Cara Bertaubat dari Selingkuh Biar Tidak Terulang

0
950
Bertaubat dari selingkuh

Bertaubat dari selingkuh – Perselingkuhan, menjadi salah satu hal yang bukan hanya bisa merusak rumah tangga tapi juga merusak harga diri keluarga. Akan ada banyak efek negatif dari perbuatan dosa yang satu ini. Orang yang berselingkuh adalah orang-orang yang tidak memiliki komitmen serta memiliki kendali nafsu yang kurang baik. Akan tetapi, orang yang melakukan dosa ini tetap bisa mendapatkan ampunan Allah asalkan bertaubat dari selingkuh.

Cara Bertaubat dari Selingkuh

Setiap muslim perlu memahami bahwa Allah maha Pengampun, jadi dosa apapun kecuali dosa syirik akan dapat diampuni termasuk dosa perselingkuhan. Namun juga perlu diingat bahwa Allah amat keras azabnya. Selingkuh memang sangat identik dengan zina. Apabila seseorang itu sampai melakukan perzinahan, dosanya bisa disegerakan di dunia dan di akhirat.

Orang yang berzina, hukuman di dunia adalah diasingkan atau dirajam terutama bagi yang belum menikah. Sedangkan bagi pelaku zina yang sudah menikah hukumannya adalah dirajam sampai mati. Jika hukuman ini diberlakukan, tertentu perbuatan maksiat ini tidak akan menyebar di tengah masyarakat. Akan tetapi kenyataannya, saat ini perselingkuhan semakin marak karena memang tidak ada sanksi sosial dan hukuman yang jelas bagi pelakunya.

Apabila hukuman tidak bisa gerakan di dunia, nantinya Allah sendiri yang akan menghukumnya di akhirat. Kecuali bagi orang-orang yang bertaubat dengan taubat yang sesungguhnya. Jika ingin bertobat dari selingkuh berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan:

1. Langkah pertama ketika akan bertaubat dari selingkuh adalah dengan berhenti melakukan perbuatan dosa tersebut dan mulai untuk lebih bertakwa. Jalani apa yang menjadi perintah Allah, rukun Islam, hingga ibadah-ibadah lainnya.

2. Selanjutnya pelaku perselingkuhan juga harus melakukan salat taubat dan memohon ampun dengan sungguh-sungguh kepada Allah.

3. Setelah melakukan salat tobat, renungi dan sesali perbuatan dosa tersebut dengan sepenuh hati dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi.

4. Perbanyak istighfar dan doa mohon ampun kepada Allah setelah melakukan salat taubat. Jangan lupa juga untuk terus membaca istighfar kapanpun di waktu luang agar Allah benar-benar mengampuni dosa besar tersebut.

Salat taubat dapat dilakukan kapanpun namun memang wajar yang paling direkomendasikan adalah setelah salat isya di tengah malam. Salat taubat ini bisa dilakukan sebanyak 2 rakaat dengan gerakan dan bacaan seperti sholat fardhu. Niat salat taubat adalah sebagai berikut:

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat-taubati rak’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya niat salat sunah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Nantinya salat ini dapat dilakukan sendiri dan jika sudah selesai maka bisa membaca istighfar dan sayyidul istighfar:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم الَّذِي لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Artinya: “Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada Nya.”

Sayyidul istighfar:

اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآاِلهَ اِلَّااَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ من شَرِّمَاصَنَعْتَ. اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَي وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ

Artinya: “Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberi ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat.”

Bertaubat dari selingkuh tidaklah sulit untuk dilakukan. Cara yang telah disebutkan di atas bukan hanya merupakan tata cara taubat dari dosa perselingkuhan saja namun juga bisa digunakan saat melakukan dosa lainnya. Selama masih diberi kesempatan hidup oleh Allah, maka masih terbuka lebar kesempatan untuk mendapatkan ampunanNya.

Allah maha mengampuni setiap hambaNya. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda tobat kepada Allah karena kita tidak pernah tahu kapan ajal akan menjemput.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY