Berkendara Tanpa SIM, Bagaimana Hukumnya?

0
1823
Berkendara Tanpa Memiliki SIM, Menurut Islam Apa Hukumnya?

Hukum IslamDi kehidupan sehari-hari, kita pasti akan selalu menggunakan kendaraan. Entah itu kendaraan bermotor atau mobil. Biasa kita gunakan untuk berpergian ke berbagai tempat. Ada aturan dan tata tertib yang harus kita patuhi dalam berkendara. Termasuk dalam memiliki SIM.

Sim atau surat izin mengemudi, merupakan surat izin yang wajib semua orang miliki ketika ingin berkendara. Jika tidak memiliki sim. Pastinya akan di tilang oleh pihak berwajib. Lalu apa sebenarnya hukum dari berkendara tanpa memiliki SIM, menurut islam apa hukumnya? Pasti ada banyak sekali kisah islam, mengenai hal ini.

Berkendara Tanpa Memiliki SIM, Menurut Islam Apa Hukumnya?

Memang tidak ada aturan pasti tentang berkendara tanpa memiliki sim. Tapi dalam prinsipnya, umat muslim harus selalu mematuhi setiap peraturan yang ada. Asalkan tidak bertentangan dengan Al Quran dan hadist. Termasuk aturan dalam berlalu lintas.

Peraturan dalam berlalu lintas memang sudah di atur sangat jelas oleh pihak berwajib. Dari memakai helm, memiliki SIM dan masih banyak lainnya. Ada banyak kisah islam yang menceritakan tentang seseorang yang tidak memiliki SIM. Jika berkendara tanpa memiliki surat ijin tersebut, menurut islam apa hukumnya?

الْمُسْلِمُوْنَ عَلَى شُُرُوْطِهِمْ إِلاَّ شَرْطًا حَرَّمَ حَلاَلاً أَوْ أَحَلَّ حَرَامًا

Kaum Muslimin Harus Memenuhi Syarat-Syarat Yang Telah Mereka Sepakati Kecuali Syarat Yang Mengharamkan Suatu Yang Halal Atau Menghalalkan Suatu Yang Haram [1]

Dari hadist kisah islam yang sahih tersebut, sudah jelas bahwa umat muslim harus selalu mematuhi dan mengikuti kesepakatan yang sudah di sepakati bersama.

Lajnah Daimah juga pernah mengeluarkan fatwa. “peraturan lalu lintas di tetapkan demi kemaslahatan umum kaum muslimin. Wajib bagi seluruh pengemudi untuk memperhatikan dan melaksanakan peraturan tersebut.

Karena ketika aturan itu terlaksanakan dengan baik akan menghasilkan maslahat bagi masyarakat, sebaliknya ketika aturan itu di langgar, akan terjadi banyak kecelakaan dan membahayakan orang lain serta akan ada ancaman bahaya lainnya ( fatwa lajnah no 15752).

Hukum Berkendara Tanpa Memiliki SIM

Mari kita membahas sedikit tentang fatwa tersebut. Peraturan lalu lintas di buat demi kemashalatan semua umat. Tanpa adanya peraturan lalu lintas, mungkin akan ada banyak kecelakaan lalu lintas. Setiap negara memang memiliki peraturan yang berbeda-beda.

Tapi surat izin mengemudi menjadi syarat utamanya. Hanya orang yang sudah berumur 18 tahun ke atas, yang mendapatkan izin untuk memakai kendaraan.

Jika pengendara tidak memiliki surat ini, maka wajib di beri peringatan dan di beri hukuman oleh pihak berwajib. Dalam kisah islam ini, memang harus menjadi peraturan wajib yang di patuhi. Semua warga negara indonesia harus mematuhi hal tersebut.

Di dalam islam, masalah kisah islam ini memang tidak ada hukum yang jelas. Seperti haram, makruh dan lainnya. Anda memang tidak di wajibkan memiliki SIM. Asalkan anda tidak naik kendaraan. Tapi ketika anda berkendara wajib untuk memiliki Surat Ijin Mengemudi.

Dengan alasan apapun, seorang pengendara wajib memiliki SIM. Ini sudah menjadi peraturan wajib yang harus di patuhi. Apalagi jika tidak memiliki SIM, bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan orang lain. Bahkan bisa membunuh orang lain. Ini bisa menjadi dosa tersendiri, karena telah mencelakakan orang lain.

Jadi, buat anda yang belum memiliki SIM dan sudah cukup umur maka supaya memilikinya. Segera membuatnya di kantor kepolisian. Buat SIM sesuai peraturan yang telah di atur oleh pemerintah. Anda harus bisa mematuhi semua peraturan yang berwajib.

Memiliki SIM, memakai helm, kendaraan yang sesuai standar dan masih banyak lainnya. Dengan begitu semua keselamatan akan terjamin. Sekian artikel tentang kisah islam hukum tidak memiliki Surat ijin mengemudi dalam islam. Semoga memberikan ilmu yang bermanfaat buat anda.

Catatan Kaki

[1] Hadits Bukhâri 4/451 secara mu’allaq dengan shighah jazm.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY