Bohong Untuk Kebaikan, Ini Kebohongan Yang Diperbolehkan Dalam Islam

0
350
Bohong Untuk Kebaikan 2

Bohong untuk kebaikan – Bohong adalah suatu tindakan yang tidak terpuji dan memiliki kesan buruk. Hal ini karena kebohongan termasuk hal yang bertentangan dengan kebenaran dan juga kejujuran. Itu sebabnya, kita tidak dianjurkan untuk berbohong. Hanya saja, kita seringkali mendengar istilah berbohong demi kebaikan. Apa benar ada kebohongan yang baik?

Dalam islam, kita sebagai seorang muslim selalu diajarkan untuk berlaku jujur dan juga menjadikan kebenaran sebagai dasar dalam bertindak. Orang yang suka berbohong atau berdusta juga termasuk dalam orang yang berbuat dosa, apalagi jika dampaknya juga merugikan orang lain. Lalu bagaimana pandangan islam tentang kebohongan yang kita lakukan untuk kebaikan?

Bohong Untuk Kebaikan, Ini Kebohongan Yang Diperbolehkan Dalam Islam

Bohong Untuk Kebaikan 2

Bohong untuk kebaikan adalah kalimat yang seringkali digunakan untuk membenarkan kebohongan yang kita perbuat. Padahal bagaimanapun islam telah menuliskan dalam hukumnya bahwa berbohong adalah perbuatan dosa. Bukan hanya menipu diri sendiri, bisa jadi ini juga menipu orang lain dan menjadi penyebab kesulitan bagi orang lain. Larangan berbohong juga telah tegas tertulis dalam ayat Al Quran.

إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.

Ayat ini menjelaskan tentang bagaimana Allah tidak menyukai orang-orang yang mengada-ngadakan kebohongan. Orang-orang yang berbuat demikian termasuk orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah dan juga seorang pendusta. Itu artinya, kebohongan bukanlah sesuatu yang baik untuk kita lakukan.

Lalu kebohongan apa yang diperbolehkan menurut pandangan islam?

Berbohong Dalam Peperangan

Salah satu kebohongan yang boleh untuk kaum muslimin lakukan adalah berbohong dalam peperangan. Jika berbohong dilakukan sebagai strategi untuk mengalahkan musuh atau untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Maka dalam hal ini hukumnya adalah boleh.

Berbohong Untuk Meredakan Konflik

Kebohongan yang boleh untuk kaum muslimin lakukan lainnya adalah berbohong untuk meredakan konflik. Jika seseorang terpaksa berbohong karena ingin menjalin hubungan baik kembali, berdamai atau meredakan konflik yang sedang terjadi. Maka ini juga hukumnya diperbolehkan. Namun tentu saja ini juga harus dengan niat yang tulus memang bertujuan untuk meredakan konflik.

Berbohong Untuk Menyenangkan Hati Istri

Berbohong kepada istri juga bisa menjadi boleh dilakukan apabila tujuannya adalah baik. Namun kebohongan yang dimaksud tentu bukan kebohongan atas kezaliman yang dilakukan, atau kebohongan menutupi hal-hal yang menyakiti istri. Hal ini tentu tidak Allah anjurkan karena sama halnya menzalimi istri.

Namun, jika berbohong yang dimaksud adalah untuk menjaga keharmonisan, menyenangkan hati istri seperti menyampaikan bahwa masakannya enak meskipun suami merasa kurang cocok dengan masakan tersebut. Maka ini Allah perbolehkan.

Bohong untuk kebaikan – Meskipun dalam beberapa hal serta kondisi kebohongan ini boleh untuk kita lakukan. Namun, tentu saja harus melihat kondisinya terlebih dahulu. Jika tujuan baik itu mendesak dan bisa dicapai hanya dengan berbohong, maka ini boleh dilakukan. Namun jika tujuan baik masih memungkinkan untuk dicapai tanpa kebohongan, maka berbuat bohong hukumnya menjadi haram.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nahl Ayat 105

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY