Tips Manajemen Waktu dalam Islam

0
500
Manajemen Waktu

Manajemen Waktu – Banyak sekali yang mengatakan bahwa waktu sangat berharga bagaikan uang. Yah, itu memang benar.

Maka dari itu, kita perlu mengatur waktu sebaik mungkin agar semua bisa terlaksana sesuai dengan harapan. Namun, bagaimana cara manajemen waktu yang baik menurut Islam?

Kita tahu, bukan? Waktu yang sudah lewat tidak akan bisa kembali lagi. Meski ingin mengulangnya sekali pun, uang tidak bisa membelinya.

Dalam Islam pun, waktu disebut sebagai salah satu nikmat Allah SWT yang harus senantiasa kita syukuri. Karena dengan adanya waktu tersebut, maka artinya kehidupan masih terus berjalan.

Allah SWT menciptakan waktu agar kita sebagai hamba bisa menghargai setiap hal yang terjadi dan kita miliki selama masih menghela nafas.

Kita juga diperintahkan untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Seperti dalam menunaikan kewajiban ibadah kepada Allah Ta’ala, menjalankan ibadah yang sunnah, serta berbagai bentuk kebaikan lainnya.

Tips Manajemen Waktu dalam Islam

Nah, Sobat Cahaya Islam, agar kita bisa memaksimalkan waktu yang ada ini maka diperlukan beberapa cara yang efektif.

Di bawah ini merupakan tips manajemen waktu menurut syariat Islam.

1.      Tidak Membiasakan Menunda-nunda

Perbuatan suka menunda-nunda adalah salah satu kebiasaan yang tidak baik. Namun jika menunda pekerjaan untuk memprioritaskan waktu demi menunaikan ibadah maka hal itu sangat dianjurkan.

Perlu kita ingat, bahwa menunda sesuatu seringkali membuat kita lengah dan meremehkan kesempatan yang bisa saja berlalu. Padahal kita belum menggunakannya dengan baik.

Manajemen Waktu

Sebab setiap detik pun sangat berharga, kematian bisa datang kapan saja bahkan tanpa bisa kita prediksi kapan tepatnya.

Oleh karena itu, sebaiknya mulai sekarang jangan lagi menunda-nunda hal baik hanya karena sesuatu yang memiliki nilai faedah sedikit.

2.      Mendahulukan Kewajiban

Selanjutnya, dalam memilih perbuatan yang mana harus kita lakukan maka harus didahulukan mana yang menjadi kewajiban kita.

Dengan begitu, kita tidak akan merugi karena amalan-amalan wajib telah terpenuhi. Setelah itu, kita boleh melanjutkan melakukan hal-hal yang hukumnya sunnah atau mubah.

Manajemen Waktu

3.      Membiasakan Diri Tepat Waktu

Jika ada pekerjaan yang harus kita selesaikan, maka upayakan untuk bisa segera merampungkannya tepat waktu. Sebaiknya tidak terbiasa dengan mengulur-ulur waktu padahal mampu untuk mengerjakannya saat itu.

4.      Meninggalkan Aktivitas yang Tidak Bermanfaat

وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Artinya, 1.  Demi masa. 2.  Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, 3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al-‘Ashr. :1-3)

Seringkali kita merasa bosan dan jenuh dengan pekerjaan seharian penuh. Kemudian di hari berikutnya tiba-tiba ingin bermalas-malasan tanpa melakukan kegiatan apapun.

Lalu hasilnya, kita justru menghabiskan banyak waktu untuk bermain ponsel, menonton TV, bermain TikTok dan lain-lain yang justru kurang bermanfaat.

Padahal, Allah SWT akan memberikan segala hal berdasarkan dari usaha masing-masing setiap hamba.

Jika mereka selalu meluangkan waktunya untuk kegiatan-kegiatan yang baik, maka Allah akan mengganjarnya dengan kebaikan pula. Begitu pun sebaliknya.

Oleh sebab itu, kurangi bersantai-santai dan mulai maksimalkan waktu yanga da sekarang untuk aktivitas bermanfaat.

Demikian di atas merupakan ulasan mengenai apa saja tips manajemen waktu yang baik dalam ajaran Islam. Semoga artikel ini memberikan manfaat!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY