Masih Berat Bersedekah? Simak Sedekah Ramadhan

0
58
sedekah ramadhan

Sedekah Ramadhan – Sedekah Ramadhan adalah hal yang sangat luar bisa untuk dilakukan. Bukan saja karena keistimewaan yang Allah berikan kepada si pemberinya, namun hal ini adalah bagian dari menghidupkan jiwa sosial.

Nah Sobat Cahaya Islam, sedekah ramadhan sebenarnya tidak hanya bagi orang dari kalangan berada saja. Semua bisa melakukan sedekah. Stigma ini ada di dalam masyarakat karena memang kebanyakan publikasi sedekah hanya menggambarkan orang kaya saja bukan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini ya!

Apa Tujuan dari Sedekah Ramadhan?

Tujuan sedekah Ramadhan tentu saja untuk menambah amalan kebaikan bagi sobat cahaya Islam. Tentu, umat haruslah berlomba – lomba dalam menambah amalan kebaikan karena tak ada jaminan masuk surga untuk dirinya.

Selain itu, bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Akan sangat merugi bila diri tak ada keinginan untuk melakukan sedekah tersebut. Walaupun kondisi diri sednag tidak dalam keadaan nyaman, pemahaman sedekah ini tak boleh hilang dari dalam diri. Namun, bagaimana jika terdapat umat yang tak mampu secara finansial? Bagaimana sedekah bisa kita rutinkan?

Rutinkan Sedekah Ramadhan

Terdapat kekhawatiran dalam diri, manakala tak dapat melakukan amalan kebaikan yang mudah, salah satunya seperti sedekah. Namun, jangan khawatir. Allah SWT adalah sang Maha Adil. Ternyata, amalan sedekah pun dapat di gantikan dengan hal lainnya bila memang tidak mampu untuk memberikan uang. Apa saja ya?

1. Dzikrullah

Hal pertama yang pahalanya setara dengan sedekah, yakni senantisa berdzikir kepada Allah SWT. Membiasakan diri menngingat Allah SWT seharusnya menjadi hal yang mudah. Namun, di tengah kecanggihan teknologi sekarang, nikmat mengingat Allah SWT bisa saja tergantikan dengan tontonan tak berfaedah yang beredar.

Tentu hal ini perlu sobat waspadai agar diri tidak sampai terjebak. Salah satu tips yang bisa sobat lakukan yakni menanamkan dalam diri untuk mengatur penggunaan sosial media. Gunakan sosial media sebijak mungkin agar diri tak sampai lupa. Bahkan seharusnya kebiasaan mengingat Allah SWT ini bisa di dukung dengan adanya kecanggihan teknologi.

2. Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Selain dzikrullah, menyeru pada kebaikan dan mencegah umat muslim dari kemungkaran juga merupakan sedekah. Di zaman serba canggih sekarang, kemungkaran memang nyata ditunjukkan dimanapun. Tidak hanya di dunia nyata, dunia maya pun ternyata juga jadi pusat utama kemungkaran dilakukan.

Jika sesama muslim tidak berakar Ma’ruf Nahi Munkar, maka kekacauan akan terlihat secara nyata di muka bumi. Maka dari itu, selayaknya sebagai sesama muslim saing menasehati satu sama lain. Sebab pada dasarnya umat muslim adalah saudara.

3. Shalat Dhuha

Dhuha sendiri adalah waktu yang seringkali ditinggalkan. Di waktu ini, sebagian besar kaum muslimin sedang dalam keadaan mencari kerja untuk menafkahi keluarga. Hal inilah yang menyebabkan waktu Dhuha seringkali terlewatkan. Padahal Dhuha juga merupakan shalat Sunnah yang dianjurkan.

Selain itu, shalat Dhuha ini juga dapat digunakan untuk menggantikan sedekah jika tidak memiliki kemampuan secara finansial. Sobat Cahaya Islam akan sangat merugi bila melewatkan waktu Dhuha ini. Selain mendapatkan pahala, shalat Dhuha juga dapat menentramkan pikiran dan memberikan ketenangan.

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah SAW yakni :

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

“Pada pagi hari di haruskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa di cukupi (di ganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at” (HR. Muslim no.  720)

Nah sobat cahaya Islam, itu tadi beberapa hal yang dapat menggantikan sedekah Ramadhan berupa uang. Hal tersebut sebenarnya sangat mudah dan dapat di jangkau oleh seluruh kaum muslimin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY