Banjir Hari Ini di Jakarta: 32 Ruas Jalan Tergenang 104 Jiwa Terpaksa Mengungsi, Lafalkan Doa Ini Saat Banjir Melanda!

0
27

Banjir hari ini di Jakarta – Setelah hujan lebat selama 3 jam, beberapa ruas jalan di daerah Ibukota mulai digenangi air. Akibat banjir hari ini di Jakarta, terdapat 32 ruas jalan yang terendam, serta ada 63 RT dengan 104 masyarakat terdampak yang terpaksa harus mengungsi.

Di wilayah Jakarta Barat terdapat 14 RT tergenang dengan ketinggian sekitar 10-80 sentimeter. Wilayah Jakarta Selatan ada 10 RT tergenang dengan ketinggian air mencapai 10-40 sentimeter. Di wilayah Jakarta Timur sebanyak 37 RT dengan ketinggian air 10-100 sentimeter, sisanya ada di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara dengan intensitas air mencapai ketinggian 20-50 sentimeter.

Akibat ini ratusan warga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang tidak terdampak. Beberapa mobilitas juga terganggu akibat banyak ruas jalan yang digenangi air. Masalah banjir yang terjadi di Ibukota bukan lagi menjadi hal baru. Banjir selalu menjadi permasalahan dari tahun ke tahun yang tak kunjung usai.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir hari ini di Jakarta tak kunjung surut. Faktor pertama disebabkan terbatasnya kapasitas sungai akibat hunian di pinggir sungai kian bertambah dari waktu ke waktu. Selain itu, sampah memiliki tanggung jawab besar atas terjadinya banjir di Ibukota ini.

Banyaknya sampah yang dibuang tidak pada tempatnya, menyebabkan aliran sungai dan saluran air tak bekerja sebagaimana mestinya. Ketika hujan melanda dalam waktu yang cukup panjang, banjir sudah pasti tak terelakkan.

Sobat Cahaya Islam, sebagai seorang muslim kita di ajarkan untuk selalu berdoa kepada Allah dalam menghadapi segala macam situasi, termasuk ketika sedang menghadapi sebuah bencana. Doa berikut ini bisa dibaca ketika terjadi banjir di Ibukota seperti saat ini.

Baca Doa Ini Saat Menghadapi Banjir Hari Ini di Jakarta

Dalam Al-Quran, Allah telah mengabarkan kepada umat manusia bahwasanya datangnya bencana merupakan ketentuan yang telah Allah tuliskan sebelumnya.

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya ayat 35)

Ayat ini mencerminkan bahwasanya bencana merupakan bentuk ujian yang Allah berikan kepada umat manusia, dan cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah menggiatkan upaya penanganan disamping berikhtiar kepada Allah untuk memohon perlindungan.

  1. Doa Saat Terkena Musibah

إِنَّا الهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْ نِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْهَا

Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”

  1. Doa Nabi Nuh Saat Banjir Melanda

Ingat kisah kaum Nabi Nuh AS yang mendapatkan kemurkaan dari Allah SWT? Pada saat peristiwa itu terjadi, Nabi Nuh AS bersama dengan pengikut setianya berdoa kepada Allah SWT, doa ini juga tercantum dalam surah Hud ayat ke empat puluh empat.

“Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas sebuah bukit Judi, dan dikatakan; “Binasalah orang-orang yang zalim.”

  1. Doa Ketika Turun Hujan

Pada masa pemerintahan Rasulullah SAW silam, pernah terjadi hujan lebat yang tak kunjung reda dalam waktu tujuh hari di kota Madinah. Untuk ini, Rasulullah pun berdoa meminta pertolongan kepada Allah SWT,

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا

Artinya: “Ya Allah, biarkan hujan terjadi di sekitar kami bukan tepat di kami.”

Setelah membaca doa tersebut, awan mendung yang ada di sekitar kota Madinah perlahan berubah menjadi cerah dan hujan reda tak seperti tujuh hari sebelumnya.

Sobat Cahaya Islam, selain berikhtiar kepada Allah, usaha lain sebagai pencegahan bencana banjir ini harus tetap di lakukan. Mari kita mulai dari diri sendir dengan cara menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya serta menanam pohon di pekarangan rumah. Semoga bencana ini lekas berlalu, aaamiiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!