Gunung Merapi Kembali Meletus, Jadikan Ini Pelajaran

Gunung Merapi mengalami erupsi dengan ketinggian kolom abu mencapai kurang lebih 6000 meter

0
159

Gunung Merapi – Gunung yang paling aktif di Indonesia kembali meletus dan mengheasilkan wan panas. Erupsi gunung merapi yang terjadi pada tangga 3 Maret 2020 sekitar pukul 05.22 WIB tersebut terbilang cukup besar.

Letusan tersebut terjadi sekitar 450 detik dengan ketinggian kolom abu mencapai kurang lebih 6000 meter dari atas kawah. Selain itu, akibat dari letusan tersebut awan panas yang keluar mengarah ke hulu kali Gendol. Hingga saat ini status Gunung Merapi masih dalam status waspada II. Status ini masih belum berubah sejak tahun 2018 hingga sekarang.

Meskipun status masih waspada namun masyarakat tetap harus berhati-hati karena letusan yang terjadi memang tidak dapat diprediksi. Masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga jarak dari gunung demi keselamatan masing-masing.

Gunung Merapi Adalah salah satu Kekuasaan Allah

Sobat cahaya Islam, banyak sekali tentara Allah yang ada di alam semesta ini. Allah menciptakan segala sesuatu dengan fungsinya masing-masing. Tidak ada satupun ciptaan Allah yang sia-sia. Bahkan bakteri sekecil apapun memiliki fungsi dan memiliki perannya masing-masing.

Gunung yang tinggi dan kokoh merupakan pasak bagi bumi. Gunung memang merupakan paku bumi sehingga daratan yang kita pijak ini tidak mudah bergerak. Seperti yang kita tahu bahwa sebenarnya daratan yang kita tinggali ini berbentuk lempengan yang mengambang dan terus bergerak. Gunung-gunung tersebut menjadikan lempengan tersebut tidak mudah bergerak.

Letusan Gunung Merapi pernah begitu parah sehingga menyebabkan banyak sekali kerusakan dan korban jiwa. Letusan Gunung Merapi sebaiknya menjadi peringatan bagi manusia bahwa dimanapun kita berada sebenarnya ancaman selalu ada. Allah hanya hendak mengingatkan manusia bahwa dunia ini sudah tua. Kesempatan hidup di dunia ini adalah kesempatan untuk memperbanyak amal ibadah dan mencari ridho dari Allah. Tempat yang paling aman hanyalah ketika kita sudah berada di surga bersama dengan orang-orang soleh serta mendapatkan nikmat terbaik bisa bertemu dengan Allah dalam keadaan yang begitu bahagia.

Gunung-Gunung banyak disebut dalam Al-Quran

Al-Quran telah banyak menjelaskan mengenai berbagai macam hal termasuk gunung-gunung. Pada hari kiamat nanti, gunung-gunung yang kokoh akan meletus bagaikan kapas beterbangan. Hal ini dikarenakan begitu dahsyatnya goncangan di hari kiamat sehingga gunung yang kokoh saja mampu hancur dengan mudah dan diibaratkan seperti kapas yang beterbangan. Allah telah berfirman:

“Dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan,” Surah Al-Waqi’ah Ayat 5-6.

Sobat cahaya Islam, melihat Gunung Merapi kita tentu merasa takjub dengan keindahannya. Namun selain itu kita juga  merasa takut apabila sewaktu-waktu gunung tersebut meletus. Sebagai muslim beriman, kita hendaknya mampu selalu mengingat Allah dalam kondisi apapun termasuk ketika melihat Gunung merapi.

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” Surah An-Naml Ayat 88.

Mentadaburi kejadian alam mampu menambah keimanan muslim. Manusia dianugerahi akal sehingga mampu memikirkan banyak hal. Allah memerintahkan manusia untuk selalu menggunakan akal untuk menelaah tanda-tanda yang ada dalam kehidupan. Banyak ayat dalam Al-Quran yang selalu menyebutkan “bagi orang yang berfikir”. Jadi intinya, manusia harus menggunakan akalnya untuk memikirkan kekuasaan Allah sehingga menjadikan diri semakin bertaqwa. Allah maha kuasa atas segala sesuatu dan semuanya adalah miliki Allah. Semoga kita selalu mendapatkan lindungan dari Allah agar terhindar dari bencana alam dan marabahaya lainnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!