Cara Mengatasi Silent Treatment ala Islam yang Bermanfaat

0
46
Cara Mengatasi Silent Treatment ala Islam yang Bermanfaat

Cara mengatasi silent treatment – Pernah ngalamin nggak, tiba tiba seseorang yang deket dengan kita hilang tanpa kabar? Jadi berasa ada jarak gitu. Tiba tiba dia menjauh dan tidak melakukan komunikasi dua arah ke kita. Hal itu tentu akan membuat kita yang mengalaminya bakalan bertanya – tanya apakah kita telah melakukan kesalahan pada mereka? Orang dengan mental yang sehat akan mencoba untuk mengatasi masalah dengan jalan komunikasi yang baik.

Hal ini cukup membuat hati kita sakit sih. Dan percayalah sungguh sebenarnya Allah tidak menyukai hal ini, karena dalam surat Al Hujurat ayat 10 dijelaskan bahwa kita sesama muslim adalah saudara, dan agar memperbaiki hubungan satu sama lain.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ

Cara mengatasi Silent treatment yang utama adalah menyadari hal itu tidak diperbolehkan oleh islam dan berusaha menyelesaikannya baik baik

Bila sobat cahaya islam di silent treatment oleh orang lain. Penting adanya untuk kita bisa memahami bahwa membalas mereka dengan hal yang sama akan membuat segalanya semakin runyam.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ، اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَلْتَقِيَانِ فَيُعْرِضُ هَذَا وَيُعْرِضُ هَذَا وَخَيْرُهُمَا الَّذِي يَبْدَأُ بِالسَّلاَمِ ‏”

Dalam hadits riwayat muslim diatas dijelaskan bahwa tidak halal bagi muslim untuk mendiamkan / tidak bertegur sapa (Silent treatment) kepada saudaranya sesama muslim selama lebih dari 3 hari. Rasulullah melarang hal itu, pahami itu dulu dan coba untuk selesaikan dengan jalan komunikasi yang baik.

Ketika jalan komunikasi tidak berhasil, berdamailah dengan diri sendiri dan alihkan fokus pada hal yang lebih berfaedah

Ketika kita sudah berniat baik untuk melekukan cara mengatasi silent treatment dengan menyelesaikan lewat komunikasi yang sehat, namun tidak berhasil. Maka terima hal itu dengan ikhlas dan berdamailah pada diri sendiri. Pahami bahwa memang ada orang orang yang memiliki tabiat demikian. Bukan berarti anda melakukan kesalahan kepada mereka.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ قَالَ ‏ “‏ الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَلاَ تَعْجِزْ فَإِنْ غَلَبَكَ أَمْرٌ فَقُلْ قَدَّرَ اللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ وَإِيَّاكَ وَاللَّوْ فَإِنَّ اللَّوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ ‏”

Dalam hadits riwayat Ibnu Majjah 4168 diatas dijelaskan bahwa Allah mencintai hambaNya yang KUAT dan selalu mencari (fokus) kepada hal hal yang bermanfaat dan baik. Alihkan silent treatment itu kepada hal hal lain yang lebih baik. Misal belajar hal baru, muhasabah diri kepada Allah, membuat kebiasaan baru yang baik untuk dilakukan dan lain lain.

***

Fiuh! Akhirnya setelah beberapa kali menghadapi pengalaman seputar kelakuan orang – orang yang memiliki tendensi silent treatment. Kami bersyukur kepada Allah karena pada akhirnya kami bisa belajar tentang hal itu. Terlebih dengan mengintegrasikan hal itu dan cara caranya ke dalam jalan yang diridhoi oleh Allah sesuai ajaran islam. Jika ada dari sobat cahayaislam semuanya yang mengalami hal hal yang serupa, artikel ini bisa kok dijadikan beberapa referensi agar tidak terlalu devastating. Cara mengatasi silent treatment mungkin membutuhkan kesiapan hati yang kuat, jadi kuatkan hati ya! Semoga Allah selalu melindungi kita, dan semoga bermanfaat yaa.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!