adakah pengaruh maksiat terhadap rezeki manusia?

Maksiat adalah salah satu perbuatan keji yang bisa mendatangkan dosa bagi pelakunya. Jika ada seseorang yang melakukan maksiat maka Allah pun akan memberinya hukuman baik saat masih di dunia maupun di akhirat nantinya.

Ada banyak hal yang akan diturunkan oleh Allah SWT kepada mereka yang dengan sengaja mengingkari perintah menaati kewajibanNya. Salah satunya balasan bagi pelaku maksiat melalui rezeki yang dicari dan diperolehnya.

Sebab, rezeki sangat erat kaitannya dengan ketakwaan seseorang. Maka jika dia tidak bertakwa dan terjun dalam lembah kemaksiatan, Allah pun akan memperingatkannya melalui upaya pencarian rezeki tersebut.

Pengaruh Maksiat Terhadap Rezeki Menurut Islam

Nah, Sobat Cahaya Islam, lantas apa saja pengaruh maksiat pada rezeki seorang hamba yang sengaja tidak taat dan memilih melakukan perbuatan keji tersebut? Demikian ulasannya.

1.      Terhambatnya Rezeki

Mencari rezeki adalah satu dari sekian banyak upaya yang dilakukan manusia demi bisa bertahan menjalani kehidupan. Ada yang dimudahkan dalam memperolehnya, ada juga yang mengalami kesulitan.

Pengaruh Maksiat Terhadap Rezeki

Masing-masing dari mereka ada yang diberikan nikmat harta lebih agar bisa membantu sesama di mana salah satunya tergolong kurang dan membutuhkan.

Lalu ada yang berusaha semaksimal mungkin namun diuji oleh Allah SWT dengan kekurangan. Yakni agar mereka senantiasa memohon kepadaNya dan selalu kuat dalam iman maupun takwa.

Kemudian ada yang memang dihambat rezekinya karena lunturnya iman di dalam diri mereka. Sehingga tidak lagi beribadah kepada Allah SWT dan justru memurkainya dengan melakukan maksiat. Naudzubillah min dzalik.

2.      Tidak Berkah dalam Rezeki yang Diperoleh

Jika ada seorang ahli maksiat namun rezekinya tidak tertahan, yakni dia memiliki banyak harta padahal tidak pernah beribadah dan takwa pada Allah SWT.

Pengaruh Maksiat Terhadap Rezeki

Maka di dalam rezeki yang diperolehnya tersebut tidak terdapat satu keberkahan apapun. Sehingga ketika dimanfaatkan untuk apa saja yang ada hanyalah sebuah kesia-siaan.

Berarti pula, tidak akan ada pahala yang mengalir apabila hartanya tersebut dipergunakan untuk hal-hal yang baik sekali pun.

3.      Ditutup Pintu Rezeki yang Lain

Ketika ahli maksiat mencari rezeki kemudian berhasil mendapatkannya. Maka Allah SWT akan menutup pintu rezeki yang lain baginya.

Selama dia tidak bertaubat dan terus tersesat dalam maksiat maka pintu itu pun tidak akan terbuka.

Sedangkan rezeki yang diperolehnya tersebut juga tidak akan lama. Sebab perlahan-lahan semua pintu rezeki yang seharusnya menjadi miliknya akan tertutup dan tidak lagi diperuntukkan kepadanya.

Nah, Sobat, bukankah pengaruh dari kemaksiatan pada rezeki seseorang ini sangatlah besar?

Sudah sepatutnya kita sadar diri dan selalu menjaga lisan, perbuatan dan batin dari segala macam bentuk maksiat. Sebab, Allah SWT mengetahui semua yang dilakukan oleh hambaNya.

Pastinya kita semua ingin mendapatkan rezeki yang halal, thayyib, serta penuh keberkahan. Agar kelak bisa menjadi pengantar kita menuju surga Allah di akhirat.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ

“Jikalau penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi.” (QS Al-A’raf : 96)

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْكِتَابِ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَأَدْخَلْنَاهُمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ (65) وَلَوْ أَنَّهُمْ أَقَامُوا التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِمْ مِنْ رَبِّهِمْ لَأَكَلُوا مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ (66)

“Dan sekiranya ahli kitab beriman dan bertakwa, tentulah kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan. Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan-nya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka.” (QS Al-Ma-idah: 65-66)

Demikian di atas merupakan ulasan mengenai apa saja pengaruh maksiat terhadap rezeki menurut syariat Islam. Semoga artikel ini bermanfaat!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY