Husnuzan atau Berprasangan Baik, Begini Keutamaannya Dalam Islam

0
200
Husnuzan atau Berprasangan Baik 3

Huznuzan atau berprasangka baik – Sebagai manusia, kita selalu memiliki prasangka. Baik itu prasangka terhadap orang lain, prasangka terhadap kejadian-kejadian dalam hidup dan prasangka lainnya. Hanya saja, prasangka itu sendiri terbagi menjadi dua macam. Diantaranya adalah prasangka buruk yang disebut dengan suudzon atau prasangka baik yaitu husnuzan. Keduanya sangatlah berbeda.

Dalam islam, berprasangka bisa menjadi haram hukumnya apabila yang kita lakukan adalah berprasangka yang buruk. Sementara Allah menganjurkan kaum muslimin untuk selalu memiliki prasangka yang baik. Tentu saja karena ini dapat membawa kita pada kebaikan serta menjadi cermin sikap seorang muslim yang baik. Lalu bagaimana pandangan islam mengenai keutamaan husnuzan?

Husnuzan atau Berprasangan Baik, Begini Keutamaannya Dalam Islam

Husnuzan atau Berprasangan Baik 1

Husnuzan atau berprasangka baik adalah sifat yang Allah anjurkan untuk ditanamkan dalam diri seorang muslim. Sehingga kita dapat memiliki pikiran dan juga hati yang bersih. Dalam pandangan islam sendiri, memiliki prasangka itu diperbolehkan apabila untuk hal yang baik. Namun apabila prasangka untuk hal-hal yang buruk maka ini dilarang dan menyimpang dari ajaran islam.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Ayat ini menjelaskan tentang larangan untuk berburuk sangka atau curiga. Bahkan perbuatan demikian dikategorikan sebagai perbuatan dosa besar lho sobat CahayaIslam. Hal ini karena prasangka bisa berubah menjadi perbuatan menggunjing atau bahkan fitnah. Sehingga seorang muslim dapat terjerumus dalam perbuatan zalim atau keji. Naudzubillah.

Lalu apa keutamaan berprasangka baik atau husnuzan menurut pandangan dalam islam?

Husnuzan atau Berprasangan Baik 2

Mencegah Perpecahan dan Mempererat Persaudaraan

Tahukah sobat CahayaIslam, bahwasanya berburuk sangka dapat mendatangkan konflik, perselisihan atau bahkan perpecahan. Itu sebabnya Allah melarang kita untuk berbuat demikian. Namun, dengan memiliki prasangka baik maka ini dapat mempererat hubungan persaudaraan dan juga mencegah adanya perpecahan. Terlebih islam menjunjung tinggi perdamaian.

Hati Menjadi Tenang dan Tentram

Dalam hidup, yang paling menyusahkan diri sendiri adalah pikiran dan hati kita sendiri. Siapapun yang selalu berburuk sangka, memiliki pemikiran negatif terhadap orang lain sudah pasti hatinya tidak akan merasa tentram. Sementara apabila kita selalu berpikiran hal-hal yang baik, maka ini dapat membuat hati menjadi tenang dan tentram. Sehingga menjalani hidup lebih bahagia.

Huznuzan atau berprasangka baik – adalah salah satu sifat yang disukai oleh Allah SWT. Sehingga barangsiapa yang senantiasa berprasangka yang baik tentunya bukan hanya hidup tenang, namun juga mendapatkan pahala. Oleh karena itu sobat CahayaIslam, semoga kita dapat selalu memiliki pemikiran dan hati yang bersih sehingga terhindar dari prasangka buruk.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Hujurat Ayat 12


TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY