Lagu Halo Halo Bandung Diplagiat, Bagaimana Dalam Perspektif Islam?

0
721
lagu Halo Halo Bandung

Lagu Halo Halo Bandung – Malaysia adalah salah satu negara tetangga Indonesia yang kerap menjadi sorotan. Belakangan ini, negara dengan julukan Negeri Jiran tersebut kembali menarik atensi warganet Indonesia. Hal itu lantaran ada dugaan plagiasi terhadap lagu Halo Halo Bandung.

Ini berawal dari salah satu akun YouTube dengan bahasa Melayu yang memposting lagu berjudul Helo Kuala Lumpur. Namun yang menjadi perhatian adalah nada dari lagu tersebut begitu mirip dengan nada Halo Halo Bandung. Sontak saja banyak kecaman dan protes dari warganet Indonesia.

Dugaan Plagiasi Terhadap Lagu Halo Halo Bandung

Akun YouTube yang kedapatan memposting lagu Helo Kuala Lumpur adalah Lagu Kanak TV.  Ternyata, akun tersebut sudah memposting lagu Helo Kuala Lumpur sejak tanggal 27 Mei 2020 lalu. Kendati demikian, lagu itu baru menyedot perhatian warganet Indonesia belum lama ini.

Sejak ditayangkan, video Helo Kuala Lumpur sudah mendapat viewers mencapai 165 ribu lebih. Banyak orang menganggap Helo Kuala Lumpur menjiplak lagu Halo Halo Bandung karena nada dan liriknya sama persis. Apabila didengarkan lebih lanjut, lagu Helo Kuala Lumpur hanya mengubah sapaan dan sejumlah kata dari lirik asli Halo Halo Bandung.

Hermono selaku Dubes RI untuk Malaysia menyatakan sudah meminta bantuan otoritas terkait agar bisa melacak kanal YouTube tersebut.

Plagiat dalam Pandangan Islam

Sobat Cahaya Islam, agama mengatur berbagai hal dalam kehidupan manusia agar tidak merugikan maupun menzalimi satu sama lain. Hal tersebut termasuk urusan plagiat seperti yang terjadi pada lagu Halo Halo Bandung. Namun plagiat tidak hanya terjadi pada Halo Halo Bandung.

lagu Halo Halo Bandung

Sebab tidak sedikit orang yang melakukan plagiasi terhadap karya asli orang lain. Aksi plagiat umumnya terjadi di kalangan mahasiswa maupun penulis lainnya. Biasanya mereka mengambil kata-kata atau kutipan apapun namun tidak mencantumkan sumber aslinya.

Lantas seperti apa plagiat dalam perspektif islam? Berikut poin-poin penting plagiat di mata islam.

1.       Merupakan Perbuatan Merugikan

Islam adalah agama yang indah dan memperhatikan semua orang. Oleh sebab itu, islam melarang dengan tegas adanya plagiat karena alasan apapun. Pasalnya ini merupakan tindakan merugikan manusia sebagai pemilik asli karya tersebut.

Padahal islam senantiasa menyuruh umatnya menghormati orang lain termasuk terhadap karyanya. Allah SWT berfirman:

وَلَا تَبْخَسُوا۟ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ

“Dan janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi” (Q.S Asy-Syu’ara ayat 183)

2.       Termasuk Aksi Pencurian

Sobat Cahaya Islam, plagiat juga termasuk dalam tindakan pencurian. Pasalnya ini merupakan aksi mengambil karya milik orang lain tanpa izin pemiliknya. Sebagai contoh, ada orang yang mencantumkan kata-kata atau ide orang lain tanpa ada kutipan maupun sumber aslinya.

Islam tentu melarang dengan tegas aksi pencurian seperti ini, yang tertera dalam:

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. Al Maidah: 38).

lagu Halo Halo Bandung

3.       Tergolong Penipuan dan Pembohongan

Plagiat juga sebuah penipuan dan pembohongan bagi orang yang melakukannya. Apabila seseorang menyajikan kata-kata ataupun pemikiran orang lain, dan membuatnya seperti hasil pemikirannya sendiri, jelas ini merupakan kebohongan. Padahal dalam Al Quran sudah dijelaskan tentang larangan kebohongan yang tertulis:

اِنَّمَا يَفۡتَرِى الۡـكَذِبَ الَّذِيۡنَ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ‌ۚ وَاُولٰۤٮِٕكَ هُمُ الۡكٰذِبُوۡنَ

“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah pembohong.” (QS. An-Nahl ayat 105)

Sobat Cahaya Islam, hendaknya Sobat menghindari perbuatan plagiasi seperti yang terjadi pada lagu Halo Halo Bandung. Semoga saja masalah dugaan plagiasi tersebut bisa terselesaikan dengan baik dan tidak terulang kembali. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY