Penembakan di Amerika, Inilah Cara Mengatasi Konflik Sosial dari Sudut Pandang Islam!

0
137
Penembakan di Amerika

Penembakan di Amerika – Baru-baru ini media di hangatkan dengan berita internasional yang cukup mengenaskan. Pasalnya, terdapat insiden Penembakan di Amerika, tepatnya di Supermarket Colorado, Amerika Serikat. Berdasar kabar yang beredar, penembakan menewaskan 10 orang korban. Kabarnya, sang penembak berhasil di lumpuhkan dan kini berada dalam perawatan medis.

Sobat Cahaya Islam, kasus Penembakan di Amerika sebagai salah satu bentuk konlik sosial yang hendaknya di atasi. Kehidupan bermasyarakat tidak akan lepas dari suatu konflik. Namun, setiap permasalahan tentunya terdapat solusi untuk mengatasinya. Begitu pun dalam mengatasi konflik sosial yang terjadi, Islam menyuguhkan beberapa cara yang bisa di coba untuk mengatasinya.

Cara Mengatasi Konflik Sosial dari Sudut Pandang Islam

Manusia tidak bisa dipisahkan dengan suatu konflik. Melalui konflik yang terjadi, manusia dapat berkembang dan belajar menjadi jati diri yang lebih baik. namun, setiap konflik tidak lepas dari solusi untuk mengatasinya. Islam memberikan semangat untuk mengatasi konflik sosial dengan cara sebagai berikut:

1.   Tabayyun

Cara pertama yang di suguhkan dalam mengatasi konflik sosial yakni sikap tabayyun. Maksudnya yaitu senantiasa mengklarifikasi, guna mendapatkan informasi yang benar dan akurat. Hal ini di lakukan guna terhindar dari fitnah yang akan merugikan banyak orang. Pada dasarnya, konflik bisa terjadi karena adanya kesalahpahaman, dengan adanya tabayyun, maka misscomunication  pun dapat teratasi.

2.   Tahkim

Selanjutnya, lakukan tahkim yakni melakukan mediasi guna menciptakan perdamaian dua belah pihak yang berkonflik. Hal ini bisa di lakukan dengan adaya seorang mediator yang akan menjadi juru damai. Sebagaimana firman Allah SWT:

وَإِنْ خِفْتُمْ شِقَاقَ بَيْنِهِمَا فَابْعَثُوا حَكَمًا مِنْ أَهْلِهِ وَحَكَمًا مِنْ أَهْلِهَا إِنْ يُرِيدَا إِصْلَاحًا يُوَفِّقِ اللَّهُ بَيْنَهُمَا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا خَبِيرًا

Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-isteri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Qs. An-Nisa: 35)

3.   Musyawarah

Konflik yang terjadi bisa teratasi dengan melakukan musyawarah. Hal ini di lakukan bertujuan untuk memecahkan persoalan yang terjadi. Musyawarah akan menghasilkan sebuah keputusan bersama yang dapat mendamaikan dua belah pihak yang bertentangan. Hasil musyawarah hendaknya di terima dengan penuh bijak, sehingga tidak menimbulkan konflik lain.

4.   Al- ‘Afwu

Mari terapkan sikap al-afwu yakni senantiasa memaafkan sesama manusia. Ketika konflik terjadi, tidak sedikit di antara manusia yang mengedepankan ego, sehingga sulit untuk meminta maa.

Dengan menerapkan sikap al-‘afwu di harapkan konflik bisa di pecahkan dengan saling memaafkan satu sama lain. Hal ini akan menciptkan perdamaian sesama manusia.

5.   Al- Ishlah

Cara lainnya yakni dengan menerapkan al-ishlah sebuah perdamaian yang di tekadkan dalam hati. Ketika sikap saling memaafkan dapat di lakukan, maka upaya perdamaian pun harus di tegakkan. Sebuah perdamaian yang terjalin antara dua belah pihak tentunya akan mendatangkan ketenteraman dalam kehidupan manusia.

Demikianlah Sobat Cahaya Islam, ulasan singkat terkait cara mengatasi konflik sosial yang kerap menyelimuti setiap manusia. Baik konflik kecil maupun konflik yang cakupannya besar seperti halnya Penembakan di Amerika hendaknya bisa diatasi dengan langkah-langkah yang berujung pada perdamaian. Mari senantiasa memperkuat tali persaudaraan, guna terhindar dari ragam konflik yang memecahkan umat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY