Makna Jihad dan Macam-macamnya

0
824
makna jihad

Makna Jihad – Apa itu jihad? Istilah jihad selama ini diketahui sebagi wujud dari adanya sebuah perjuangan. Namun, apakah makna jihad yang lebih dalam lagi?

Di dalam Islam, jihad merupakan usaha dengan penuh kesungguham dalam membela agama Allah SWT menggunakan harta benda yang dimilikinya.

Tak hanya melalui peperangan, jihad juga bagian dari dakwah, melakukan amar makruf serta nahi mungkar. Jika dimaknai dengan kalimat sederhana, jihad berarti upaya untuk bisa mencapai segala kebaikan.

Ada pula diartikan, jihad itu mencurahkan segenap tenaga dan kekuatan untuk bisa membinasakan orang-orang yang kafir. Termasuk juga melawan hawa nafsu pada diri sendiri terhadap setan yang pendurhaka.

Selain itu, bagi orang yang berusaha untuk bisa menghasilkan sesuatu dengan Ridha Allah SWT, lalu menolak apa yang dimurkai olehNya maka itu juga bagian dari jihad.

Terutama jika datangnya dari diri sendiri. Cukup susah, bukan? Membentengi diri dengan iman yang kuat. Sebab, kerap kali jiwa yang kasar akibat serangan hawa nafsu yang sulit untuk diperangi.

Makna Jihad dan Macam-macamnya

Maka dari itu, jihad bukan hanya sekedar melakukan perang melawan orang kafir demi mempertahankan agama Islam. Adapun beberapa macam jihad yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:

1.      Jihad al-Nafs

makna jihad

Yang pertama, jihad al-nafs artinya memperbaiki diri sendiri. Di mana kita harus berupaya sekuat tenaga untuk bisa melawan hawa nafsu dengan cara mempelajari ilmu syariat Islam yang benar.

Dengan bekal ilmu yang kita miliki itu, maka kita pun bisa melawan apa yang bisa menjadikan kekufuran pada hati.

Salah satu yang bisa kita lakukan adalah dengan bersabar. Sebab, menuntut ilmu juga membutuhkan ketekunan. Terlebih lagi, mengajak orang lain untuk ikut belajar, sudah pasti bukan hal yang mudah namun harus selalu kita coba.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

المجاهد من جاهد نفسه

“Mujahid adalah orang yang berjihad terhadap hawa nafsunya.” (HR. At Tirmidzi No. 1621, katanya: hasan shahih. Abu Daud No. 1258)

Bahkan seorang ulama mujahid, perawi hadits terpercaya, Imam Abdullah bin Mubarak mengomentari ayat:

وَجَاهِدُوا فِي اللّهِ حَقّ جِهَادِه

“Berjihadlah kalian di jalan Allah dengan sebenar-benarnya jihad.”

Beliau berkata:

هُوَ مُجَاهَدَةُ النّفْسِ وَالْهَوَى

“Itu adalah berjihad terhadap jiwa dan hawa nafsu.” (Imam Ibnu Qayyim, Zaadul Ma’ad, 3/8. Muasasah Ar Risalah).

2.      Jihad al-Syaithan

Yang kedua, jihad dengan upaya keras untuk melawan rayuan setan. Ketika makhluk bernama setan berusaha menyusupi akal pikiran dan hati nurani, maka kita harus berjihad untuk menepisnya.

Biasanya, bentuk penyusupan setan itu berupa keragu-raguan dalam hati manusia yang beriman. Lalu muncul keinginan syahwat yang merusak takwa.

Maka hal yang bisa kita lakukan untuk melawannya adalah dengan perbanyak puasa, khususnya sunnah. Karena puasa mempunyai makna spiritual yang memang sengaja dirancang untuk mengendalikan hawa nafsu melawan bisik rayu setan.

3.      Jihad al-Kuffar wal Munaffiqin

Jihad yang ketiga, adalah upaya untuk memerangi orang kafir dan munafik. Mulai dari lisan, hati, harta dan jiwa.

Bukan hanya perang, namun ilmu dan kebijaksanaan juga mampu menjadi senjata meruntuhkan benteng pertahanan orang-orang tersebut.

4.      Jihad al-Babi al-Zhulmi wal Bida’ wal Munkarat

Terakhir, jihad dalam melawan mereka, yakni orang dzalim, ahli bid’ah dan para pelaku kemungkaran di kehidupan ini.

Artinya, jangan biarkan golongan orang di atas merajalela dan menjadi peresah umat Muslim.

Kita pun bisa memeranginya dengan lisan, jika tidak berhasil maka boleh dengan perbuatan. Namun jika masih gagal, maka kita bisa melawannya dengan hati.

Demikian di atas merupakan ulasan mengenai makna jihad serta macam-macamnya yang harus diketahui. Semoga artikel ini memberi manfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY