Cara Mengasah Kreativitas Anak untuk Tingkatkan Intelektualitas dalam Diri

0
170
mengasah kreativitas anak

Mengasah kreativitas anak – untuk mengasah kreativitas anak, tentu ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh para orangtua. Mengasah kreativitas sejak dini akan memberikan efek positif bagi anak sebab mereka memiliki peluang besar untuk meningkatkan intelektualitas mereka.

Sobat Cahaya Islam, proses mengasah kreativitas anak tidak hanya dilakukan di sekolah saja namun juga utamanya para orangtua yang ada di rumah.

Orangtua merupakan para pengasah kreativitas sejati sebab yang paling mengerti sikap dan karakteristik anak – anaknya. Lantas, bagaimana cara mengasah kreativitas tersebut?

Cara Mengasah Kreativitas Anak Bagi Para Orangtua

Perlu diketahui, para orangtua harus memiliki pemahaman penuh bahwa mengasah kreativitas anak adalah tugas utama mereka.

Orangtua tidak sekedar memberikan asupan secara fisik, namun juga memberikan kesiapan batin misalnya peningkatan intelektualitas.

Era serba canggih sekarang justru malah memberikan kemudahan bagi para orangtua untuk bisa mengasah kreativitas sebaik mungkin.

Selain itu, peralatan yang digunakan bisa sederhana saja dan perabotan seadanya. Namun, bila ingin meningkatkan level kreativitas, maka para orangtua bisa mengakses informasi maupun mencari ide tambahan.

Dalam Islam, peningkatan keilmuan merupakan hal yang perlu dilakukan. Sebab Allah Ta’ala memberikan akal kepada manusia agar bisa dikembangkan dan dapat memberikan kebermanfaatan bagi manusia lainnya.

Selain itu, juga merupakan bagian dari ibadah dalam menuntut ilmu sebagaimana firmanNya dalam surat Al Mujadilah ayat 11 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

Meningkatkan kreaativitas hanyalah salah satu cara untuk memantik kecerdasan anak – anak. Namun terkadang, aktivitas mengasah kreativitas tersebut seringkali hanya dibebankan oleh para guru saja.

Terkadang orangtua terlalu sibuk dengan pekerjaan dan tugas rumahan. Sehingga seringkali aktivitas mengasah proyek tersebut tidak lagi dihiraukan. Lantas, bagaimana cara dalam mengasah kreativitas anak – anak?

Cara Mengasah Kreativitas untuk Anak – Anak

Untuk mengasah kreativitas anak – anak, tentu ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Diantaranya yakni sebagai berikut :

1.    Memberikan Stimulus

Hal pertama yang perlu dilakukan yakni dengan memberikan stimulus. Biasanya stimulus bisa berupa karya gambar.

Orangtua maupun guru dapat memberikan kertas dan memberikan instruksi bagi anak – anak untuk dapat mewarnai sesuai dengan instruksi. Tujuannya untuk membangkitkan daya imajiner anak – anak.

mengasah kreativitas anak

Barulah di langkah selanjutnya, para orangtua dapat mencoba untuk mengajak anak – anak menggambar sesuai dengan imajinasinya. Biarkanlah mereka berekspresi sesuai dengan informasi yang ada dalam pikirannya.

2.    Memberikan Batasan dalam Mengekspresikan Karya Seni

Islam tidaklah melarang umatnya untuk mengasah kreativitas. Hanya saja, tentu ada batasan dalam mewujudkan daya imajinasi mereka.

Tidak semu bisa dituangkan menjadi karya seni. Alih – alih mendapat pahala, justru yang ada malah malah mendapat murka Allah Ta’ala. Naudzubillah.

Tentu umat perlu menaati syariat sebab peran utamanya hadir di dunia untuk beribadah sebagaimana yang termaktub dalam surat Adz Dzariyat ayat 56 yakni :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Artinya : Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.

Misalnya menggambar manusia sesuai dengan aslinya pun menggambar makhluk hidup lainnya. Ada beberapa hadits dari para ulama terpercaya menjelaskan bahwa menggambar seperti itu tidak dibenarkan. Malah nanti umat mendapatkan dosa.

Para orangtua perlu memberikan rambu – rambu yang jelas bagi anak agar mereka dapat memahami sejak dini agar terhindar dari dosa sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat At Tahrim ayat 6 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan yang berkaitan dengan mengasah kreativitas anak dan beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para orangtua. Semoga ulasannya bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY