Bagaimana Cara Mengatasi Gangguan Bipolar Menurut Pandangan Islam?

0
144
bipolar

Gangguan Bipolar – Berbagai stigma negatif mayarakat yang mengarah pada pengidap bipolar banyak kita temukan. Hal ini menjadi salah satu penyebab pengidap bipolar kerap mengalami perundungan. Alih-alih di rundung, pengidap gangguan ini membutuhkan dukungan orang sekitar, sehingga berpeluang banyak untuk sembuh.

Sobat Cahaya Islam, gangguan ini kerap menunjukkan perubahan suasana yang ekstrem. Hal ini tentu amat mengganggu penderita atau pun orang-orang di sekelilingnya. Lalu, adakah cara untuk mengatasinya? Setiap masalah tentu memiliki solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Sekilas Tentang Bipolar

Mari mengenal terlebih dahulu, apa itu bipolar? Sebuah gangguan metal yang mendatangkan perubahan emosi secara ekstrem/ drastis. Suasana emosi yang timbul bisa berupa perasaan bahagia, atau pun keterpurukan yang kita sebut depresi. Dua kondisi yang bisa timbul pada seorang pengidap bipolar, yakni manik dan depresi.

Dalam hal ini, gangguan bipolar tidak bisa di sepelekan. Stabilitas emosi yang terganggu, akan berpengaruh pada aktifitas yang di lakukan, serta hubungan sosial dengan orang di sekitarnya. Secara umum, gangguan ini biasanya muncul di kalangan remaja akhir, dewasa awal, dan bukan hal mustahil bisa menimpa usia anak-anak.

Cara Mengatasi Gangguan Bipolar

Sobat Cahaya Islam, bipolar bisa terjadi di sebabkan beberapa faktor. Di antara pendapat yang di kemukakan menyatakan bahwa bipolar di pegaruhi faktor lingkungan, mulai dari stress pekerjaan, keluarga, atau pun faktor genetik. Terdapaat beberapa penanganan yang bisa di lakukan, yakni sebagai berikut:

1.   Penanganan Medis

Pada dasarnya, bipolar bisa di sembuhkan, meskipun harus menjalani perawatan dalam kurun waktu yang panjang. Untuk mencapai penyembuhan, di butuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari petugas kesehatan, keluarga, hingga pengidap itu sendiri. Terdapat beberapa cara yang bisa di lakukan, mulai dari terapi hingga olahraga.

Cara yang bisa di lakukan yakni dengan mengkonsumsi obat di bawah pengawasan dokter. Melakukan psikoterapi secara rutin, melakukan perubahan dalam gaya hidup, dukungan keluarga yang memotivasi sang pengidap, bersosialisasi dengan orang terdekat, hingga melakukan ragam olahraga, mulai dari yang ringan hingga yang berat.

2.   Pendekatan Spiritual

Selanjutnya, Sobat Cahaya Islam bisa mencobanya dengan melakukan pendekatan spiritual. Pada dasarnya, pengidap bipolar berfokus pada perubahan suasana. Hal ini tentunya berhubungan dengan keadaan hati seseorang. Maka dari itu, pendekatan spiritual pun sangat di sarankan.

Melakukan pendekatan spiritual bisa dengan cara mendirikan shalat, membaca Al-Qur’an yang menjadi salah satu obat penawar racun di dalam hati. Selain itu, senantiasa berdzikir, mengingat Allah SWT.  Hal demikian akan membantu sang pengidap bipolar lebih tenang dan tenteram.

Firman Allah SWT:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ – ٢٨

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (Ar-Ra’du: 28).”

Berdzikir sebagai salah satu upaya untuk bisa mengahdirkan ketenteraman dalam hati. Luapan emosi yang hadir secara tiba-tiba dan drastis pun dapat terkendali secara perlahan.

Demikianlah Sobat Cahaya Islam, ulasan singkat terkait cara mengatasi gangguan bipolar. Semoga senantiasa ada dalam lindungan Allah SWT dan terhindar dari berbagai hal yang membahagiakan. Mari perkuat jasmani dan rohani dengan taat terhadap apa yang di perintahkan-Nya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY