Kaburnya Rachel Vennya, Pertahanan Hukum Melemah?

0
435
Rachel Vennya

Rachel Vennya – Siapa sih yang tak kenal dengan Rachel Vennya? Salah satu selebgram serta entrepeneur muda yang sukses membawa bisnis ngikan jadi mentereng di negeri Indonesia bahkan sampai mancanegara.

Baru – baru ini, ia terseret kasus yang menyebabkan skandal hukum di Indonesia jadi terbuka. Dugaannya, ia telah kabur dari karantina selepas berlenggang di luar negeri bersama rekan yang mewakili Erigo di NYFC.

Sobat Cahaya Islam, kaburnya dari Rachel Vennya nyatanya menjadi bahan netizen untuk melakukan serangan terhadap mama muda tersebut.

Bagaimana Umat Merespon Kasus Rachel?

Sobat Cahaya Islam, sebagai kaum muslimin umat haruslah tegas. Sebisa mungkin untuk senantiasa bersikap obyektif atas berbagai kesalahan yang diperbuat sesama umat lainnya, Terlebih lagi bila yang melakukan kesalahan adalah seorang publik figur.

Kendati publik figur adalah manusia, tetaplah mereka harus berusaha untuk tampil prima dengan segala teladan yang ada. Hakikat menjadi superstar memang demikian bukan?

Kaburnya salah seorang publik figur tentu bukanlah kali pertama terjadi di negeri. Jangankan kabur dari karantina, seorang koruptor saja bisa melarikan diri kabur ke luar negeri tanpa ada pengawalan.

Rachel Vennya

Maka dari itu, sudah sepatutnya umat senantiasa mendorong dan mendukung program agar sang selebgram tersebut mendapat hukuman yang setimpal.

Adapun alasan bermotif sangat rindu dengan anak – anak tentulah tak bisa menjadi landasan hukum harus hilang bukan?

Alasan bisa umat terima. Namun, hukum haruslah tetap berlanjut. Hal tersebut supaya menjadi pelajaran bagi banyak masyarakat khususnya yang memiliki akses berupa harta berlimpah.

Mereka tak boleh seenaknya saja membanggakan kekayaan dengan asal melakukan pelanggaran tanpa terkena hukuman bukan?

Tips untuk Negeri agar Pertahanan Semakin Kuat

1.    Tidak Mengikuti Pesanan

Sobat Cahaya Islam, salah satu hal yang harus umat sampaikan pada negeri agar hankam nya secure yakni tidak membiarkan negeri mengikuti pesanan dalam hal kebijakan. Negeri haruslah mampu untuk mengkaji serta menganalisis masalah serta solusi yang akan diberikan bagi rakyat.

Sehingga, para pemangku jabatan akan merealisasikan kualitas kerja mereka, bukan sekedar duduk menerima usulan.

2.    Bervisi Mensejahterahkan Umat

Selain itu, para pemimpin negeri harus senantiasa menancapkan pemahaman bahwa visi mereka adalah demi kesejahteraan seluruh umat, bukan umat tertentu apalagi hanya untuk orang kaya yang jumlahnya cuma segelintir.

3.    Merdeka dari Intervensi

Hal paling utama dalam negeri yakni bebas intervensi. Negeri akan menjadi kacau balau, bila gerbang intervensi terbuka lebar. Padahal, kondisi tersebut menyebutkan negeri tak bisa berdikari bahkan bersifat dependant.

Rachel Vennya

Jika negeri hanya menggantungkan diri, lantas bagaimana kelanjutannya? Maka benarlah bila Rasulullah Muhammad SAW yang juga pemimpin di masa pemerintahan Islam dimana beliau selalu mengingatkan umat muslim agar berlomba menjadi yang terbaik.

Kondisi tersebut salah satunya yakni agar terwujud peradaban terbaik dari Islam. Kemenangan umat dari perwujudan peradaban ini pun sudah Allah SWT sampaikan dalam firmanNya yakni Surat An Nuur ayat 55 yakni :

وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًاۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـًٔاۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

55. Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh, akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh, Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridai. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun. Tetapi barangsiapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Rachel Vennya dan beberapa tips bagi negeri untuk semakin kuat mempertahankan sistem keamanan dan perpolitikannya.

Semoga artikel ini juga menjadi pengingat agar insan bermental kabur – kaburan tak lagi ada dalam negeri. Sebab negeri harus segera merdeka.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY